Berbagi Cara Praktis Menghadapi Ancaman Virus Corona Covid-19

Kompas.com - 19/05/2020, 09:42 WIB
Ilustrasi ANNECORDONIlustrasi

Dari mengikuti perkembangan di dunia dalam menghadapi ancaman Covid-19, secara sederhana dapat disimpulkan telah muncul 2 aliran pemahaman tentang metoda pencegahannya.

Yang pertama adalah melakukan lockdown atau isolasi total dan cara kedua adalah tetap memberikan toleransi berkegiatan dengan beberapa batasan antara lain jaga jarak dan sering cuci tangan.

Tentu saja pada setiap model dua cara pasti akan ada cara ketiga yaitu yang mengkombinasikan kedua metoda tersebut.

Akan tetapi, cara menggabungkan dua metoda yang berbeda selalu saja akan berhadapan dengan kesulitan tentang hal seberapa besar prosentasi yang dapat ditolerir bagi masing-masing metoda tersebut. Belakangan muncul pula metoda yang dikenal dengan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Tetapi cara kekebalan kelompok sudah dengan serta merta ditentang oleh para ahli karena dinilai sebagai metoda yang berbahaya sebab Vaksin Covid-19 yang belum ditemukan.

Ditambahkan pula bahwa Vaksin Covid-19 tidak akan tersedia dalam waktu dekat mendatang, karena masih memerlukan waktu lebih kurang minimum satu tahun ke depan.

Yang berkembang akhir-akhir ini, karena lockdown berdampak sangat buruk dalam aspek ekonomi dan sosial, maka kelihatannya akan diberlakukan “kebebasan terbatas” untuk bergiat dengan syarat-syarat tertentu.

Secara resmi bahkan telah diumumkan bahwa setelah Lebaran, bagi mereka yang berusia di bawah 45 tahun, akan diizinkan untuk keluar rumah menjalankan kegiatan rutin sehari-hari dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Nah, pada titik inilah kemudian aspek “self discipline”, yang merupakan kelemahan sebagian besar dari kita semua, akan sangat berperan sentral dalam keberhasilan metoda “kebebasan terbatas” tersebut.

Patuh dan taat pada beberapa persyaratannya, antara lain jaga jarak dan sering cuci tangan adalah sebuah ritual yang pantang dilanggar.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Alih Fungsi Lahan, KPK Rampungkan Penyidikan Legal Manager PT Duta Palma

Kasus Alih Fungsi Lahan, KPK Rampungkan Penyidikan Legal Manager PT Duta Palma

Nasional
Polemik Tahun Ajaran Baru, Ombudsman Ingatkan Pemerintah soal Kesenjangan Teknologi

Polemik Tahun Ajaran Baru, Ombudsman Ingatkan Pemerintah soal Kesenjangan Teknologi

Nasional
Mahfud Panggil KSAD, Kepala BIN, dan Ketua KPK, Ini yang Dibicarakan

Mahfud Panggil KSAD, Kepala BIN, dan Ketua KPK, Ini yang Dibicarakan

Nasional
Sidang Kasus Jiwasraya Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Sidang Kasus Jiwasraya Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Nasional
Jokowi Divonis Bersalah soal Blokir Internet di Papua, Ini Kata Istana

Jokowi Divonis Bersalah soal Blokir Internet di Papua, Ini Kata Istana

Nasional
Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Mayoritas Korban Bungkam

Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Mayoritas Korban Bungkam

Nasional
Komisi II dan Pemerintah Sepakat Tambah Anggaran untuk Pilkada 2020

Komisi II dan Pemerintah Sepakat Tambah Anggaran untuk Pilkada 2020

Nasional
Eks Dirut PTPN III Divonis 5 Tahun Penjara

Eks Dirut PTPN III Divonis 5 Tahun Penjara

Nasional
Kemenlu: 361 Jemaah Tabligh di 13 Negara Telah Pulang ke Indonesia

Kemenlu: 361 Jemaah Tabligh di 13 Negara Telah Pulang ke Indonesia

Nasional
Ombudsman Temukan Manipulasi Data dan Pemotongan Nominal Bansos

Ombudsman Temukan Manipulasi Data dan Pemotongan Nominal Bansos

Nasional
KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Peran Tokoh Agama Penting dalam Mencegahnya

KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Peran Tokoh Agama Penting dalam Mencegahnya

Nasional
Kemenlu: Pria Bertato Indonesia yang Ikut Rusuh Saat Demo Terkait George Floyd Bukan WNI

Kemenlu: Pria Bertato Indonesia yang Ikut Rusuh Saat Demo Terkait George Floyd Bukan WNI

Nasional
Dinyatakan Hakim Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Kata Menkominfo

Dinyatakan Hakim Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Kata Menkominfo

Nasional
Ombudsman: Pemerintah Jangan Ragu Perbaiki Lagi Perpres Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Ombudsman: Pemerintah Jangan Ragu Perbaiki Lagi Perpres Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Nasional
Kantongi 817 Aduan Bansos, Ombudsman Sarankan Pemerintah Evaluasi Kebijakan Covid-19

Kantongi 817 Aduan Bansos, Ombudsman Sarankan Pemerintah Evaluasi Kebijakan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X