Kompas.com - 21/04/2020, 12:26 WIB
Petugas bersiap memindahkan pasien memasuki Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (24/3/2020). Berdasarkan data yang dirilis pemerintah, hingga Selasa (24/3) pagi sebanyak 102 pasien ditangani di rumah sakit darurat itu, 71 orang diantaranya langsung dirawat. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
 ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAPetugas bersiap memindahkan pasien memasuki Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (24/3/2020). Berdasarkan data yang dirilis pemerintah, hingga Selasa (24/3) pagi sebanyak 102 pasien ditangani di rumah sakit darurat itu, 71 orang diantaranya langsung dirawat. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelni (Persero) mengonfirmasi sebanyak dua dari 86 kru kapal KM Bukit Raya telah dirujuk ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Jakarta, guna mendapat penanganan lebih lanjut.

Keduanya dirujuk setelah pengecekan kesehatan dan rapid test atau tes cepat Covid-19 menunjukan hasil tes yang reaktif.

Sedangkan, 84 kru lainnya dinyatakan negatif dalam pengecekan kesehatan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (20/4/2020).

Baca juga: TNI Kerahkan Psikolog Militer untuk Pulihkan Mental Pasien Covid-19 di Wisma Atlet

"Kini keduanya telah dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 untuk penanganan medis lebih lanjut," ujar Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Yahya Kuncoro dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2020).

Sebagai tindak lanjut atas pemeriksaan kesehatan, dua kru kapal tersebut juga telah melakukan pemeriksaan swab.

Yahya mengatakan, manajemen akan terus memantau perkembangan kesehatan kru KM Bukit Raya, terutama dua kru yang telah dirujuk ke rumah sakit dan akan menunggu hasil pemeriksaan swab keduanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KM Bukit Raya direncanakan akan melakukan karantina dan portstay di Pelabuhan Tanjung Priok selama kapal menunggu di pelabuhan.

Sesuai dengan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, sebanyak 84 orang kru KM Bukit Raya akan menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan yang ketat serta tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Selama pelaksanaan isolasi mandiri, Manajemen akan mengawasi pola aktifitas dan pola istirahat seluruh kru kapal. Kami juga akan menyediakan multivitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh ditengah situasi Covid-19," kata Yahya.

Pihaknya juga mengonfirmasi meninggalnya satu orang ABK KM Bukit Raya yang dirawat di salah satu rumah sakit di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Baca juga: 1 Kru Positif Corona, KM Bukit Raya Batal Berlayar dan Semua ABK Isolasi Mandiri

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.