Kasus Suap Impor Ikan, Eks Dirut Perum Perindo Dituntut 5 Tahun Penjara

Kompas.com - 20/05/2020, 16:45 WIB
Terdakwa mantan Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia (Dirut Perum Perindo) Risyanto Suanda meninggalkan ruang sidang usai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (12/2/2020). Risyanto Suanda didakwa menerima uang 30 ribu Dolar AS atau setara Rp. 410 juta dari pengusaha Mujib Mustofa, terkait penunjukkan Mujib untuk memanfaatkan persetujuan impor hasil perikanan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTATerdakwa mantan Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia (Dirut Perum Perindo) Risyanto Suanda meninggalkan ruang sidang usai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (12/2/2020). Risyanto Suanda didakwa menerima uang 30 ribu Dolar AS atau setara Rp. 410 juta dari pengusaha Mujib Mustofa, terkait penunjukkan Mujib untuk memanfaatkan persetujuan impor hasil perikanan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia ( Perum Perindo) Risyanto Suanda dituntut hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 500 juta, subsider empat bulan kurungan penjara, oleh Jaksa Penuntut Umum KPK, Rabu (20/5/2020).

Risyanto merupakan terdakwa dalam kasus dugaan suap tekait persetujuan impor hasil perikanan di Perum Perindo.

"Kami Penuntut Umum dalam perkara ini menuntut supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan, satu, menyatakan Terdakwa Risyanto Suanda, terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi," seperti dikutip dari surat tuntutan JPU KPK yang dibacakan dalam sidang via teleconference, Rabu.

Baca juga: Suap Eks Dirut Perum Perindo, Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara

Selain pidana pokok, jaksa juga menuntut agar hakim menjatuhkan hukuman pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti senilai Rp 1.244.799.300, selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

Namun, kewajiban membayar uang pengganti tetap memperhitungkan uang Rp 200 juta yang telah disetor ke KPK serta sejumlah harta yang telah dilelang.

Harta yang telah dilelang yakni dua buah tas merek Louis Vuitton, satu buah cincin, dan satu buah jam tangan merek Frederique Constant Geneve.

"Jika dalam waktu tersebut terdakwa tidak membayar uang pengganti maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut," kata Jaksa.

Baca juga: Eks Dirut Perum Perindo Didakwa Terima Gratifikasi 30.000 Dolar AS dan 80.000 Dolar Singapura

Kemudian, apabila harta benda yang dimiliki tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka jaksa meminta Risyanto dipenjara selama dua tahun.

Hal yang memberatkan dalam tuntutan, Risyanto dianggap tidak mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemerintah yang bersih dari korupsi, serta posisinya sebagai pejabat eselon I BUMN.

Sedangkan, hal yang meringankan bagi Risyanto yakni, belum pernah dihukum, bersikap sopan selama persidangan dan sudah mengembalikan sebagian gratifikasi yang diterima.

Baca juga: Eks Dirut Perum Perindo Didakwa Terima Suap 30.000 Dollar AS

Selain itu, Risyanto juga mengakui menerima uang masing-masing 30.000 dolar AS dari Richard Alexander Anthony, 30.000 dolar Singapura dari Desmond Previn, 50.000 dolar Singapura dari Juniusco Cuaca di luar uang dan dari Mujib Mustofa sebesar 30.000 dolar AS.

Jaksa meyakini Risyanto menerima suap sebesar 30.000 Dollar AS (sekitar Rp 419 juta) dari Direktur Utama PT Navy Arsa Sejahtera, Mujib Mustofa.

Suap tersebut diberikan oleh Mujib agar Risyanto menunjuk perusahaan Mujib untuk memanfaatkan persetujuan impor hasil perikanan berupa frozen pacific mackarel/scomber japonicu milik Perum Perindo.

Jaksa menilai Risyanto telah melanggar Pasal 12 huruf b dan Pasal 12 huruf B UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X