Kompas.com - 22/04/2020, 15:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyatakan bahwa masih ada penularan virus corona yang menyebabkan pasien Covid-19 di Indonesia bertambah.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Rabu (22/4/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan 283 pasien Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Bertambahnya jumlah pasien menyebabkan total ada 7.418 kasus Covid-19 di Tanah Air, sejak kasus ini diumumkan per 2 Maret 2020.

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Rabu sore.

"Kasus positif hingga hari ini adalah 7.418 orang. Ini adalah positif terkonfirmasi dengan pemeriksaan real time PCR," ujar Yurianto.

Baca juga: Kemenlu: Bertambah Satu, Total 9 WNI Positif Covid-19 Meninggal di Amerika Serikat

Data yang sama juga memperlihatkan bahwa ada penambahan 71 pasien yang dinyatakan sembuh setelah dinyatakan negatif virus corona berdasarkan dua kali pemeriksaan.

Penambahan itu menyebabkan total pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh ada 913 orang.

Namun, kabar duka masih disampaikan pemerintah dengan adanya penambahan pasien meninggal setelah dinyatakan positif virus corona.

Data memperlihatkan ada penambahan 19 pasien Covid-19 yang meninggal dalam 24 jam terakhir.

Total pasien Covid-19 yang meninggal hingga saat ini ada 635 orang.

Baca juga: Operasi Ketupat Covid-19 Digelar 38 Hari untuk Batasi Warga Mudik

Hingga saat ini, pemerintah telah melakukan pemeriksaan terhadap 55.732 spesimen.

Jumlah spesimen itu didapatkan dari pemeriksaan 47.361 orang. Artinya, satu orang bisa diperiksa lebih dari satu spesimen.

Dari hasil pemeriksaan, ada 7.418 yang hasilnya positif dan 39.943 yang hasilnya negatif.

Adapun, jumlah orang dalam pemeriksaan (ODP) sejauh ini diketahui ada 193.571 orang. Kemudian, tercatat ada 17.754 pasien dalam pengawasan (PDP).

Kasus baru dari 19 provinsi

Berdasarkan data, dalam sehari ini terdapat penambahan 283 kasus baru dari 19 provinsi di Tanah Air.

Penambahan terbesar masih dicatat DKI Jakarta. Ada 119 kasus baru di Ibu Kota. Ini menjadikan jumlah total kasusnya mencapai 3.383 pasien sejak 2 Maret 2020.

Selain itu, kasus baru secara signifikan juga bertambah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Ada 35 kasus baru di Jawa Timur dan 30 kasus baru di Jawa Tengah.

Berikut penyebaran kasus baru Covid-19 pada 21-22 April 2020:

1. DKI Jakarta: 119 kasus baru

2. Jawa Timur: 35 kasus baru

3. Jawa Tengah: 30 kasus baru

4. NTB: 15 kasus baru

5. Kalimantan Tengah: 15 kasus baru

6. Sulawesi Selatan: 13 kasus baru

7. Kalimantan Selatan: 9 kasus baru

8. Sumatera Utara: 9 kasus baru

9. Maluku Utara: 8 kasus baru

10. Jawa Barat: 6 kasus baru

11. Sumatera Barat: 5 kasus baru

12. Papua: 5 kasus baru

13. Kalimantan Barat: 4 kasus baru

14. DIY: 3 kasus baru

15. Bali: 2 kasus baru

16. Sulawesi Tengah: 2 kasus baru

17. Kalimantan Timur: 1 kasus baru

18. Papua Barat: 1 kasus baru

19. Sulawesi Barat: 1 kasus baru

Total: 283 kasus baru

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu: Gugatan Sengketa Partai Republiku, PKP, Prima, dan Parsindo Tak Bisa Diterima

Bawaslu: Gugatan Sengketa Partai Republiku, PKP, Prima, dan Parsindo Tak Bisa Diterima

Nasional
Arahan Jokowi ke Relawan Soal Pilih Presiden: Dari yang Senang Blusukan hingga Rambut Penuh Uban

Arahan Jokowi ke Relawan Soal Pilih Presiden: Dari yang Senang Blusukan hingga Rambut Penuh Uban

Nasional
Jokowi Lempar Jaket G20, Relawan Heboh Berebutan

Jokowi Lempar Jaket G20, Relawan Heboh Berebutan

Nasional
BNPB: Korban Hilang Gempa Cianjur Terisa 14 Orang

BNPB: Korban Hilang Gempa Cianjur Terisa 14 Orang

Nasional
Korban Gempa Cianjur Masih Bertambah: 318 Meninggal, 7.729 Luka-Luka

Korban Gempa Cianjur Masih Bertambah: 318 Meninggal, 7.729 Luka-Luka

Nasional
Cerita Jokowi yang Tak Minder Saat Bersalaman dengan Para Pemimpin G20

Cerita Jokowi yang Tak Minder Saat Bersalaman dengan Para Pemimpin G20

Nasional
BERITA FOTO: Relawan Jokowi Deklarasikan ''2024 Manut Jokowi''

BERITA FOTO: Relawan Jokowi Deklarasikan ''2024 Manut Jokowi''

Nasional
Lima Hari Pasca-gempa Cianjur, 73.525 Jiwa Masih Mengungsi

Lima Hari Pasca-gempa Cianjur, 73.525 Jiwa Masih Mengungsi

Nasional
Respons Pengacara Ferdy Sambo soal Isu Belanja Bulanan Kliennya Capai Rp 600 Juta

Respons Pengacara Ferdy Sambo soal Isu Belanja Bulanan Kliennya Capai Rp 600 Juta

Nasional
BERITA FOTO: Jokowi Temu Kangen Ribuan Relawan Se-Indonesia di GBK

BERITA FOTO: Jokowi Temu Kangen Ribuan Relawan Se-Indonesia di GBK

Nasional
Jokowi Ungkap Prinsip Paling Penting yang Harus Dimiliki Presiden Selanjutnya, Apa Itu?

Jokowi Ungkap Prinsip Paling Penting yang Harus Dimiliki Presiden Selanjutnya, Apa Itu?

Nasional
Di GBK, Relawan Jokowi Deklarasikan '2024 Manut Jokowi'

Di GBK, Relawan Jokowi Deklarasikan "2024 Manut Jokowi"

Nasional
Buntut Tambang Ilegal, Jatam Dorong Kapolri Konsistensi Bersih-Bersih Kepolisian

Buntut Tambang Ilegal, Jatam Dorong Kapolri Konsistensi Bersih-Bersih Kepolisian

Nasional
Buntut Isu Tambang Ilegal di Kaltim, Bareskrim Akan Layangkan Panggilan Kedua ke Ismail Bolong

Buntut Isu Tambang Ilegal di Kaltim, Bareskrim Akan Layangkan Panggilan Kedua ke Ismail Bolong

Nasional
Jatam Ungkap Peran Polisi dalam Kasus Tambang Ilegal, Mulai dari Beking hingga Jadi Pemodal

Jatam Ungkap Peran Polisi dalam Kasus Tambang Ilegal, Mulai dari Beking hingga Jadi Pemodal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.