Yuyu Sutisna Minta Semua Elemen TNI AU Dukung KSAU Baru

Kompas.com - 21/05/2020, 10:24 WIB
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna menggelar telekonferensi bersama AU dari 20 negara di Asia Pasifik daei Gedung Raden Suryadi Suryadarma, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (30/4/2020). TNI AUKepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna menggelar telekonferensi bersama AU dari 20 negara di Asia Pasifik daei Gedung Raden Suryadi Suryadarma, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (30/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf ke-22 TNI Angkatan Udara ( KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna meminta semua komponen TNI AU agar mendukung KSAU baru Marsekal Fadjar Prasetyo.

Hal tersebut diungkapkannya dalam passing in and passing out parade pada acara serah terima jabatan dari Yuyu ke Fadjar, Rabu (20/5/2020).

"Saya berharap bahwa seluruh keluarga besar TNI AU juga memberikan dukungan yang sama kepada Kepala Staf Angkatan Udara yang baru," ujar Yuyu dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5/2020).

Baca juga: Segudang Prestasi Mantan KSAU Marsekal Yuyu Sutisna di Ujung Karier Kemiliterannya

Yuyu menyakini, dengan kemampuan yang dimiliki Fadjar, TNI AU akan tumbuh semakin modern.

"Semakin disegani, dan semakin baik lagi di masa yang akan datang," kata Yuyu.

Pada kesempatan tersebut, Yuyu juga menyampaikan, sebagai seorang pemimpin, dirinya hanya bisa mengajak semua keluarga TNI AU untuk bersama-sama membangun TNI AU.

Dia meyakini kemajuan TNI AU saat ini juga berkat kerja keras seluruh keluarga TNI AU itu sendiri.

Baca juga: Marsekal Fadjar Prasetyo, Pemimpin Berbagai Operasi TNI AU yang Kini Menjabat KSAU

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melantik KSAU baru Marsekal Fadjar Prasetyo bersama KSAL baru Laksamana Yudo Margono yang menggantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/5/2020) pagi.

Adapun Fadjar mengemban jabatan KSAU karena Yuyu akan segera memasuki masa pensiun pada Juni 2020.

Sedangkan Laksamana Siwi Sukma Adji akan memasuki masa pensiun pada Mei 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Dugaan Rasisme terhadap Natalius Pigai, Polri Imbau Masyarakat Percayakan ke Polisi

Soal Dugaan Rasisme terhadap Natalius Pigai, Polri Imbau Masyarakat Percayakan ke Polisi

Nasional
582 Tenaga Kesehatan di RSD Wisma Atlet Telah Disuntik Vaksin Covid-19

582 Tenaga Kesehatan di RSD Wisma Atlet Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional
Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp 12,44 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp 12,44 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Nasional
PPKM Dinilai Tak Berhasil, Pemerintah Diminta Kembali Terapkan PSBB

PPKM Dinilai Tak Berhasil, Pemerintah Diminta Kembali Terapkan PSBB

Nasional
CISDI: Sulit bagi Pemerintah Cepat Membalik Keadaan Saat Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Baik

CISDI: Sulit bagi Pemerintah Cepat Membalik Keadaan Saat Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Baik

Nasional
Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang ke Dirjen Linjamsos dan Pihak Lain di Kemensos

Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang ke Dirjen Linjamsos dan Pihak Lain di Kemensos

Nasional
Kemensos: Sesuai Arahan Mensos Risma, Kami Bawa Makanan untuk Korban Banjir Paniai

Kemensos: Sesuai Arahan Mensos Risma, Kami Bawa Makanan untuk Korban Banjir Paniai

Nasional
Mendagri Apresiasi Menkes Budi Gunadi yang Gunakan Data KPU untuk Vaksinasi Covid-19

Mendagri Apresiasi Menkes Budi Gunadi yang Gunakan Data KPU untuk Vaksinasi Covid-19

Nasional
KPK Rampungkan Penyidikan Tersangka Penyuap Wali Kota Cimahi

KPK Rampungkan Penyidikan Tersangka Penyuap Wali Kota Cimahi

Nasional
Perludem: Ambang Batas Parlemen Gagal Sederhanakan Sistem Kepartaian

Perludem: Ambang Batas Parlemen Gagal Sederhanakan Sistem Kepartaian

Nasional
Kejagung Periksa Karyawan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Kejagung Periksa Karyawan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pembentukan Komponen Cadangan Pertimbangkan Pembangunan TNI

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pembentukan Komponen Cadangan Pertimbangkan Pembangunan TNI

Nasional
Pimpinan KPK Bantah Isu Radikalisme dan 'Taliban'

Pimpinan KPK Bantah Isu Radikalisme dan "Taliban"

Nasional
Jubir Satgas: Kasus Covid-19 Hampir Capai 1 Juta, tetapi Kesembuhan Melebihi 80 Persen

Jubir Satgas: Kasus Covid-19 Hampir Capai 1 Juta, tetapi Kesembuhan Melebihi 80 Persen

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Khawatir Komponen Cadangan Timbulkan Konflik Horizontal

Koalisi Masyarakat Sipil Khawatir Komponen Cadangan Timbulkan Konflik Horizontal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X