KILAS

Tagana Dukung Kemensos Salurkan Bansos, Mensos: Apa yang Kita Kerjakan untuk Kemanusiaan

Kompas.com - 19/04/2020, 20:42 WIB
Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyerahkan cinderamata kepada perwakilan Taruna Siaga Bencana (Tagana), di halaman Gedung Konvensi di Gedung Konvensi Kompleks Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta (19/04/2020). DOK. Humas Kemensos RIMenteri Sosial Juliari P. Batubara menyerahkan cinderamata kepada perwakilan Taruna Siaga Bencana (Tagana), di halaman Gedung Konvensi di Gedung Konvensi Kompleks Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta (19/04/2020).

KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara mengapresiasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan seluruh unsur yang mendukung distribusi bantuan sosial (Bansos) sembako dan makanan siap saji untuk warga tedampak Covid-19 di DKI Jakarta.

“Ijinkan saya mewakili jajaran pimpinan Kementerian Sosial ( Kemensos) menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk teman-teman semua. Khususnya Tagana dan semua pihak, relawan pilar-pilar sosial yang telah bekerja tanpa kenal waktu, lelah dan risiko,” kata Mensos.

“Saya juga sering menyampaikan bahwa apa yang kita kerjakan itu untuk membangun kemanusiaan,” tambah Mensos, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Mensos Juliari mengatakan itu saat kunjungannya ke Posko Bantuan Sembako dan Makanan Siap Saji di Gedung Konvensi Kompleks Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Minggu (19/04/2020).

Mensos menyatakan, selama 12 hari sejak 7 April, di Posko Bantuan Sembako dan Makanan Siap Saji di Gedung Konvensi TMPNU Kalibata ada pilar-pilar sosial telah melakukan pekerjaan kemanusiaan yang tidak dapat dinilai dengan uang.

Baca juga: Mensos Minta Bantuan BUMN untuk Distribusikan Bansos

“Kelihatannya kita hanya kumpul-kumpul dan memasak. Namun yang kalian lakukan di sini sangat bermakna bagi banyak masyarakat. Saya kira inilah esensi dari pahlawan kemanusiaan,” kata Mensos kepada petugas dapur umum.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kemensos mengaktivasi dapur umum di Gedung Konvensi untuk mendukung penyaluran Bansos Sembako dan Makanan Siap Saji bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Mereka adalah orang dalam pengawasan (ODP), pasien dalam pemeriksaan (PDP), pekerja informal dan sebagainya.

Posko akan dievaluasi

Dalam kesempatan sama, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Limjamsos) Pepen Nazaruddin menyatakan, Posko Bantuan Sembako dan Makanan Siap Saji ini dibuka sebagai bantalan sebelum Bantuan Presiden disalurkan, awal pekan depan.

“Kami akan evaluasi baik dari sisi SDM, mekanisme penyaluran bansosnya, dan juga menyusun laporan, termasuk laporan keuangan yang harus dipertanggungjawabkan selama operasionalisasi Posko Bantuan Sembako dan Makanan Siap Saji,” kata Pepen.

Menurut Dirjen Limjamsos, sampai dengan Minggu (19/04/2020), total sudah 235.000 paket Bansos Sembako dan Makanan Siap Saji disalurkan dari dapur umum ini.

Berbagai pihak telah menerima manfaat dari distribusi Bansos Sembako dan Makanan Siap Saji. Mereka adalah komunitas anak jalanan, pengemudi ojek dan taksi daring, organisasi keagamaan, kelompok sosial, di zona-zona merah penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta.

Usai sukses mendistribusikan bantuan di DKI Jakarta, Kemensos pun kini bersiap menyalurkan Bantuan Presiden untuk 1,9 juta keluarga di DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahanan KPK Bukan Prioritas, Pimpinan DPR Minta Kemenkes Mengevaluasi

Tahanan KPK Bukan Prioritas, Pimpinan DPR Minta Kemenkes Mengevaluasi

Nasional
Biaya Vaksinasi Gotong Royong untuk Buruh dan Karyawan Swasta Ditanggung Perusahaan

Biaya Vaksinasi Gotong Royong untuk Buruh dan Karyawan Swasta Ditanggung Perusahaan

Nasional
Vaksinasi Gotong Royong Tak Pakai Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer

Vaksinasi Gotong Royong Tak Pakai Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong untuk Percepat Kekebalan Komunitas

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong untuk Percepat Kekebalan Komunitas

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong Gratis untuk Karyawan dan Keluarga

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong Gratis untuk Karyawan dan Keluarga

Nasional
UPDATE 26 Februari: Sebaran 8.232 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Jabar Tertinggi

UPDATE 26 Februari: Sebaran 8.232 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Jabar Tertinggi

Nasional
Jokowi Sebut Transformasi Digital Pintu Masuk UMKM ke 'Marketplace'

Jokowi Sebut Transformasi Digital Pintu Masuk UMKM ke "Marketplace"

Nasional
UPDATE: 1.583.581 Nakes Sudah Divaksinasi, 865.870 di Antaranya Telah Disuntik Dosis Kedua

UPDATE: 1.583.581 Nakes Sudah Divaksinasi, 865.870 di Antaranya Telah Disuntik Dosis Kedua

Nasional
Sekjen DPR Sebut Vaksinasi di DPR Berlakukan Protokol Ketat, Bukan Tertutup

Sekjen DPR Sebut Vaksinasi di DPR Berlakukan Protokol Ketat, Bukan Tertutup

Nasional
UPDATE 26 Februari: Ada 75.822 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 26 Februari: Ada 75.822 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Bonus Demografi Berpeluang Tingkatkan Perekonomian Nasional, Asal ...

Bonus Demografi Berpeluang Tingkatkan Perekonomian Nasional, Asal ...

BrandzView
Satgas Sebut 80.000 Duta Perubahan Perilaku Akan Bantu PPKM Mikro

Satgas Sebut 80.000 Duta Perubahan Perilaku Akan Bantu PPKM Mikro

Nasional
UPDATE 26 Februari: 63.827 Spesimen Diperiksa dalam Sehari Terkait Covid-19

UPDATE 26 Februari: 63.827 Spesimen Diperiksa dalam Sehari Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 26 Februari: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Tercatat 158.408

UPDATE 26 Februari: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Tercatat 158.408

Nasional
UPDATE 26 Februari: Tambah 7.261, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.128.672

UPDATE 26 Februari: Tambah 7.261, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.128.672

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X