Kompas.com - 05/05/2020, 15:22 WIB
Penumpang mengenakan masker wajah saat berada di Bandara Internasional Hongkong, 21 Februari 2020. Kecemasan meningkat menyusul penyebaran virus corona ke sejumlah negara di belahan dunia. AFP/VIVEK PRAKASHPenumpang mengenakan masker wajah saat berada di Bandara Internasional Hongkong, 21 Februari 2020. Kecemasan meningkat menyusul penyebaran virus corona ke sejumlah negara di belahan dunia.
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mahasiswa asal Indonesia yang magang di Hotel Intercontinental Hongkong terpaksa harus pulang ke Tanah Air lebih cepat. Sebab, hotel tersebut akan tutup dalam waktu dekat akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Konsul Jenderal RI di Hongkong, ada 22 WNI magang yang dipulangkan ke Tanah Air.

Mereka merupakan mahasiswa dari perguruan tinggi perhotelan di Jakarta dan Batam yang telah magang sejak Februari 2020.

"Kami cukup kaget karena magang diselesaikan lebih cepat oleh pihak Intercontinental. Selain itu kami juga mendengar bahwa terjadi pembatasan transportasi di Indonesia. Kami bersyukur dibantu oleh KJRI Hong Kong," kata salah seorang peserta magang, Yunus Gozali, seperti dilansir dari laman Kemlu, Selasa (5/5/2020).

Baca juga: Pasca Covid-19, Pasar Properti Hongkong Kembali Memanas

Sedianya, para mahasiswa tersebut baru menyelesaikan pendidikan magang pada Agustus mendatang.

Namun, pada April lalu pihak manajemen hotel meminta agar para mahasiswa dapat kembali ke Tanah Air lebih cepat karena hotel akan ditutup.

Konsul Jenderal Indonesia di Hong Kong Ricky Suhendar menjelaskan bahwa industri perhotelan merupakan salah satu industri yang paling terdampak pandemi Covid-19 di Hongkong.

"Makau juga mengalami situasi sulit karena dampak Covid-19 yang berkepanjangan. Di saat seperti inilah diharapkan peran aktif perwakilan untuk memberikan pelindungan bagi para WNI," kata dia.

KJRI Hongkong telah menerima permohonan bantuan dari 190 orang WNI di Makau yang sebagian besar bekerja di hotel atau kasino dan mengalami pemutusan hubungan kerja atau cuti tanpa dibayar.

Baca juga: Ubur-ubur Muncul di Perairan Probolinggo Sejak 1970, Laris Diekspor ke Hongkong

"Distribusi kebutuhan pokok dilakukan melalui kantor perwakilan KJRI Hongkong di Makau. Kami juga berkolaborasi dengan berbagai elemen komunitas Indonesia di Makau untuk mendata WNI yang membutuhkan bantuan," ucap Ricky.

Ia pun memastikan bahwa KJRI Hongkong akan selalu memantau dan memberikan bantuan bagi para WNI yang membutuhkan, baik yang berada di Hong Kong maupun di Makau.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Sebut Ada 1,5 Juta Orang Memaksa Mudik di Masa Pelarangan

Pemerintah Sebut Ada 1,5 Juta Orang Memaksa Mudik di Masa Pelarangan

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.385 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jabar dengan 723

UPDATE: Sebaran 2.385 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jabar dengan 723

Nasional
Kritik Kerumunan Ancol, PSI Nilai Survei Anies untuk Pilpres Akan Turun

Kritik Kerumunan Ancol, PSI Nilai Survei Anies untuk Pilpres Akan Turun

Nasional
UPDATE: 8.954.300 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13.721.627 Dosis Pertama

UPDATE: 8.954.300 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13.721.627 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 15 Mei: Ada 91.636 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 15 Mei: Ada 91.636 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update 15 Mei: Ada 84.063 Pasien Suspek Covid-19 di Indonesia

Update 15 Mei: Ada 84.063 Pasien Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 15 Mei: 29.587 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 15 Mei: 29.587 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.181 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Kini 1.597.067

UPDATE: Bertambah 4.181 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Kini 1.597.067

Nasional
UPDATE: Bertambah 144, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 47.967 Orang

UPDATE: Bertambah 144, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 47.967 Orang

Nasional
Doni Monardo: Tempat Wisata yang Langgar Prokes Lebih Baik Ditutup

Doni Monardo: Tempat Wisata yang Langgar Prokes Lebih Baik Ditutup

Nasional
UDPATE: Tambah 2.385 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.736.670

UDPATE: Tambah 2.385 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.736.670

Nasional
Bicara dengan Sejumlah Pemimpin Negara, Jokowi: Agresi Israel Harus Dihentikan

Bicara dengan Sejumlah Pemimpin Negara, Jokowi: Agresi Israel Harus Dihentikan

Nasional
RI dan Papua Nugini Usut Video Warga PNG Dukung KKB Papua

RI dan Papua Nugini Usut Video Warga PNG Dukung KKB Papua

Nasional
Fraksi PKS Minta PBB dan Negara Islam Desak Israel Hentikan Serangan ke Palestina

Fraksi PKS Minta PBB dan Negara Islam Desak Israel Hentikan Serangan ke Palestina

Nasional
Kakorlantas: Puncak Arus Balik Libur Lebaran Akhir Pekan, 1,5 Juta Pemudik Kembali

Kakorlantas: Puncak Arus Balik Libur Lebaran Akhir Pekan, 1,5 Juta Pemudik Kembali

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X