Dua Kemungkinan yang Dihadapi PAN Tanpa Amien Rais dan Keluarga

Kompas.com - 06/05/2020, 13:30 WIB
Amien Rais saat menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Partai Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Amien Rais saat menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Partai Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik Hendri Satrio mengatakan, ada dua kemungkinan yang bakal terjadi pada Partai Amanat Nasional ( PAN) tanpa dukungan Amien Rais dan keluarga.

Menurut Hendri, PAN bisa saja makin terpuruk atau berevolusi menjadi partai modern yang tak mengandalkan dukungan tokoh sentral.

"Kemungkinannya ada dua. Memang makin terpuruk atau PAN berubah jadi partai modern karena tidak lagi memiliki tokoh sentral," kata Hendri kepada wartawan, Rabu (6/5/2020).

 

Baca juga: PAN Targetkan Tiga Besar di Pemilu 2024

Dia menyatakan PAN barangkali bisa mencontoh Partai Golkar dan PKS yang besar tanpa peran ketokohan seseorang.

"Ada dua yang terbaik partai tanpa tokoh sentral, pertama adalah Golkar dan kedua adalah PKS. Kita lihat apakah PAN berhasil," ucapnya.

Kendati demikian, Hendri menilai "hilangnya" Amien Rais dan keluarga dari PAN tentu membawa dampak cukup besar.

Meski Hendri yakin PAN akan bertahan, tetapi partai berlambang matahari itu harus berusaha keras mempertahankan popularitasnya.

"Pasti mereka akan survive, tapi it's a big loss untuk PAN karena pemilih PAN pilpres kemarin adalah oposisi, mengagumi Amien Rais salah satunya, dan biasanya juga merupakan anggota Muhammadiyah," ujar Hendri.

"Kalau saat ini Amien Rais tidak lagi berada bersama PAN, akan cukup berat karena ada klaster loyalis Amien Rais yang kemungkinan besar akan hengkang dari PAN," tuturnya.

Baca juga: Kubu Mulfachri Yakin Sejak Awal Amien Rais Disingkirkan dalam Kepengurusan PAN

Hendri memprediksi PAN akan berebut suara dengan partai-partai koalisi Presiden Joko Widodo lainnya.

Selain itu, PAN mesti mencari-cari suara massa Muhammadiyah yang mendukung Jokowi.

"Untuk menutup itu, PAN harus berjibaku dengan partai-partai koalisi lain untuk memperebutkan suara yang sama yaitu, suara pendukung Pak Jokowi dan mencari suara-suara Muhammadiyah yang juga mendukung Pak Jokowi," tuturnya.

Namun, Hendri berharap Amien Rais tidak benar-benar meninggalkan PAN.

Baca juga: Amien Rais yang Kini Tak Ada di Kepengurusan PAN...

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Nasional
Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Nasional
Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Nasional
Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Nasional
Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Nasional
Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Nasional
Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Nasional
KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

Nasional
Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Nasional
Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Nasional
Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Nasional
Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

Nasional
Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X