Pemerintah Larang Mudik, Jasa Marga Tegaskan Jalan Tol Tetap Dibuka

Kompas.com - 22/04/2020, 11:35 WIB
Puncak arus mudik lebaran 2019 di GT Kalikangkung terjadi pada H-4 (1 Juni 2019) dengan total lalulintas sebesar 52.533 kendaraan, Dok. Jasa MargaPuncak arus mudik lebaran 2019 di GT Kalikangkung terjadi pada H-4 (1 Juni 2019) dengan total lalulintas sebesar 52.533 kendaraan,

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Divisi Regional Jabodetabek-Jabar  Jasa Marga Reza Febriano memastikan tidak ada penutupan jalan tol meski pemerintah telah melarang mudik Lebaran.

Menurutnya, hal ini sesuai dengan arahan pemerintah untuk tidak menutup jalan tol.

"Bahwa arahan pemerintah tak ada penutupan jalan tol. Yang ada adalah pembatasan," ujar Reza dalam diskusi yang digelar secara daring oleh YLKI pada Rabu (22/4/2020).

Dia melanjutkan Jasa Marga saat ini sedang menanti regulasi resmi dari pemerintah terkait ketika itu.

Baca juga: Dilarang Mudik, Kendaraan Ini Masih Boleh Melintasi Tol

Reza menuturkan, regulasi rencananya segera diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, terkait persiapan teknis pelaksanaan operasional jalan tol pasca-kebijakan itu, Jasa Marga akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak.

"Kami siap melakukan kebijakan pemerintah. Secara teknis kami berkoordinasi dengan Kemenhub, Korlantas Polri juga Polda Metro Jaya, " tambah Reza.

Sebelumnya, Pemerintah akan melarang mudik untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Mudik Dilarang, PO Bus di Terminal Kampung Rambutan Terpaksa Rumahkan Karyawannya

Hal itu ditegaskan Jokowi dalam rapat terbatas lewat video conference, Selasa (21/4/2020).

"Pada rapat hari ini, saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang," kata Presiden Jokowi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X