Kompas.com - 05/05/2020, 20:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 5,6 triliun untuk pelatihan daring anggota Kartu Prakerja.

Menurut Direktur Komunikasi Program Kartu Prakerja, Panji Winanteya Ruky, besaran tersebut disesuaikan dengan stimulus ekonomi jilid tiga yang disiapkan pemerintah untuk menanggulangi wabah Covid-19.

"Anggaran sebesar Rp 5,6 triliun untuk bantuan biaya pelatihan itu dengan asumsi paket stimulus III Rp 405 triliun untuk perlindungan sosial dan dukungan industri disetujui oleh DPR," kata Panji kepada Kompas.com, Selasa (5/5/2020).

Baca juga: Politikus PKS Minta Kartu Prakerja Disetop, Ini Alasannya...

Melalui paket stimulus ekonomi jilid III, pemerintah menganggarkan Rp 405,1 triliun untuk penanganan wabah.

Dari angka tersebut, Rp 20 triliun dialokasikan untuk Kartu Prakerja.

Pelatihan daring Kartu Prakerja memakan lebih dari 25 persen total anggaran program tersebut, dengan menyedot dana Rp 5,6 triliun.

Menurut Panji, pihaknya sebenarnya terpaksa memberlakukan pelatihan daring karena adanya kebijakan pembatasan sosial yang diambil menyikapi wabah Covid-19.

Skema asli Kartu Prakerja ialah pelatihan di lembaga pelatihan, baik tatap muka di kelas maupun secara daring.

"Kelas online direncanakan lebih fokus untuk keahlian digital," ujar Panji.

"Sedangkan pelatihan offline diselenggarakan dengan masukan dari pasar kerja, industri dan sektor usaha yang kekurangan tenaga kerja dengan kemampuan tertentu," kata dia.

Baca juga: Insentif Kartu Prakerja Belum Cair, Ini Kata Pemerintah

Panji mengatakan, Kartu Prakerja saat ini sudah di-refocusing menjadi program semi bantuan sosial.

Aspek pelatihan keterampilan tetap ada dengan pilihan lebih dari 2.000 jenis. Namun, ke depan insentif Kartu Prakerja akan lebih diprioritaskan.

"Pelatihan kelas tatap muka, workshop, balai latihan dan lain-lain akan tersedia setelah pembatasan sosial dicabut," kata Panji.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.