Sebaran 349 Kasus Baru Covid-19 di 22 Provinsi, Jatim Tertinggi

Kompas.com - 03/05/2020, 16:43 WIB
Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia. KOMPAS.COM/ShutterstockIlustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memastikan masih terjadi penularan virus corona di tengah masyarakat, sehingga kasus Covid-19 di Indonesia masih bertambah.

Hingga Minggu (3/5/2020), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat, terjadi penambahan 349 kasus baru.

"Konfirmasi kasus positif yang didapat bertambah 349 orang, sehingga menjadi 11.192 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Graha BNPB Jakarta.

Baca juga: UPDATE: Kini Ada 11.192 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 349

Penambahan kasus terbanyak terjadi di Jawa Timur yaitu sebanyak 80 kasus, sehingga total di ujung timur Pulau Jawa itu menjadi 1.117 kasus.

Meski demikian, DKI Jakarta tetap menjadi provinsi dengan jumlah kasus terbanyak yaitu 4.463 kasus setelah bertambah 67 kasus.

Namun, persebaran kasus Covid-19 periode 2-3 Mei 2020 juga terlihat muncul di luar Pulau Jawa.

Sumatera Selatan mencatat 29 kasus baru, sedangkan Bali juga memiliki jumlah penambahan cukup tinggi dengan 25 kasus.

Sulawesi Selatan tercatat memiliki penambahan 24 kasus, kemudian NTB dengan 19 kasus baru.

Baca juga: UPDATE: Tambah 211, Total Pasien Covid-19 yang Sembuh 1.876 Orang

Berikut sebaran kasus konfirmasi positif periode 3 Mei 2020:

1. Jawa Timur: 80 kasus baru

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X