Kompas.com - 20/04/2020, 16:34 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Senin (20/4/2020) DOKUMENTASI BNPBJuru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Senin (20/4/2020)
Penulis Devina Halim
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menuturkan, terdapat 181.770 orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona (Covid-19) berdasarkan data hingga Senin (20/4/2020).

Sementara itu, menurut data pemerintah, total pasien dalam pengawasan (PDP) sekitar 16.000 orang.

“Teridentifikasi ODP sebanyak 181.770 orang. PDP sebanyak 16.343 orang," kata Yuri melalui siaran langsung di akun YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin.

"Jumlah ini akan segera kita lakukan pemeriksaan dengan menggunakan real time PCR," ujar Yurianto.

Baca juga: UPDATE: Tambah 185, Hingga Kini Ada 6.760 Kasus Covid-19 di Indonesia

Yuri menuturkan, terdapat 36 laboratorium yang dapat melakukan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Menurut dia, pemerintah sudah memeriksa sebanyak 49.767 spesimen yang berasal dari 43.749 orang.

Artinya, satu orang bisa diperiksa lebih dari satu kali.

Dari total spesimen yang telah diperiksa, terdapat 6.760 pasien positif Covid-19. Kemudian, sebanyak 36.989 orang yang dinyatakan negatif Covid-19.

Di antara kasus positif Covid-19, sebanyak 747 pasien telah dinyatakan sembuh dan 590 pasien meninggal dunia.

"Kriteria sembuh ini berdasarkan satu, kondisi klinis yang sudah membaik dan tidak membutuhkan layanan rumah sakit lagi. Kemudian yang kedua, secara serial berturut-turut, dua kali pemeriksaan PCR-nya negatif,” tuturnya.

Baca juga: UPDATE: Tambah 61, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 747 Orang hingga 20 April



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X