Kompas.com - 11/05/2020, 17:16 WIB
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi saat memberikan keterangan di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (9/4/2020). Kemlu RIMenteri Luar Negeri Retno LP Marsudi saat memberikan keterangan di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (9/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meminta seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang pulang ke Tanah Air di tengah pandemi Covid-19 dapat menaati protokol kesehatan yang diberlakukan.

Pasalnya, kata dia, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), seluruh WNI yang datang harus melalui protokol kesehatan yang ketat, disiplin, dan beragam.

"Presiden dalam rapat terbatas memberikan arahan agar protokol kesehatan dapat dilakukan secara ketat, disiplin, seragam di semua pintu masuk Indonesia," ujar Retno dalam konferensi pers di BNPB, Senin (11/5/2020).

Baca juga: Asrama Haji Pondok Gede dan Bekasi Jadi Tempat Isolasi WNI dari Luar Negeri

Pemeriksaan protokol kesehatan tersebut, kata dia, dilakukan di beberapa pintu masuk baik udara, darat, maupun laut.

Hal tersebut harus dilakukan untuk melindungi WNI yang kembali ke Tanah Air, termasuk keluarga, dan masyarakat sekitar.

Pemberlakukan protokol kesehatan tersebut juga telah diatur dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor 313 Tahun 2020.

"Kami sangat mengharapakn kiranya semua WNI yang baru tiba dari luar negeri secara disiplin dan ketat dapat menjalankan protokol kesehatan tersebut demi kesehatan Anda, keluarga, dan masyarakat," kata Retno.

Baca juga: WNI yang Dipulangkan ke Indonesia Membeludak, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Pemeriksaan Kesehatan

Ia mengatakan, kepulangan WNI dalam jumlah besar ke Tanah Air selama pandemi Covid-19 ini merupakan hal paling menonjol yang terjadi.

Penyebabnya pun beragam, antara lain banyaknya WNI yang kehilangan pekerjaan atau kehilangan pekerjaan untuk sementara karena pandemi yang disebabkan virus corona.

Kemudian, karena telah habis masa kontrak kerja dan tidak diperpanjang lagi, pelajar dan mahasiswa yang telah selesai studi, serta WNI yang habis masa tinggalnya dan tidak diperpanjang lagi.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi telah meminta protokol kesehatan di seluruh pintu masuk Indonesia diperketat. Hal itu berlaku bagi bandara, pelabuhan, dan pos lintas batas negara (PLBN) jalur darat.

Baca juga: 164 WNI di Kuwait Dipulangkan, 79 di Antaranya Overstayer

Sebab, kata Jokowi, saat ini banyak negara yang mengeluhkan meningkatnya kasus positif Covid-19 akibat banyaknya warga negara asing yang menjadi perantara virus corona.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui sambungan konferensi video, Selasa (31/3/2020).

"Protokol kesehatan harus terus ketat dilakukan baik di airport, di pelabuhan, dan pos lintas batas," ujar Jokowi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Pimpinan KPK: 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK Disaring Lewat Cara yang Tidak Adil

Eks Pimpinan KPK: 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK Disaring Lewat Cara yang Tidak Adil

Nasional
Jokowi: Hasil TWK Hendaknya Tak Dijadikan Dasar Berhentikan 75 Pegawai KPK

Jokowi: Hasil TWK Hendaknya Tak Dijadikan Dasar Berhentikan 75 Pegawai KPK

Nasional
Jokowi: Saya Sepakat dengan MK, Pengalihan Status Pegawai KPK Jadi ASN Tak Boleh Merugikan

Jokowi: Saya Sepakat dengan MK, Pengalihan Status Pegawai KPK Jadi ASN Tak Boleh Merugikan

Nasional
Rapat dengan Komisi VIII DPR, Kemensos Berkomitmen Dukung RUU PB

Rapat dengan Komisi VIII DPR, Kemensos Berkomitmen Dukung RUU PB

Nasional
Nama BNPB Tak Disebutkan dalam DIM RUU Penanggulangan Bencana, Ini Penjelasan Mensos Risma

Nama BNPB Tak Disebutkan dalam DIM RUU Penanggulangan Bencana, Ini Penjelasan Mensos Risma

Nasional
Kritik Kedatangan WN China,  PAN: Protes Masyarakat Seakan Tak Didengar Pemerintah

Kritik Kedatangan WN China, PAN: Protes Masyarakat Seakan Tak Didengar Pemerintah

Nasional
Soal RUU Penanggulangan Bencana, DPR: Belum Ada Titik Temu Tentang Nomenklatur

Soal RUU Penanggulangan Bencana, DPR: Belum Ada Titik Temu Tentang Nomenklatur

Nasional
Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Capai Rp 172,35 Triliun

Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Capai Rp 172,35 Triliun

Nasional
Libur Lebaran, Mobilitas Masyarakat di Tempat Wisata Naik 38 hingga 100 Persen

Libur Lebaran, Mobilitas Masyarakat di Tempat Wisata Naik 38 hingga 100 Persen

Nasional
Materi TWK Pegawai KPK Dinilai Aneh, Agus Raharjo Minta KASN Turun Tangan

Materi TWK Pegawai KPK Dinilai Aneh, Agus Raharjo Minta KASN Turun Tangan

Nasional
Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Akan Terus Lakukan Advokasi

Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Akan Terus Lakukan Advokasi

Nasional
Novel Baswedan Sebut Banyak Pegawai Tak Lolos TWK Belum Terima SK Pembebasan Tugas

Novel Baswedan Sebut Banyak Pegawai Tak Lolos TWK Belum Terima SK Pembebasan Tugas

Nasional
Menkes Minta Vaksinasi Covid-19 Dipercepat, Terutama bagi Lansia

Menkes Minta Vaksinasi Covid-19 Dipercepat, Terutama bagi Lansia

Nasional
15 Provinsi Ini Catat Kenaikan Kasus Aktif Covid-19

15 Provinsi Ini Catat Kenaikan Kasus Aktif Covid-19

Nasional
Pemerintah: 1,5 Juta Warga Nekat Mudik meski Sudah Dilarang

Pemerintah: 1,5 Juta Warga Nekat Mudik meski Sudah Dilarang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X