Kompas.com - 24/04/2020, 12:18 WIB
Peneliti sekaligus aktivis demokrasi Ravio Patra. Facebook Ravio PatraPeneliti sekaligus aktivis demokrasi Ravio Patra.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi sudah memulangkan seorang warga negara Belanda berinisial RS yang ditangkap bersama aktivis Ravio Patra.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono menuturkan, RS berstatus sebagai saksi.

“Warga negara Belanda sudah dipulangkan. Iya, sebagai saksi,” kata Argo kepada Kompas.com, Jumat (24/4/2020).

RS dan Ravio ditangkap pada Rabu (22/4/2020) malam di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Kendati demikian, ia tidak merinci lebih jauh mengenai kaitan antara keduanya.

Baca juga: Dipulangkan Polisi, Aktivis Ravio Patra Berstatus Saksi

Baca juga: Penangkapan Aktivis Ravio Patra, dari Dugaan Akun Diretas hingga Tanggapan Istana

Sementara itu, polisi juga sudah memulangkan Ravio.

“(Dipulangkan) karena kan masih saksi,” tutur dia.

Diketahui, polisi sebelumnya menangkap Ravio atas kasus dugaan penyebaran berita onar yang menghasut pada tindak kekerasan dan kebencian.

Penangkapan Ravio berawal dari laporan seseorang berinisial DR.

Pelapor mengaku, menerima pesan singkat melalui Whatsapp yang berisi ajakan untuk melakukan penjarahan pada April 2020.

Baca juga: Penangkapan Ravio Patra Dinilai Jadi Preseden Buruk Penegakan Hukum

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X