Kompas.com - 05/05/2020, 11:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono meresmikan Gedung Sudirman sebagai Markas Komando (Mako) Kogabwilhan-I yang terletak di Jalan Brigjen Katamso, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Senin (4/5/2020).

“Peresmian Markas Komando Kogabwilhan-I Tanjung Pinang ini sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 27 tahun 2019, di mana dalam Keputusan Presiden tersebut menyatakan bahwa Markas Komando Kogabwilhan-I berkedudukan di Tanjung Pinang,” ujar Yudo dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2020).

Adapun peresmian Mako Kogabwilhan tersebut dilaksanakan melalui video conference, di mana Pangkogabwilhan-I berada di Jakarta sedangkan Kepala Staf (Kas) Kaskogabwilhan Mayjen TNI Richard Tampubolon berada di Tanjung Pinang.

Baca juga: Dapat Lahan Hibah 78 Hektar, Markas Kogabwilhan III Dibangun di Mimika

Yudo mengatakan, peresmian Mako Kogabwilhan-I di Tanjung Pinang dapat diwujudkan karena adanya partisipasi dan dukungan dari seluruh unsur terkait.

Menurutnya, Gedung Sudirman yang dijadikan Markas Komando Kogabwilhan-I ini sebelumnya merupakan Mess Kartika milik TNI AD.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pembangunan dan renovasi Mako Kogabwilhan-I ini, sehingga dapat diresmikan hari ini,” katanya.

Selain itu, Yudo menjelaskan Kogabwilhan-I yang baru terbentuk pada 2019 telah dihadapkan dengan berbagai Tugas Operasi Militer maupun Operasi Bantuan Kemanusiaan.

Baca juga: Pangkogabwilhan I Lepas Tim Gabungan Guna Observasi 188 WNI di Pulau Sebaru

Antara lain Operasi Siaga Tempur Laut berupa pengusiran kapal ikan asing yang berada di Laut Natuna, Operasi Kemanusiaan Penanganan Covid-19 dengan membawahi empat Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgapad) yaitu di Natuna, Pulau Sebaru, Pulau Galang dan Wisma Atlet Kemayoran.

Yudo berharap, dengan beroperasinya kantor Markas Komando Kogabwilhan-I di Tanjung Pinang itu dapat lebih mengukuhkan eksistensi Kogabwilhan-I.

"Sebagai institusi yang dibentuk untuk pelaksana tugas operasional Panglima TNI dalam menghadapi kompleksitas ancaman negara di masa depan," tegas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kantor DPW di Aceh Dilempari Telur Busuk, Partai Nasdem: Ini Ujian

Kantor DPW di Aceh Dilempari Telur Busuk, Partai Nasdem: Ini Ujian

Nasional
Update 3 Desember: Kasus Covid-19 Bertambah 3.655 dalam Sehari, Totalnya Jadi 6.677.655

Update 3 Desember: Kasus Covid-19 Bertambah 3.655 dalam Sehari, Totalnya Jadi 6.677.655

Nasional
Jokowi: Ada Negara Maju yang Tak Ingin Melihat Negara Berkembang Jadi Maju

Jokowi: Ada Negara Maju yang Tak Ingin Melihat Negara Berkembang Jadi Maju

Nasional
1 Warga Luka Ringan imbas Gempa Garut

1 Warga Luka Ringan imbas Gempa Garut

Nasional
KSP Sebut Inflasi Pangan Terus Menurun Sejak Juli

KSP Sebut Inflasi Pangan Terus Menurun Sejak Juli

Nasional
Penghina Pemerintah dan Lembaga Negara Tak Melulu Langsung Dipenjara

Penghina Pemerintah dan Lembaga Negara Tak Melulu Langsung Dipenjara

Nasional
Kalah Gugatan Nikel di WTO, Mendag Pastikan Indonesia Banding

Kalah Gugatan Nikel di WTO, Mendag Pastikan Indonesia Banding

Nasional
Elektabilitas Anies Salip Prabowo, Nasdem: Rakyat Ingin Presiden Baru yang Berbeda

Elektabilitas Anies Salip Prabowo, Nasdem: Rakyat Ingin Presiden Baru yang Berbeda

Nasional
Gempa di Garut, BMKG Imbau Warga Hindari Bangunan Rumah Retak

Gempa di Garut, BMKG Imbau Warga Hindari Bangunan Rumah Retak

Nasional
Gempa Bumi di Garut, BMKG: Aktivitas Gempa Menengah, dari Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Gempa Bumi di Garut, BMKG: Aktivitas Gempa Menengah, dari Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Nasional
Jokowi Minta Guru Perhatikan 3 Hal ini Saat Mendidik Siswa

Jokowi Minta Guru Perhatikan 3 Hal ini Saat Mendidik Siswa

Nasional
Minta Kader Tunggu Keputusan Mega soal Capres-Cawapres, Hasto: Sambil Menunggu, Satukan Diri dengan Kekuatan Rakyat

Minta Kader Tunggu Keputusan Mega soal Capres-Cawapres, Hasto: Sambil Menunggu, Satukan Diri dengan Kekuatan Rakyat

Nasional
Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak Kini Capai 35.601 Unit, yang Rusak Berat Ada 7.818

Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak Kini Capai 35.601 Unit, yang Rusak Berat Ada 7.818

Nasional
PDI-P: Menggerakkan Ekonomi Rakyat Jauh Lebih Penting daripada Memanaskan Politik Nasional

PDI-P: Menggerakkan Ekonomi Rakyat Jauh Lebih Penting daripada Memanaskan Politik Nasional

Nasional
Megawati Minta Kadernya Tak Lupa Pada Rakyat saat Menjabat

Megawati Minta Kadernya Tak Lupa Pada Rakyat saat Menjabat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.