Politisi Nasdem Saran Bansos Berupa Uang Tunai, Dinilai Lebih Efisien dan Akuntabel

Kompas.com - 19/05/2020, 15:19 WIB
Pekerja mengemas paket bantuan sosial (bansos) di Gudang Food Station Cipinang, Jakarta, Rabu (22/4/2020). Pemerintah menyalurkan paket bansos masing-masing sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan sebagai upaya untuk mencegah warga tidak mudik dan meningkatkan daya beli selama pandemi COVID-19 kepada warga yang membutuhkan di wilayah Jabodetabek. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPekerja mengemas paket bantuan sosial (bansos) di Gudang Food Station Cipinang, Jakarta, Rabu (22/4/2020). Pemerintah menyalurkan paket bansos masing-masing sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan sebagai upaya untuk mencegah warga tidak mudik dan meningkatkan daya beli selama pandemi COVID-19 kepada warga yang membutuhkan di wilayah Jabodetabek. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Fraksi Nasdem DPR, Willy Aditya, menyatakan sebaiknya bantuan sosial untuk masyarakat diberikan berupa uang tunai.

Ia menilai bantuan uang tunai lebih efisien dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Selain lebih efisien, bantuan tunai juga lebih akuntabel. Lebih minim penyelewengan ketimbang bantuan sembako," kata Willy kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Menurutnya, masyarakat dapat membelanjakan uang tunai tersebut sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Baca juga: Jokowi Minta RT dan RW Dilibatkan dalam Penyaluran Bansos

Willy mengatakan, selama ini pun distribusi logistik ke berbagai daerah tetap lancar, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan sembako secara mandiri.

"Yang paling esensial, pasokan berbagai jenis kebutuhan hingga hari ini nyatanya masih tetap lancar. Artinya rantai produksi dan distribusi berbagai barang kebutuhan tidak mengalami kendala apapun. Semua lancar, terutama produk sembako," tuturnya.

"Jadi program bantuan sosial ini memang lebih tepat jika diubah menjadi tunai," tegas Willy.

Willy mengatakan, bantuan berupa uang tunai juga membantu perekonomian masyarakat karena daya beli masyarakat tetap terjaga.

Maka, menurut dia, lebih banyak sisi positif yang didapatkan jika pemerintah memberikan bantuan berupa uang tunai untuk masyarakat.

Ia pun mendorong pemerintah agar terus memperbaiki data masyarakat penerima bantuan serta meningkatkan koordinasi antara pusat dan daerah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X