Kompas.com - 23/04/2020, 11:54 WIB
Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Kepala LAN Adi Suryanto memantau kondisi dan kinerja pegawainya melalui video conference. Dok. Humas Lembaga Administrasi NegaraKepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Kepala LAN Adi Suryanto memantau kondisi dan kinerja pegawainya melalui video conference.

KOMPAS.com - Pimpinan Lembaga Administrasi Negara (LAN) terus memantau kondisi dan kinerja pegawainya selama pandemi Covid-19 melalui program “Kepala LAN Menyapa Pegawai”.

Pada kegiatan ini Kepala LAN Adi Suryanto juga didampingi oleh Jajaran Pimpinan Tinggi Madya yang secara bergiliran menyapa pegawai melalui fasilitas video conference.

Melalui video conference tersebut, setiap pegawai dari seluruh unit kerja berkesempatan untuk berinteraksi secara langsung, berdialog, dan berbagi pengalaman selama bekerja dari rumah.

Pada kesempatan tersebut, Adi Suryanto menyatakan pihaknya juga melakukan terobosan dalam memantau lokasi dan kesehatan pegawainya.

Baca juga: Pandemi Covid-19, LAN Gunakan Metode Distance Learning untuk Tingkatkan Profesionalitas Birokrasi

Kegiatan ini dilakukan melalui aplikasi presensi berbasis geographic information system (GIS) yang integrasikan dalam mobile intranet LAN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melalui aplikasi ini, Kepala LAN dapat melihat lokasi keberadaan pegawai secara real time dan real location.

“Dengan adanya aplikasi ini dapat mempermudah saya untuk memantau kondisi kesehatan, lokasi, dan kinerja harian setiap pegawai,” kata Adi Suryanti seperti dalam keterangan tertulisnya. 

Selanjutnya, Adi juga mengapresiasi kinerja para pegawai yang menjalankan tugas dengan optimal dan lebih cepat meskipun harus bekerja dari rumah.

“Alhamdulilah semua bisa berkinerja seperti biasanya meskipun dari rumah, dan yang terpenting semua dalam keadaan sehat,” ujar Kepala LAN.

Mengubah metode pelatihan

Terkait fungsi LAN sebagai instansi pembina pelatihan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyelenggara pendidikan tinggi, Adi Suryanto menyampaikan pihaknya telah melakukan adjustment kebijakan untuk mengatasi situasi saat ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Menurun, Kecuali di Jateng, DIY, dan Bali

Satgas: Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Menurun, Kecuali di Jateng, DIY, dan Bali

Nasional
 Proses Hukum Dua Oknum TNI AU Pelaku Kekerasan di Papua Diminta Transparan

Proses Hukum Dua Oknum TNI AU Pelaku Kekerasan di Papua Diminta Transparan

Nasional
Anggota DPR dari PPP Tak Akan Ambil Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel

Anggota DPR dari PPP Tak Akan Ambil Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel

Nasional
Kemenkes: 3 Pasien yang Terinfeksi Corona Varian Delta Plus Sudah Sembuh

Kemenkes: 3 Pasien yang Terinfeksi Corona Varian Delta Plus Sudah Sembuh

Nasional
Komnas HAM Papua Bakal Kawal Tuntas Kasus Kekerasan 2 Prajurit TNI AU di Merauke

Komnas HAM Papua Bakal Kawal Tuntas Kasus Kekerasan 2 Prajurit TNI AU di Merauke

Nasional
Kemenkes: Ada 3 Kasus Covid-19 akibat Varian Delta Plus

Kemenkes: Ada 3 Kasus Covid-19 akibat Varian Delta Plus

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Disebut Membantu Perbaiki Kondisi Pandemi Saat ini

Vaksinasi Covid-19 Disebut Membantu Perbaiki Kondisi Pandemi Saat ini

Nasional
Kemenkes: Ada Tren Penurunan Mobilitas Hampir di Semua Wilayah Sejak PPKM Darurat

Kemenkes: Ada Tren Penurunan Mobilitas Hampir di Semua Wilayah Sejak PPKM Darurat

Nasional
Bantuan Sembako di Pekalongan Tak Sesuai, Risma: KPM Harusnya Dapat Rp 200.000

Bantuan Sembako di Pekalongan Tak Sesuai, Risma: KPM Harusnya Dapat Rp 200.000

Nasional
Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis Bisa Lindungi Pasien dari Risiko Kematian hingga 73 Persen

Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis Bisa Lindungi Pasien dari Risiko Kematian hingga 73 Persen

Nasional
Kemenkes Sebut Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksin Sekali 90 Persen Sembuh, Dosis Lengkap 100 Persen

Kemenkes Sebut Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksin Sekali 90 Persen Sembuh, Dosis Lengkap 100 Persen

Nasional
Anggota DPR Bakal Dapat Fasilitas Isoman di Hotel, Fraksi PKS: Tak Perlu, Cukup Fungsikan Fasilitas yang Dimiliki

Anggota DPR Bakal Dapat Fasilitas Isoman di Hotel, Fraksi PKS: Tak Perlu, Cukup Fungsikan Fasilitas yang Dimiliki

Nasional
KJRI Jeddah Imbau Umat Muslim Indonesia Tunda Rencana Umrah

KJRI Jeddah Imbau Umat Muslim Indonesia Tunda Rencana Umrah

Nasional
Satgas Covid-19: Jangan Khawatir Kehabisan Stok Vaksin

Satgas Covid-19: Jangan Khawatir Kehabisan Stok Vaksin

Nasional
Dinkes Sumsel: BOR di RS Rujukan Covid-19 Capai 80 Persen, ICU Sudah Penuh

Dinkes Sumsel: BOR di RS Rujukan Covid-19 Capai 80 Persen, ICU Sudah Penuh

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X