Kompas.com - 15/05/2020, 13:50 WIB
Direktur Teknologi Informasi DJKI Kemenkumham yang baru Sucipto saat serah terima jabatan Direktur Teknologi Informasi DJKI Kemenkumham sebelumnya Sarno. Serah terima jabatan disaksikan Direktur Jenderal Kekayaan Inteletual Freddy Harris di Gedung Sentra Mulia, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2020). Dokumentasi/ Ditjen Kekayaan Intelektual KemenkumhamDirektur Teknologi Informasi DJKI Kemenkumham yang baru Sucipto saat serah terima jabatan Direktur Teknologi Informasi DJKI Kemenkumham sebelumnya Sarno. Serah terima jabatan disaksikan Direktur Jenderal Kekayaan Inteletual Freddy Harris di Gedung Sentra Mulia, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2020).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com- Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM meluncurkan loket virtual yang dinamakan LockVid 2020, Rabu (13/5/2020) lalu.

Direktur Teknologi Informasi Ditjen Kekayaan Intelektual Sucipto mengatakan, LockVid merupakan inovasi agar DJKI tetap dapat memberi layanan bagi publik di tengah pandemi Covid-19.

"Virtual Loket itu bagian dari keinginan DJKI harus bisa menanggulangi dan memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan murah tentunya," kata Sucipto dalam siaran pers, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Berkat Konsistensi Risma, Surabaya Jadi Pelopor Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual

Sucipto menuturkan, masyarakat dapat memasukkan data-data dan dokumen apa saja terkait pendaftaran dari teknis pelayanan kekayaan intelektual melalui LockVid 2020.

Adapun loket virtual tersebut dapat diakses melalui situs https://loketvirtual.dgip.go.id/.

Ia berharap, loket virtual dan website DJKI dapat menjadi gerbang pelindungan ciptaan anak-anak negeri.

Baca juga: Pemerintah Dorong Kekayaan Intelektual Bisa Jadi Jaminan ke Bank

"Tidak ada hambatan bagi DJKI untuk melayani. Website DJKI itu adalah kunci untuk mendaftarkan kreativitasnya untuk berusaha menjalankan kreativitasnya. Masyarakat bisa menuju URL loketvirtual.dgip.go.id," ujar Sucipto.

Ia menambahkan, loket tersebut akan terus melayani selama berlangsungnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga loket offline kembali dibuka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Didampingi Dubes China dan Luhut, Jokowi Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Didampingi Dubes China dan Luhut, Jokowi Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Nasional
Polemik TWK Pegawai KPK, Komisi III Berharap Ada Keputusan Tepat dan Cepat

Polemik TWK Pegawai KPK, Komisi III Berharap Ada Keputusan Tepat dan Cepat

Nasional
Revisi UU Otsus dan Kesejahteraan Papua

Revisi UU Otsus dan Kesejahteraan Papua

Nasional
Jokowi: Mencari Vaksin Covid-19 Tidak Mudah, Rebutan 215 Negara

Jokowi: Mencari Vaksin Covid-19 Tidak Mudah, Rebutan 215 Negara

Nasional
Jokowi Ingin Vaksinasi Covid-19 Capai 70 Juta Penduduk pada September 2021

Jokowi Ingin Vaksinasi Covid-19 Capai 70 Juta Penduduk pada September 2021

Nasional
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ribu Benur di Lampung Tengah

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ribu Benur di Lampung Tengah

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Baru 23 Juta Dosis, Jokowi: Ini Masih Jauh Sekali

Vaksinasi Covid-19 Baru 23 Juta Dosis, Jokowi: Ini Masih Jauh Sekali

Nasional
Vaksinasi Gotong Royong Dimulai, Jokowi: Semoga Kawasan Industri Terlindungi dari Covid-19

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai, Jokowi: Semoga Kawasan Industri Terlindungi dari Covid-19

Nasional
461.626 Kendaraan Diputarbalikkan Selama Peniadaan Mudik, 835 Travel Gelap Ditindak

461.626 Kendaraan Diputarbalikkan Selama Peniadaan Mudik, 835 Travel Gelap Ditindak

Nasional
Jokowi Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong untuk Karyawan

Jokowi Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong untuk Karyawan

Nasional
2.000 Pegawai Kemensos di Swab Antigen, Risma: Agar Tidak Ada Penyebaran Covid-19

2.000 Pegawai Kemensos di Swab Antigen, Risma: Agar Tidak Ada Penyebaran Covid-19

Nasional
Mendag Harap Vaksinasi Gotong Royong Mampu Dorong Perekonomian

Mendag Harap Vaksinasi Gotong Royong Mampu Dorong Perekonomian

Nasional
Kadin: 22.736 Perusahaan Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong

Kadin: 22.736 Perusahaan Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong

Nasional
Selasa Pagi, Presiden Jokowi Akan Tinjau Pelaksanaan Perdana Vaksinasi Gotong Royong

Selasa Pagi, Presiden Jokowi Akan Tinjau Pelaksanaan Perdana Vaksinasi Gotong Royong

Nasional
Saat Eks Pimpinan KPK Sebut Tes Wawasan Kebangsaan Aneh dan Tidak Adil

Saat Eks Pimpinan KPK Sebut Tes Wawasan Kebangsaan Aneh dan Tidak Adil

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X