Kompas.com - 06/05/2020, 11:57 WIB
Pasien COVID-19 yang telah sembuh meninggalkan ruang perawatan RS Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (3/5/2020). Sebanyak 18 pasien COVID-19 yakni 15 ABK KM Kelud dan tiga anggota Polri Polda Kepri dinyatakan sembuh dan dipulangkan setelah menjalani perawatan dan dua kali tes swab dengan hasil negatif. ANTARA FOTO/Pradanna Putra Tampi/Mnk/aww. ANTARA FOTO/M N KanwaPasien COVID-19 yang telah sembuh meninggalkan ruang perawatan RS Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (3/5/2020). Sebanyak 18 pasien COVID-19 yakni 15 ABK KM Kelud dan tiga anggota Polri Polda Kepri dinyatakan sembuh dan dipulangkan setelah menjalani perawatan dan dua kali tes swab dengan hasil negatif. ANTARA FOTO/Pradanna Putra Tampi/Mnk/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam membantah terdapat empat pengurus Masjid Baiturrahman, Batam, Kepulauan Riau, yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI)/Rumah Sakit Khusus Covid-19 Pulau Galang karena positif Covid-19.

"Kebetulan saya pengurus di sana, nanti saya sampaikan SK kepengurusan untuk membuktikan, bahwa keempat itu tidak ada sebagai pengurus di situ (Baiturrahman)," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam Azril Apriansyah ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (6/5/2020).

Baca juga: Jokowi: Mei, Kurva Pasien Covid-19 Harus Sudah Menurun, Apapun Caranya

Dia menjelaskan mereka yang di bawa ke RSKI Pulau Galang adalah Jamaah Tabligh yang biasa berkumpul di sebuah bangunan yang terletak di belakang Masjid Baiturrahman.

Azril menegaskan bahwa keempatnya tidak memiliki hubungan apapun dengan masjid tersebut.

"Masjid itu selalu digunakan oleh mereka pada malam Jumat untuk kajian. Namanya masjid, semua orang terbuka untuk melakukan kegiatan keagamaan," katanya.

Azril mengatakan, masjid tersebut sudah tidak ada aktivitas karena telah ditutup ketika adanya kasus virus corona pertama di Batam.

Menurutnya, aktivitas di masjid tersebut saat ini sekadar mengumandangkan adzan.

"Sejak pertengahan Maret saat ada kasus pertama di Batam itu, semua masjid ditutup dan itu masjid (Baiturrahman) termasuk yang pertama kali menutup seluruh kegiatan," ungkap Azril.

Baca juga: RS Khusus Covid-19 Pulau Galang Tangani 17 Pasien Positif Corona

Diberitakan sebelumnya, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono mengatakan, RSKI Pulau Galang menangani 17 pasien positif Covid-19 per pukul 08.00 WIB, Selasa (5/5/2020). 

Dari total pasien yang dirawat, meurut Yudo, empat di antaranya adalah pengurus masjid Baiturrahman Batam. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X