Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kalla: Virus Corona Mematikan bagi yang Tak Taat Protokol Kesehatan

Kompas.com - 20/05/2020, 23:01 WIB
Rakhmat Nur Hakim,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan, virus corona mematikan bagi mereka yang abai terhadap protokol kesehatan.

"Pertama memahami bahwa virus ini berbahaya. Memahami bahwa virus ini dapat menular pada siapa saja. Memahami bahwa virus ini dapat mematikan orang-orang yang tidak mengikuti aturan (protokol kesehatan), tidak waspada dan tidak disiplin," ujar Kalla dalam video conference, Rabu (20/5/2020).

Baca juga: 29 Orang Reaktif Rapid Test Covid-19 di Tempat Umum di Depok

Mantan wakil presiren ini menambahkan, virus corona tidak memandang jabatan dan status sosial ketika menginfeksi seseorang.

Karena itu, ia meminta masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak fisik, beraktivitas di dalam rumah, dan menggunakan masker bila terpaksa keluar rumah.

Kalla pun mengatakan jika tertular virus coroana, orang tersebut tak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga anggota keluarga dan masyarakat di lingkungannya.

Ia menambahkan, orang yang tertular itu berpotensi menularkan virusnya ke anggota keluarganya dan tetangganya.

Ia pun meminta masyarakat menyadari betapa berbahayanya virus corona karena tak hanya mematikan tetapi juga mengganggu perekonomian negara ketika penularannya tak kunjung usai.

Baca juga: Pasien Covid-19 Kluster Pasar Pinasungkulan Manado Terus Bertambah

"Akibatnya kemudian kepada ekonomi, kepada sosial yang dapat mencederai kehidupan kebangsaan kita," kata Kalla.

"Apalagi kita belumlah menjadi bangsa yang maju semaju dengan bangsa yang lain. Baru kemudian kita menuju ke situ kemudian tertahan kemajuan kita dengan masalah (virus corona) ini," ujar Kalla. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com