Kompas.com - 24/04/2020, 15:47 WIB
Umat Islam membaca Al Quran pada hari pertama puasa Ramadhan 1440 H, di Masjid Sultan Mahmmud Baddarudin, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (6/5/2019). Selain berpuasa, umat Islam berlomba-lomba mengerjakan amalan dan ibadah selama bulan Ramadhan, salah satunya yaitu tadarus Al Quran. AFP/ABDUL QODIRUmat Islam membaca Al Quran pada hari pertama puasa Ramadhan 1440 H, di Masjid Sultan Mahmmud Baddarudin, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (6/5/2019). Selain berpuasa, umat Islam berlomba-lomba mengerjakan amalan dan ibadah selama bulan Ramadhan, salah satunya yaitu tadarus Al Quran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Cendekiawan muslim sekaligus ulama Quraish Shihab menyebutkan bahwa selama ini masyarakat keliru dalam memahami pengertian tadarus.

Ia mengatakan, tadarus bukanlah membaca Al-Quran melainkan interaksi dua orang untuk membaca dan mempelajari Al-Quran.

"Tadarus bukan baca Al-Quran, selama ini kita keliru, lomba-lomba membaca Quran menganggap itu tadarus. Tadarus itu interaksi antara dua orang untuk membaca dan mempelajari Al-Quran," kata Quraish Shihab dalam konferensi pers di BNPB, Jumat (23/4/2020).

Baca juga: Quraish Shihab: Itikaf Selama Ramadhan Bisa Dilakukan di Rumah

Dalam pemahaman masyarakat selama ini, tadarus biasanya dilakukan selama bulan Ramadhan dengan cara mengaji bersama di masjid dan menamatkan seluruh bacaan Quran selama satu bulan.

Namun, dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, kata dia, rumah menjadi tempat yang luar biasa untuk melakukan tadarus.

"Di rumah itu kesempatan yang luar biasa untuk tadarus, mengajar anak-anak kita, saling diskusi dengan orang-orang di rumah," kata Quraish.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Itu jauh lebih baik dari baca Quran di masjid karena tadarus mengulangi bacaan Quran sampai paham kandungannya," lanjut dia.

Baca juga: Quraish Shihab: Jangan Anggap Ibadah Itu Hanya Ritual

Ia mencontohkan, para sahabat nabi melakukan tadarus dengan cara berkumpul, berdiskusi tentang satu ayat di Al-Quran.

Mereka bahkan tidak pindah ke ayat lain sebelum memahami sepenuhnya makna ayat yang dibaca dan dipelajari.

"Jadi tak harus (baca Quran sampai) tamat. Tadarus sekarang justru kesempatan yang sangat baik terhadap orang-orang yang wajib kita ajar, anak-anak, keluarga kita," kata dia.

Baca juga: Ibadah Selama Wabah, Quraish Shihab Ajak Umat Muslim Contoh Rasulullah

Sementara itu, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dinyatakan seperti ini: 

ta.da.rus
bentuk tidak baku: tedarus
n Isl pembacaan Alquran secara bersama-sama (dalam bulan puasa)

Seperti diketahui, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan agar selama pandemi Covid-19 masyarakat beribadah di rumah.

Termasuk selama bulan Ramadhan 1441 Hijriah yang baru dimulai pada Jumat (24/4/2020) ini. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas lagi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Kolaka Timur

KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Kolaka Timur

Nasional
KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

Nasional
KPK Tahan Bupati Andi Merya dan Kepala BPBD Kolaka Timur Terkait Suap

KPK Tahan Bupati Andi Merya dan Kepala BPBD Kolaka Timur Terkait Suap

Nasional
KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

Nasional
KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

Nasional
Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan

Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan

Nasional
Kejagung: Alex Noerdin Perintahkan Pencairan Dana Hibah Pembangunan Masjid Sriwijaya Tanpa Proposal

Kejagung: Alex Noerdin Perintahkan Pencairan Dana Hibah Pembangunan Masjid Sriwijaya Tanpa Proposal

Nasional
Komnas HAM Gali Kesaksian 3 Pegawai KPI Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Komnas HAM Gali Kesaksian 3 Pegawai KPI Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Nasional
2 Eks Pejabat Diten Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar Rekayasa Laporan

2 Eks Pejabat Diten Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar Rekayasa Laporan

Nasional
Rapat dengan Kemenlu, Pimpinan Komisi I Sebut Tak Ada Tambahan Anggaran pada 2022

Rapat dengan Kemenlu, Pimpinan Komisi I Sebut Tak Ada Tambahan Anggaran pada 2022

Nasional
Kasus Pembangunan Masjid Sriwijaya yang Libatkan Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Kasus Pembangunan Masjid Sriwijaya yang Libatkan Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Nasional
Ke Lampung, Panglima TNI Perintahkan Habiskan Semua Dosis Vaksin Covid-19

Ke Lampung, Panglima TNI Perintahkan Habiskan Semua Dosis Vaksin Covid-19

Nasional
Kemenkes: Varian Delta Virus Corona Mendominasi di 34 Provinsi

Kemenkes: Varian Delta Virus Corona Mendominasi di 34 Provinsi

Nasional
Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kali Ini Terkait Pembangunan Masjid

Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kali Ini Terkait Pembangunan Masjid

Nasional
WHO Ingatkan RI Belum Keluar dari Bahaya Covid-19 meski Kasus Turun

WHO Ingatkan RI Belum Keluar dari Bahaya Covid-19 meski Kasus Turun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.