Cek Penyaluran BLT, Jokowi Datangi Kantor Pos di Bogor

Kompas.com - 13/05/2020, 09:29 WIB
Presiden Joko Widodo mengunjungi kantor pos Kota Bogor, Rabu (13/5/2020). Kedatangan Jokowi untuk mengecek penyaluran bantuan langsung tunai kepada masyarakat. Tangkapan layar Kompas TvPresiden Joko Widodo mengunjungi kantor pos Kota Bogor, Rabu (13/5/2020). Kedatangan Jokowi untuk mengecek penyaluran bantuan langsung tunai kepada masyarakat.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengunjungi kantor pos di Kota Bogor, Rabu (13/5/2020).

Kedatangan Jokowi untuk mengecek penyaluran bantuan langsung tunai kepada masyarakat.

"Pagi hari ini saya ingin memastikan mengecek pembagian bansos tunai pada masyarakat dan hari ini yang saya cek di kantor pos Kota Bogor," kata Jokowi selepas peninjauan.

Baca juga: Pemprov DKI-Kemensos Kembali Distribusikan Bansos Mulai Besok

Jokowi mengenakan kemeja putih andalannya. Tak lupa, ia mengenakan masker. Kepala Negara sempat berbincang dengan masyarakat yang tengah mengantre untuk mengambil BLT.

Ia mengapresiasi kantor pos yang menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

"Saya lihat tadi berjalan dengan baik, antrean bagus dengan jaga jarak yang baik, semua pakai masker. Sebelum uang diberi pun juga tangan dibersihkan dengan hand sanitizer. Saya kira protokol kesehatan seperiti itu yang memang terus kita jalankan," kata Jokowi.

Baca juga: Kasihan pada Orang yang Membutuhkan, Kakek 82 Tahun Ini Kembalikan BLT

Adapun bantuan tunai ini diberikan bagi warga tak mampu serta warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Lewat bantuan ini, warga akan menerima Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan.

"Kita harap dengan adanya bansos ini, kita bisa menguatkan, memperkuat daya beli masyarakat hingga nanti konsumsi domestik kita menjadi normal kembali," kata Jokowi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menlu Minta China Hadirkan Warganya sebagai Saksi di Kasus Kapal Long Xing 629

Menlu Minta China Hadirkan Warganya sebagai Saksi di Kasus Kapal Long Xing 629

Nasional
Periksa Dua Saksi Kasus Nurhadi, Ini yang Didalami KPK

Periksa Dua Saksi Kasus Nurhadi, Ini yang Didalami KPK

Nasional
Eks Dirut PT Pilog Diperiksa KPK, Ditanya soal Penerimaan Uang

Eks Dirut PT Pilog Diperiksa KPK, Ditanya soal Penerimaan Uang

Nasional
Bahar Smith Dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur dari Nusakambangan

Bahar Smith Dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur dari Nusakambangan

Nasional
Jubir Pemerintah Akui Diksi New Normal Salah, Ganti dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Jubir Pemerintah Akui Diksi New Normal Salah, Ganti dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Nasional
Peminat Kartu Prakerja Tinggi, Airlangga: 1,7 Juta Orang Terverifikasi Terima Pelatihan Offline

Peminat Kartu Prakerja Tinggi, Airlangga: 1,7 Juta Orang Terverifikasi Terima Pelatihan Offline

Nasional
Kampanye Akbar Pilkada Hanya Dapat Digelar dengan Persetujuan Gugus Tugas Covid-19

Kampanye Akbar Pilkada Hanya Dapat Digelar dengan Persetujuan Gugus Tugas Covid-19

Nasional
Sebelum Vaksin Covid-19 Ditemukan, Airlangga Minta Masyarakat Tetap Waspada

Sebelum Vaksin Covid-19 Ditemukan, Airlangga Minta Masyarakat Tetap Waspada

Nasional
Ahli Epidemiologi: Asrama Rawan Jadi Klaster Baru Covid-19

Ahli Epidemiologi: Asrama Rawan Jadi Klaster Baru Covid-19

Nasional
Periksa 4 Saksi Kasus PT DI, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Mitra Penjualan

Periksa 4 Saksi Kasus PT DI, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Mitra Penjualan

Nasional
KPU: Protokol Kesehatan di 270 Daerah Penyelenggara Pilkada Diatur Sama

KPU: Protokol Kesehatan di 270 Daerah Penyelenggara Pilkada Diatur Sama

Nasional
Cerita Yurianto yang Dijuluki 'Pembawa Berita Kematian' karena Sampaikan Data Covid-19

Cerita Yurianto yang Dijuluki "Pembawa Berita Kematian" karena Sampaikan Data Covid-19

Nasional
Kemenag: Jika Syarat Belajar di Pesantren Saat Pandemi Dipenuhi, Covid-19 Bisa Dicegah

Kemenag: Jika Syarat Belajar di Pesantren Saat Pandemi Dipenuhi, Covid-19 Bisa Dicegah

Nasional
Penerapan Pancasila Redup, Rektor UNS: BPIP Adalah Jawaban

Penerapan Pancasila Redup, Rektor UNS: BPIP Adalah Jawaban

Nasional
Muhadjir: Kementerian/Lembaga di Bawah Menko PMK Nanti Hanya Mengacu Satu Data

Muhadjir: Kementerian/Lembaga di Bawah Menko PMK Nanti Hanya Mengacu Satu Data

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X