Pemerintah Datangkan 1.500 "Cartridge" TCM-TB untuk Deteksi Covid-19

Kompas.com - 04/05/2020, 17:18 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (2/5/2020). Dok. BNPBJuru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (2/5/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah mendatang 1.500 alat konversi berupa cartridge untuk digunakan pada mesin tes cepat molekuler (TCM) TBC resisten obat.

Mesin tersebut akan digunakan untuk mendeteksi virus corona ( Covid-19).

"Kita bisa mendatangkan sekitar 1.500 cartridge dari rencana kita mengadakan sebanyak 172.000 pada tahapan pertama," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto dalam konferensi persnya di Graha BNPB, Jakarta, Senin (4/5/2020).

Baca juga: Negatif Covid-19, PDP di Bima Meninggal karena Gagal Ginjal dan TBC

Yuri mengatakan, alat tersebut sudah didistribusikan ke beberapa kota di Indonesia untuk segera digunakan, di antaranya Sukabumi, Banyumas, Kediri, Lumajang, Palangkaraya, Balikpapan, Kendari, Sumbawa, Mimika, Merauke, Yapen Sorong, Ternate, Tarakan dan Nunukan.

"Sehingga diharapkan di kota-kota tersebut bisa melakukan pemeriksaan sendiri," ujar dia. 

Yuri juga menyampaikan, pemerintah memang belum bisa memberika alat periksa tersebut dalam jumlah banyak.

Namun, ia memastikan bahwa pemerintah akan terus memasifkan pemeriksaan spesimen virus corona.

"Ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan jumlah pemeriksaan yang lebih banyak, lebih masif dan kemudian nantinya akan disertai dengan pelaksanaan isolasi yang lebih ketat," ujar dia. 

Baca juga: Kemenkes: 305 Faskes Bisa Lakukan Tes Covid-19 dengan Mesin TCM

Menurut Yuri, nantinya mesin tersebut diprioritaskan untuk memeriksa pasien dalam pengawasan (PDP).

Hal tersebut dilakukan agar PDP segera diberi kepastian mengenai statusnya terkait Covid-19.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X