Kompas.com - 11/05/2020, 12:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, Pemerintah Indonesia mengubah fokus kebijakan dari program prioritas yang ditetapkan.

Perubahan fokus tersebut dikarenakan saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19.

"Dalam menghadapi masa pandemi ini, Indonesia sementara ini melakukan refocusing. Fokusnya diubah dulu yaitu dalam rangka menanggulangi Covid-19 dari berbagai sektor," ujar Ma'ruf dalam acara Pesantren Ramadhan Online Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Tahun 2020 melalui telekonferensi yang dikutip dari siaran pers Senin (11/5/2020).

Baca juga: Ini Tugas Wapres Maruf dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Saat ini, pemerintah melakukan lima program prioritas yang meliputi pembangunan sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, reformasi birokrasi, dan transformasi ekonomi.

Namun, adanya pandemi Covid-19, pemerintah pun memilih untuk melakukan perubahan fokus tersebut.

Dalam pelaksanaan penanggulangannya, kata Ma'ruf, pemerintah memiliki tiga fokus utama untuk penyelesaian Covid-19.

Ketiga fokus tersebut adalah melakukan tes masif dan agresif, perawatan dan pengobatan intensif, serta penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Upaya ini dilakukan untuk mencegah bahaya yang timbul di masyarakat. Jangan sampai membahayakan diri sendiri dan orang lain," kata dia.

Baca juga: Wapres Maruf: Prioritaskan Tetangga yang Kesulitan di Tengah Pandemi Covid-19

Ma'ruf mengatakan, upaya-upaya tersebut dilaksanakan dengan mengutamakan kemaslahatan seluruh masyarakat Indonesia, terutama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

Hingga Minggu (10/5/2020), kasus Covid-19 di Tanah Air telah mencapai 14.032 yang terkonfirmasi positif.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.698 orang dinyatakan sembuh dan 973 orang meninggal dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.