Kompas.com - 14/05/2020, 13:12 WIB
Ilustrasi masker batik. KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINIlustrasi masker batik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mendengar curhatan pendiri Batik Kultur yang memproduksi batik tulis di Semarang, Jawa Tengah.

Ia terpaksa mengalihkan bisnisnya untuk memproduksi masker di tengah pandemi.

Pemilik Batik Kultur Dea Valencia menceritakan pengalamannya bertahan di tengah pandemi kepada Jokowi dalam acara Gerakan Bangga Buatan Nasional melalui video conference, Kamis (14/5/2020).

"Jujur, Pak. Masa pandemi ini merupakan tantangan terbesar yang saya hadapi. Awalnya sempat bingung mengingat di balik Batik Kultur ada lebih 100 karyawan, di mana 50 persen warga difabel," ujar Dea.

Baca juga: Ragam Desain dan Motif Masker Bikin Penampilan Makin Keren

Ia pun mendapat peluang saat mengetahui ada kelangkaan masker di masyarakat. Ia lantas berinisiatif memproduksi masker kain dari batik produksinya.

Kemudian, ia menjual masker kain batik produksinya melalui e-commerce. Upaya tersebut membawa hasil yang membahagiakan.

Produk baru yang dipasarkannya di e-commerce bahkan habis dipesan dalam waktu kurang dari 24 jam.

"Baru minggu lalu saya meluncurkan seri baru dengan merek Kultur Mask dan puji Tuhan stok kami terjual kurang dari 24 jam lewat e-commerce. Dari sini saya mempelajari bahwa daya beli customer masih ada, tapi kebutuhan dan cara belinya yang berubah," ujar Dea.

Baca juga: Unik, Masker Wajah Dilengkapi dengan Lubang Sedotan

"Maka menurut saya kita sebagai pengusaha harus berusaha berinovasi dan beradaptasi dengan dunia digital, dan bisa bersahabat dengan new normal ini," lanjut Dea.

Dea lalu menawari Jokowi produk terbarunya yakni masker bermotif merah putih. Jokowi pun tertarik dengan produk tersebut, meskipun ia memiliki banyak stok.

Jokowi juga mengapresiasi upaya Dea bertahan di tengah pandemi. Ia meminta para pengusaha mencontoh yang dilakukan Dea dengan melihat peluang lebih jeli dan memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk.

"Yang merah putih bagus. Saya kira ini bisa ditiru untuk gunakan platform digital untuk menjual dan menggeser ke produksi masker yang permintaannya meningkat tajam, sukses!" kata Jokowi kepada Dea.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 6 Mei: Sebaran 5.647 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

UPDATE 6 Mei: Sebaran 5.647 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

Nasional
Pelabelan Teroris pada KKB Dinilai Tak Akan Bermasalah di Dunia Internasional

Pelabelan Teroris pada KKB Dinilai Tak Akan Bermasalah di Dunia Internasional

Nasional
Komnas HAM: Dialog Damai sebagai Strategi Mengakhiri Siklus Kekerasan di Papua

Komnas HAM: Dialog Damai sebagai Strategi Mengakhiri Siklus Kekerasan di Papua

Nasional
5 Provinsi Catat Kenaikan Kasus Covid-19 dan Penurunan Kepatuhan Protokol Kesehatan

5 Provinsi Catat Kenaikan Kasus Covid-19 dan Penurunan Kepatuhan Protokol Kesehatan

Nasional
Satgas Minta Perusahaan Angkutan Umum Kembalikan Pemudik yang Nekat ke Tempat Asalnya

Satgas Minta Perusahaan Angkutan Umum Kembalikan Pemudik yang Nekat ke Tempat Asalnya

Nasional
Soal Shalat Id di Zona Hijau dan Kuning, Menag: Wajib Koordinasi Pemda hingga Satgas Covid-19

Soal Shalat Id di Zona Hijau dan Kuning, Menag: Wajib Koordinasi Pemda hingga Satgas Covid-19

Nasional
Menag Larang Kegiatan Takbir Keliling dan Batasi Jumlah Orang Saat Malam Takbiran di Masjid

Menag Larang Kegiatan Takbir Keliling dan Batasi Jumlah Orang Saat Malam Takbiran di Masjid

Nasional
Sanksi bagi Masyarakat yang Nekat Mudik: Denda hingga Penyitaan Kendaraan

Sanksi bagi Masyarakat yang Nekat Mudik: Denda hingga Penyitaan Kendaraan

Nasional
Satgas Covid-19: Mudik di Wilayah Aglomerasi Dilarang, tetapi Sektor Esensial Tetap Beroperasi

Satgas Covid-19: Mudik di Wilayah Aglomerasi Dilarang, tetapi Sektor Esensial Tetap Beroperasi

Nasional
UPDATE 6 Mei: Tercatat Ada 98.277 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 6 Mei: Tercatat Ada 98.277 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 6 Mei: Total Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Capai 15.002.289

UPDATE 6 Mei: Total Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Capai 15.002.289

Nasional
Pukat UGM: Persoalan Tes Wawasan Kebangsaan Muncul karena Tak Jelasnya Norma dalam UU KPK

Pukat UGM: Persoalan Tes Wawasan Kebangsaan Muncul karena Tak Jelasnya Norma dalam UU KPK

Nasional
UPDATE 6 Mei: Ada 77.775 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 6 Mei: Ada 77.775 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Hasil Survei LP3ES, Masyarakat Makin Takut Menyatakan Pendapat

Hasil Survei LP3ES, Masyarakat Makin Takut Menyatakan Pendapat

Nasional
3 Catatan Krusial Komnas HAM Terkait Situasi Terkini Papua

3 Catatan Krusial Komnas HAM Terkait Situasi Terkini Papua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X