Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menlu Sebut Ada Enam Vaksin Covid-19 yang Kini Sedang Diuji Klinis

Kompas.com - 29/04/2020, 16:22 WIB
Dani Prabowo,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah negara yang kini tengah memiliki kasus Covid-19, ramai-ramai mengembangkan obat dan vaksin untuk penyakit tersebut.

Kementerian Luar Negeri mencatat, setidaknya terdapat 120 vaksin yang kini sedang dikembangkan di seluruh dunia.

"Dan enam di antaranya sedang dalam proses uji klinis," kata Menlu Retno LP Marsudi saat menyampaikan keterangan, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: Vaksin Corona Belum Tersedia, Tokyo Tetap Fokus Jadwal Baru Olimpiade

Dari enam vaksin yang sedang diuji, empat di antaranya yaitu Remdesivir, Liponavir/Ritonavir, Liponavir/Ritonavir yang dikombinasikan dengan Interferon Beta 1A, dan Chloroquine.

Dalam sejumlah pertemuan internasional, Retno kerap menekankan pentingnya kemudahan akses terhadap vaksin tersebut.

Selain itu, vaksin tersebut juga harus terjangkau dari segi harga oleh negara-negara berkembang dan least develop countries (LDC).

"Karena rezim paten internasional sering tidak compatible dengan keperluan umat manusia di seluruh dunia," tegasnya.

Baca juga: Kabar Baik, Vaksin Covid-19 di China Diperkirakan Siap pada September

Oleh karena itu, ia mengatakan, Indonesia selalu aktif dalam memperkuat kerja sama multilateral guna mendorong akses berkadilan bagi negara berkembang dan LDC terhadap vaksin dan obat-obatan dengan harga terjangkau.

Selain pengembangan di luar negeri, Retno menambahkan, pengembangan vaksin juga dilakukan oleh Indonesia.

Kemenristek Dikti bahkan telah membentuk konsorsium dengan sejumlah perusahaan farmasi dan universitas untuk melakukan riset obat dan vaksin tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

JK Singgung IKN, Proyek Tiba-tiba yang Tak Ada di Janji Kampanye Jokowi

JK Singgung IKN, Proyek Tiba-tiba yang Tak Ada di Janji Kampanye Jokowi

Nasional
Soal Peluang Ahok Maju Pilkada DKI atau Sumut, Sekjen PDI-P: Belum Dibahas, tetapi Kepemimpinannya Diakui

Soal Peluang Ahok Maju Pilkada DKI atau Sumut, Sekjen PDI-P: Belum Dibahas, tetapi Kepemimpinannya Diakui

Nasional
Dukung Jokowi Gabung Parpol, Projo: Terlalu Muda untuk Pensiun ...

Dukung Jokowi Gabung Parpol, Projo: Terlalu Muda untuk Pensiun ...

Nasional
PT Telkom Sebut Dugaan Korupsi yang Diusut KPK Berawal dari Audit Internal Perusahaan

PT Telkom Sebut Dugaan Korupsi yang Diusut KPK Berawal dari Audit Internal Perusahaan

Nasional
Solusi Wapres Atasi Kuliah Mahal: Ditanggung Pemerintah, Mahasiswa dan Kampus

Solusi Wapres Atasi Kuliah Mahal: Ditanggung Pemerintah, Mahasiswa dan Kampus

Nasional
Ketua KPU Bantah Dugaan Asusila dengan Anggota PPLN

Ketua KPU Bantah Dugaan Asusila dengan Anggota PPLN

Nasional
Soal Kemungkinan Usung Anies di Pilkada DKI, Sekjen PDI-P: DPP Dengarkan Harapan Rakyat

Soal Kemungkinan Usung Anies di Pilkada DKI, Sekjen PDI-P: DPP Dengarkan Harapan Rakyat

Nasional
DPR Pastikan Hasil Pertemuan Parlemen di WWF Ke-10 Akan Disampaikan ke IPU

DPR Pastikan Hasil Pertemuan Parlemen di WWF Ke-10 Akan Disampaikan ke IPU

Nasional
Komisi II Pertimbangkan Bentuk Panja untuk Evaluasi Gaya Hidup dan Dugaan Asusila di KPU

Komisi II Pertimbangkan Bentuk Panja untuk Evaluasi Gaya Hidup dan Dugaan Asusila di KPU

Nasional
Djoko Susilo PK Lagi, Ketua KPK Singgung Kepastian Hukum

Djoko Susilo PK Lagi, Ketua KPK Singgung Kepastian Hukum

Nasional
KPK Geledah Kantor PT Telkom dan 6 Rumah, Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

KPK Geledah Kantor PT Telkom dan 6 Rumah, Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

Nasional
Pembukaan Rakernas Ke-5 PDI-P Akan Diikuti 4.858 Peserta

Pembukaan Rakernas Ke-5 PDI-P Akan Diikuti 4.858 Peserta

Nasional
KPK Gelar 'Roadshow' Keliling Jawa, Ajak Publik Tolak Politik Uang

KPK Gelar "Roadshow" Keliling Jawa, Ajak Publik Tolak Politik Uang

Nasional
Bobby ke Gerindra padahal Sempat Bilang 'Insya Allah' Gabung Golkar, Mekeng: 'Nothing Special'

Bobby ke Gerindra padahal Sempat Bilang "Insya Allah" Gabung Golkar, Mekeng: "Nothing Special"

Nasional
PPP Disebut Tak Bisa Lolos Parlemen, Mardiono: Ketua KPU Bukan Pengganti Tuhan

PPP Disebut Tak Bisa Lolos Parlemen, Mardiono: Ketua KPU Bukan Pengganti Tuhan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com