Polisi Tangani 97 Kasus Penyebaran Hoaks terkait Virus Corona

Kompas.com - 27/04/2020, 17:19 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020). KOMPAS.com/Devina HalimKepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri beserta polda di seluruh Indonesia menangani total 97 kasus penyebaran berita bohong atau hoaks terkait virus corona.

“Sampai saat ini sudah menangani sebanyak 97 kasus,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono melalui siaran langsung Tribrata TV Humas Polri, Senin (27/4/2020).

Sejumlah polda yang menangani kasus tersebut antara lain, Polda Metro Jaya menangani 12 kasus, Polda Riau menangani 9 kasus, serta Polda Jawa Barat menangani 7 kasus.

Baca juga: Hoaks, Berita Gibran Bilang Kata Bapak, Pemimpin Itu Tak Perlu Pintar...

Para tersangka, kata Argo, memiliki motif yang beragam.

“Motifnya ada yang bercanda, iseng, maupun ketidakpuasan terhadap pemerintah,” ujarnya.

Namun, ia tidak merinci berapa tersangka yang ditahan dan tidak.

Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal, yakni Pasal 45 dan Pasal 45A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar.

Baca juga: Hoaks, Undangan Pengasuh Pesantren Doa Bersama di Gedung Grahadi

Kemudian, Pasal 14 dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman 10 tahun penjara.

Ada pula yang dijerat dengan Pasal 16 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Ancaman hukumannya lima tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X