Saat Mumtaz Rais Anggap Saudara-saudara Kandungnya Baper Politik...

Kompas.com - 08/05/2020, 11:19 WIB
Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02  Sandiaga Salahuddin Uno diapit Hanafi Rais,Hanum Salsabiela Rais, dan Ahmad Mumtaz Rais saat Makan siang di Sebuah Restoran di Kecamatan Patuk, Gunungkidul Jumat (5/4/2019) KOMPAS.com/MARKUS YUWONOCalon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno diapit Hanafi Rais,Hanum Salsabiela Rais, dan Ahmad Mumtaz Rais saat Makan siang di Sebuah Restoran di Kecamatan Patuk, Gunungkidul Jumat (5/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Hanafi Rais dinilai tidak dewasa dalam mengambil sikap untuk mundur dari jabatan petinggi Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN).

Penilaian tersebut bahkan disampaikan langsung oleh adik kandungnya, Mumtaz Rais, yang juga pimpinan di partai tersebut.

"Sebagai rekan separtai, sungguh kami sangat menyayangkan keputusan tersebut karena kedewasaan dalam berpolitik tidak ditunjukkan oleh Saudaraku Hanafi Rais," tulis Mumtaz dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (7/5/2020).

Keputusan Hanafi untuk mundur dari partai berlambang matahari itu diketahui pertama kali dari sebuah salinan surat yang beredar di grup WhatsApp awak media, Selasa (5/5/2020).

Baca juga: Loyalis Amien Rais, Asri Anas Mundur dari PAN

Surat itu ditandatangani oleh Hanafi sendiri di atas materai Rp 6.000.

Melalui surat tersebut, Hanafi menyebutkan bahwa partai yang didirikan oleh orangtuanya, Amien Rais, itu telah melewati momentum untuk memperbaiki diri lebih bijaksana dalam berorganisasi dan bersikap.

Hal itu, kata dia, tidak terlepas dari pelaksanaan Kongres V PAN yang diselenggarakan di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Februari lalu.

Bahkan, ia menyebutkan, pelaksanaan kongres tersebut telah mencoreng nama besar partai karena sarat dengan kekerasan.

"Kecenderungan melakukan konformitas terhadap kekuasaan, sekalipun didahului dengan kritik-kritik, bukan sikap yang adil di saat banyak kader dan simpatisan menaruh harapan menjadi antitesis dari pemegang kekuasaan," tulis Hanafi.

Baca juga: Mumtaz Rais Sindir Sang Kakak, Hanafi Rais, Tak Dewasa Berpolitik

Seperti diketahui, saat kongres dilangsungkan, terjadi perbedaan sikap di internal keluarga Rais.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polri Sebut Sudah Ada 96 Orang dan 2 Perusahaan yang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla

Polri Sebut Sudah Ada 96 Orang dan 2 Perusahaan yang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla

Nasional
Cerita KPU Prabumulih Saat Anggaran Baru Cair Sehari Sebelum Pencoblosan Pilkada 2018

Cerita KPU Prabumulih Saat Anggaran Baru Cair Sehari Sebelum Pencoblosan Pilkada 2018

Nasional
Bio Farma Dipastikan Produksi 250 Juta Vaksin Covid-19 Per Tahun

Bio Farma Dipastikan Produksi 250 Juta Vaksin Covid-19 Per Tahun

Nasional
Survei Akurat Poll: 67,2 Persen Responden Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi

Survei Akurat Poll: 67,2 Persen Responden Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi

Nasional
Dewan Pengawas KPK Tangani 14 Laporan Terkait Pelanggaran Etik

Dewan Pengawas KPK Tangani 14 Laporan Terkait Pelanggaran Etik

Nasional
Rp 36,4 Triliun Dana Desa Akan Dipakai untuk PKTD, Mendes: Bakal Serap 5,2 Juta Tenaga Kerja

Rp 36,4 Triliun Dana Desa Akan Dipakai untuk PKTD, Mendes: Bakal Serap 5,2 Juta Tenaga Kerja

Nasional
Kasus Covid-19 Naik, Satgas Wanti-wanti Masyarakat Jawa Tengah

Kasus Covid-19 Naik, Satgas Wanti-wanti Masyarakat Jawa Tengah

Nasional
Melalui Telepon, Puan Bahas Kerja Sama Vaksin dengan Ketua Parlemen Turki

Melalui Telepon, Puan Bahas Kerja Sama Vaksin dengan Ketua Parlemen Turki

Nasional
Dalam Tiga Hari, Jatim Catat Kasus Positif dan Kematian akibat Covid-19 Tertinggi

Dalam Tiga Hari, Jatim Catat Kasus Positif dan Kematian akibat Covid-19 Tertinggi

Nasional
Dewan Pengawas KPK Telah Keluarkan 46 Izin Penyadapan

Dewan Pengawas KPK Telah Keluarkan 46 Izin Penyadapan

Nasional
PDI-P Dukung Pilkada di Tengah Pandemi, Ini Alasannya...

PDI-P Dukung Pilkada di Tengah Pandemi, Ini Alasannya...

Nasional
Menko PMK: 54 Persen Angkatan Kerja Indonesia Pernah Mengalami Stunting

Menko PMK: 54 Persen Angkatan Kerja Indonesia Pernah Mengalami Stunting

Nasional
Ombudsman Minta Presiden Atur Sistem Penghasilan Tunggal bagi Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Ombudsman Minta Presiden Atur Sistem Penghasilan Tunggal bagi Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Nasional
Hasto: Bakal Calon Kepala Daerah PDI-P Akan Daftar Pilkada pada Hari Pertama

Hasto: Bakal Calon Kepala Daerah PDI-P Akan Daftar Pilkada pada Hari Pertama

Nasional
Dewas KPK Akan Ungkap Hasil Pemeriksaan Kasus Pelanggaran Etik Firli Bahuri

Dewas KPK Akan Ungkap Hasil Pemeriksaan Kasus Pelanggaran Etik Firli Bahuri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X