UPDATE 22 April: 7.418 Kasus Covid-19 dan Imbauan Ibadah di Rumah Selama Ramadhan

Kompas.com - 23/04/2020, 08:50 WIB
Petugas mengambil sampel swab spesimen saat swab test secara drive thru di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (LABKESDA) Kota Tangerang, Banten, Selasa (14/4/2020). Berdasarkan data pemerintah hingga Selasa (14/4/2020) kasus COVID-19 di Banten mencapai 285 kasus positif COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/hp. ANTARA FOTO/FAUZANPetugas mengambil sampel swab spesimen saat swab test secara drive thru di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (LABKESDA) Kota Tangerang, Banten, Selasa (14/4/2020). Berdasarkan data pemerintah hingga Selasa (14/4/2020) kasus COVID-19 di Banten mencapai 285 kasus positif COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak diumumkan pertama kali pada 2 Maret 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air semakin bertambah.

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun hingga Rabu (22/4/2020) sore, pemerintah menyatakan total ada 7.418 kasus positif Covid-19 di Indonesia, dengan penambahan 283 pasien dalam 24 jam terakhir.

"Kasus positif hingga hari ini adalah 7.418 orang. Ini adalah positif terkonfirmasi dengan pemeriksaan real time PCR," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, di Graha BNPB, Rabu, (22/4/2020).

Yuri mengatakan, ada penambahan 71 pasien sembuh dari Covid-19, sehingga total pasien sembuh dalam 24 jam terakhir mencapai 913 orang.

Selain itu, terdapat penambahan 18 pasien Covid-19 yang meninggal dunia sejak 24 jam terakhir.

Baca juga: UPDATE: Kasus Covid-19 di Indonesia Kini 7.418, Bertambah 283 Orang

Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang meninggal dunia hingga saat ini ada 635 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam periode yang sama, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19 bertambah dari data sebelumnya.

Yuri mengatakan, jumlah ODP di Indonesia berjumlah 193.571orang. Sementara itu, jumlah PDP sebanyak 17.754 orang.

Angka ini bertambah sebanyak 991 orang dari data sebelumnya.

Kasus baru masih bertambah

Berdasarkan data yang dipaparkan Yuri, jumlah kasus baru positif Covid-19 tersebar di 19 provinsi.

DKI Jakarta masih mendominasi penambahan kasus terbanyak yaitu 119 kasus baru.

Menyusul, Jawa Timur yang bertambah secara signifikan dengan 35 kasus baru dan Jawa Tengah dengan 30 kasus baru.

Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Tengah dengan penambahan 15 kasus baru, dan Sulawesi Selatan sebanyak 13 kasus baru.

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Istri ASN Kemenag Kota Madiun Dipulangkan

Kemudian, Kalimantan Selatan dan Sumatera Utara terdapat sembilan kasus baru. Setelahnya disusul Maluku sebanyak delapan kasus baru.

Sementara itu, penularan Covid-19 hingga saat ini masih terjadi di 34 provinsi.

Jumlah kabupaten/kota terdampak penularan Covid-19 bertambah menjadi 263 kabupaten/kota.

Pemeriksaan spesimen

Yuri juga menjelaskan, hingga Rabu (22/4/2020), hanya 38 laboratorium yang melakukan pemeriksaan spesimen Covid-19.

Sebelumnya, laboratorium pemeriksaan spesimen hanya 37.

Adapun puluhan laboratorium lainnya berhenti beroperasi karena stok reagen untuk tes polymerase chain reaction (PCR) Covid-19 kosong.

"Laboratorium yang saat ini bisa menjalankan pemeriksaan utuh adalah 38. Beberapa laboratorium akan segera ditambahkan begitu reagen yang kita datangkan dari negara lain sudah bisa kita terima hari ini," kata Yuri.

Baca juga: Hingga 22 April, Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 55.732

Yuri mengatakan, dengan 38 laboratorium yang dimiliki, pihaknya telah melakukan pemeriksaan 55.732 spesimen Covid-19.

Total kasus Covid-19 yang diperiksa berjumlah 46.767 orang.

"Spesimen yang kita periksa mencapai 55.000 lebih. Jumlah kasus yang diperiksa mencapai 47.000 lebih," ujarnya.

Ibadah di rumah selama bulan Ramadhan

Lebih lanjut, Yuri mengimbau masyarakat tetap disiplin dalam melakukan langkah-langkah pencegahan penularan Covid-19.

Yuri meminta, masyarakat tetap beribadah di rumah selama bulan Ramadhan.

"Inilah saatnya kita menjalankan ibadah Ramadhan bersama keluarga," ucapnya.

Yuri mengatakan, masyarakat yang terpaksa harus keluar rumah untuk selalu menggunakan masker dan membatasi waktu ketika berada di luar rumah.

Baca juga: Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Beribadah di Rumah Selama Bulan Ramadhan

Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari berpergian dengan transportasi umum yang penuh dengan penumpang.

"Jika terpaksa harus membeli makanan di luar rumah, beli dan makan lah di rumah usahankan menggunakan jasa pengantaran," tuturnya.

Kemudian, Yuri meminta masyarakat melindungi kelompok-kelompok yang rentan terinfeksi Covid-19 seperti kelompok usia lanjut dan memiliki penyakit kronis.

"Misalnya tekanan darah tinggi, kencing manis dan asma, kanker, TBC dan lainnya, karena mereka ini yang rentan dan dapat berakibat fatal mana kala terinfeksi Covid-19," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPOM: Vaksin Merah Putih Bakal Diuji Klinis sebagai Booster

BPOM: Vaksin Merah Putih Bakal Diuji Klinis sebagai Booster

Nasional
Tahan Tangis, Mensos Risma: Jangan Pandang Rendah Penyandang Disabilitas

Tahan Tangis, Mensos Risma: Jangan Pandang Rendah Penyandang Disabilitas

Nasional
Ketua DPR: Indonesia Harus Ajak Negara Maju Atasi Perubahan Iklim

Ketua DPR: Indonesia Harus Ajak Negara Maju Atasi Perubahan Iklim

Nasional
Di Bali, Jokowi Bermain Bulu Tangkis Lawan Hendra Setiawan

Di Bali, Jokowi Bermain Bulu Tangkis Lawan Hendra Setiawan

Nasional
Satgas Sebut BOR RS Rujukan dan Kasus Aktif Covid-19 Meningkat

Satgas Sebut BOR RS Rujukan dan Kasus Aktif Covid-19 Meningkat

Nasional
Saksikan BWF World Tour Finals, Jokowi Sempatkan Sapa Atlet Bulu Tangkis RI

Saksikan BWF World Tour Finals, Jokowi Sempatkan Sapa Atlet Bulu Tangkis RI

Nasional
Ukur Capaian Reformasi Birokrasi, LAN Gelar Seminar Indeks Kualitas Kebijakan

Ukur Capaian Reformasi Birokrasi, LAN Gelar Seminar Indeks Kualitas Kebijakan

Nasional
'Seharusnya Ibu Menteri Sosialisasikan Bahasa Isyarat, Bukan Paksa Tuli Bicara'

"Seharusnya Ibu Menteri Sosialisasikan Bahasa Isyarat, Bukan Paksa Tuli Bicara"

Nasional
Satgas: Dasar Hukum Karantina 10 Hari untuk Pelaku Perjalanan Internasional Segera Diumumkan

Satgas: Dasar Hukum Karantina 10 Hari untuk Pelaku Perjalanan Internasional Segera Diumumkan

Nasional
Percepat Vaksinasi, Kemenkes Minta Kabupaten dan Kota Gunakan Jenis Vaksin yang Tersedia

Percepat Vaksinasi, Kemenkes Minta Kabupaten dan Kota Gunakan Jenis Vaksin yang Tersedia

Nasional
Dubes RI untuk Uni Eropa: Abai Prokes dan Tolak Vaksinasi Jadi Faktor Merebaknya Covid-19 di Eropa

Dubes RI untuk Uni Eropa: Abai Prokes dan Tolak Vaksinasi Jadi Faktor Merebaknya Covid-19 di Eropa

Nasional
Pencoblosan Pemilu Direncanakan 21 Februari 2024, PKB: Yang Penting Jangan di Tengah Idul Fitri

Pencoblosan Pemilu Direncanakan 21 Februari 2024, PKB: Yang Penting Jangan di Tengah Idul Fitri

Nasional
Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Nasional
Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.