Kompas.com - 19/05/2020, 18:21 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla saat memberikan sambutan dalam acara Gerakan Semprot Disenfectan 10.000 Masjid Antisipasi Penyebaran Virus Corona di Masjid Jami Al-Munawwar, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020). KOMPAS.com/Dian Erika Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla saat memberikan sambutan dalam acara Gerakan Semprot Disenfectan 10.000 Masjid Antisipasi Penyebaran Virus Corona di Masjid Jami Al-Munawwar, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Palang Merah Indonesia (PMI) mencatat telah menyemprotkan lebih dari 1 juta liter cairan disinfektan guna meredam penyebaran Covid-19 atau virus corona.

Jumlah tersebut dicatatkan sepanjang 2,5 bulan terakhir yang dilakukan di penjuru Tanah Air.

"Kita punya persediaan 2 juta liter, kita sudah pakai 1 juta lebih di seluruh Indonesia," ujar Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dalam diskusi Universitas Indonesia Webinar "Segitiga Virus Corona", Selasa (19/5/2020).

Kalla menuturkan, dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona, terdapat dua langkah yang dapat dicegah, yaitu mendisiplinkan masyatakat dan intervensi dari luar untuk mematikan virus tersebut.

Baca juga: WHO Peringatkan, Semprot Disinfektan di Jalan Timbulkan Efek Samping Kesehatan

Kalla mengatakan, untuk mematikan virus tersebut dapat dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Langkah tersebut sekaligus upaya untuk menyiasati keberadaan virus corona karena tidak diketahui keberadaannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, penyemprotan disinfektan tersebut juga dapat dilakukan dengan cara sterilisasi kota dengan menggunakan sebuah kendaraan.

"Sterilisasi kota secara keseluruhan sehingga dia berhasil. Karena, kalau hanya disiplin saja seperti sekarang, justru tidak ada disiplinnya, masyarakat merasa tidak terlibat," katanya.

Baca juga: Uang Juga Dikarantina dan Disemprot Disinfektan Sebelum Diedarkan

Kalla meyakini hingga kini disinfektan sangat diperlukan untuk melawan virus corona.

"Malah pentingnya disinfektan ini, Trump (Presiden Amerika Serikat) sampai mengumumkan pernah menganjurkan untuk disuntikkan," katanya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Selasa (19/5/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat 18.496 kasus positif di Tanah Air.

Kemudian, pasien sembuh 4.467 orang dan meninggal dunia 1.221 orang.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Calon Hakim Agung Suradi Nilai Hukuman Mati Tidak Langgar HAM

Calon Hakim Agung Suradi Nilai Hukuman Mati Tidak Langgar HAM

Nasional
LIVE STREAMING: Pemerintah Evaluasi dan Umumkan Kelanjutan PPKM

LIVE STREAMING: Pemerintah Evaluasi dan Umumkan Kelanjutan PPKM

Nasional
Angka Kematian Covid-19 Tinggi, Menkominfo Minta Keluarga Ajak Lansia Vaksinasi

Angka Kematian Covid-19 Tinggi, Menkominfo Minta Keluarga Ajak Lansia Vaksinasi

Nasional
Menko PMK Harap Nakes di Papua Tetap Bertugas Layani Masyarakat

Menko PMK Harap Nakes di Papua Tetap Bertugas Layani Masyarakat

Nasional
Saksi Ungkap Dugaan Penyerahan Uang ke Stepanus Robin di Rumah Azis Syamsuddin

Saksi Ungkap Dugaan Penyerahan Uang ke Stepanus Robin di Rumah Azis Syamsuddin

Nasional
Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Pesantren, Ini Pesan Panglima TNI kepada Para Santri

Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Pesantren, Ini Pesan Panglima TNI kepada Para Santri

Nasional
Keponakan SBY Jadi Ketua DPW Nasdem DKI Jakarta

Keponakan SBY Jadi Ketua DPW Nasdem DKI Jakarta

Nasional
Kasus Munjul, KPK Panggil Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Besok

Kasus Munjul, KPK Panggil Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Besok

Nasional
MAKI Hormati Keputusan Dewas Tak Laporkan Etik Lili Pintauli secara Pidana

MAKI Hormati Keputusan Dewas Tak Laporkan Etik Lili Pintauli secara Pidana

Nasional
Pegawai Nonaktif KPK Laporkan Lili Pintauli ke Dewas atas Pembohongan Publik

Pegawai Nonaktif KPK Laporkan Lili Pintauli ke Dewas atas Pembohongan Publik

Nasional
Polisi Sebut Napoleon Bonaparte Sudah Siapkan Kotoran untuk Muhammad Kece

Polisi Sebut Napoleon Bonaparte Sudah Siapkan Kotoran untuk Muhammad Kece

Nasional
Tenaga Kesehatan di Daerah Rawan Harus Dapat Perlindungan dan Jaminan Keamanan

Tenaga Kesehatan di Daerah Rawan Harus Dapat Perlindungan dan Jaminan Keamanan

Nasional
Irjen Napoleon Masih di Rutan Bareskrim, Polri: Dia Sedang Ajukan Kasasi

Irjen Napoleon Masih di Rutan Bareskrim, Polri: Dia Sedang Ajukan Kasasi

Nasional
KPK Perpanjang Penahanan Bupati Nonaktif Probolinggo Puput Tantriana dan Suaminya

KPK Perpanjang Penahanan Bupati Nonaktif Probolinggo Puput Tantriana dan Suaminya

Nasional
RI Beri Bantuan 200.000 Dollar AS ke Myanmar untuk Tanggulangi Covid-19

RI Beri Bantuan 200.000 Dollar AS ke Myanmar untuk Tanggulangi Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.