Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi 2,97 Persen Relatif Masih Baik

Kompas.com - 06/05/2020, 12:14 WIB
Presiden Joko Widodo mengenakan masker saat memimpin upacara pelantikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5/2020). Presiden secara resmi melantik Irjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT menggantikan Komjen Pol Suhardi Alius. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/Pool/aww. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayPresiden Joko Widodo mengenakan masker saat memimpin upacara pelantikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5/2020). Presiden secara resmi melantik Irjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT menggantikan Komjen Pol Suhardi Alius. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/Pool/aww.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia masih baik di tengah pandemi virus corona Covid-19 yang melanda tanah air.

Badan Pusat Statistik melansir pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2020 sebesar 2,97 persen.

Angka tersebut turun delta 2 persen dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal IV 2019 sebesar 4,97 persen.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi RI 2,97 Persen, Menko Airlangga Nilai Masih Positif

"Walaupun hanya tumbuh 2,97 persen tapi dibandingkan dengan negara lain yang telah merilis angka pertumbuhannya, kinerja ekonomi negara kita relatif masih baik," kata Jokowi saat membuka rapat kabinet paripurna lewat video conference, Rabu (6/5/2020).

Jokowi lalu menyebutkan sejumlah negara yang ekonominya minus akibat pandemi Covid-19.

"Cina turun dari 6 persen menjadi -6,8 persen. Artinya, ini year on year deltanya 12,8 persen. Perancis deltanya 6,25 persen, minus. Hongkong delta 5,9 persen, Spanyol delta 5,88 persen. Italia delta 4,95 persen, tumbuh negatif," kata dia.

Baca juga: BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 di Bawah 2,3 Persen

Untuk kembali menggairahkan ekonomi di Tanah Air, Jokowi meminta agar berbagai program bantuan sosial yang telah diluncurkan pemerintah bisa berjalan sebaik-baiknya.

"Penyaluran bansos dari pemerintah pusat, bansos dari pemda, maupun dari dana desa, dan program padat karya tunai dalam minggu-minggu ini harus dipastikan sudah jalan di lapangan. Bansosnya sudah diterima masyarakat, program padat karya juga sudah jalan di lapangan," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X