UPDATE 13 Mei: 169.195 Spesimen Terkait Covid-19 Telah Diperiksa di 64 Laboratorium

Kompas.com - 13/05/2020, 16:34 WIB
Petugas kesehatan beraktivitas di ruang deteksi polymerase chain reaction (PCR) laboratorium biomolekuler Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (PHC), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020). Laboratorium biomolekuler PCR tersebut berfungsi untuk melakukan uji laboratorium virus corona atau COVID-19 melalui metode tes swab dengan kapasitas 500 tes perhari. ANTARA FOTO/Moch Asim/hp. ANTARA FOTO/Moch AsimPetugas kesehatan beraktivitas di ruang deteksi polymerase chain reaction (PCR) laboratorium biomolekuler Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (PHC), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020). Laboratorium biomolekuler PCR tersebut berfungsi untuk melakukan uji laboratorium virus corona atau COVID-19 melalui metode tes swab dengan kapasitas 500 tes perhari. ANTARA FOTO/Moch Asim/hp.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyatakan hingga Rabu (13/5/2020) siang telah melakukan pemeriksaan terhadap 169.195 spesimen.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah spesimen tersebut berasal dari 123.572 orang.

"Hingga hari ini spesimen yang bisa kita periksa adalah sebanyak 169.195," kata Yuri dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Jakarta, Rabu sore.

Baca juga: 689 Kasus Baru, Penambahan Tertinggi dalam Pencatatan Covid-19 di Indonesia

Pemeriksaan spesimen dikatakan dilaksanakan di laboratorium yang menggunakan tes dengan metode real time PCR dan tes cepat molekuler (TCM).

Disebutkan Yuri, kini ada 57 laboratorium yang melaksanakan uji RT-PCR. Sementara itu, ada 7 laboratorium yang melakukan pemeriksaan dengan metode TCM.

"Jumlah ini adalah gabungan dari pemeriksaan dengan menggunakan RT-PCR dan TCM," sebutnya.

Berdasarkan pemeriksaan, ada penambahan 689 kasus positif Covid-19. Maka, total pasien Covid-19 berjumlah 15.438 orang.

Sementara itu, pasien sembuh Covid-19 disebutkan bertambah 224, sehingga total menjadi 3.287 orang.

Namun, juga ada penambahan kasus kematian sebanyak 21 pasien. Dengan demikian, total pasien Covid-19 meninggal dunia yaitu 1.028 orang.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 13 Mei 2020

Kemudian, Yuri melaporkan hingga hari ini tercatat ada 256.299 orang dalam pemantauan (ODP) dan 33.042 PDP.

"Akumulasi kasus ODP yang kami catat yaitu sebanyak 256.299 orang. Ini adalah akumulasi total yang sebagian besar sudah selesai dilakukan pemantauan," ucap Yuri.

"Kemudian akumulasi PDP yaitu 33.042 orang," imbuhnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X