BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Sido Muncul

Dampak Covid-19 Meluas, Sido Muncul Turun Tangan Berikan 6.000 Paket Sembako

Kompas.com - 18/04/2020, 18:01 WIB
Sido Muncul membagikan ratusan paket makanan siap santap untuk para pengemudi ojek online dan warga yang melintas di Jalan Cipete Raya setiap hari selama pandemi Covid-19 Dok. Sido MunculSido Muncul membagikan ratusan paket makanan siap santap untuk para pengemudi ojek online dan warga yang melintas di Jalan Cipete Raya setiap hari selama pandemi Covid-19
|

KOMPAS.com - Sekitar jam makan siang, sejumlah pengemudi ojek online dan warga yang melintas tampak menepi di Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan.

Beberapa orang tampak membagikan makanan siap santap untuk ratusan warga yang melintas di kawasan tersebut. Sebagian pengemudi lantas mencari tempat duduk dan menyantap makanan itu.

Setiap hari selama pandemi Covid-19, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk memang rutin membagikan makanan bagi pengemudi ojek online dan warga di Jalan Cipete Raya. Tak kurang dari 400 paket makanan dibagikan setiap siang.

Aksi berbagi makanan juga dilakukan di kawasan pemukiman pemulung yang berada di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Sekitar 200 paket makanan siap santap diantar dan dibagikan karyawan Sido Muncul untuk warga yang terdampak pandemi virus corona.

Selain berbagi makanan siap santap, Sido Muncul juga memproduksi paket bahan pokok yang dibagikan kepada masyarakat di wilayah lain yang terdampak wabah Covid-19.

Sido Muncul memberi 6.000 paket sembako kepada Yayasan Media Group yang akan disalurkan lagi kepada Jaringan Gusdurian dan Rumah Harapan, Jumat (17/4/2020)Dok. Sido Muncul Sido Muncul memberi 6.000 paket sembako kepada Yayasan Media Group yang akan disalurkan lagi kepada Jaringan Gusdurian dan Rumah Harapan, Jumat (17/4/2020)
Seperti bantuan berupa 6.000 paket sembako dan produk Sido Muncul yang disalurkan melalui Yayasan Media Group di Kantor Sido Muncul, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2020).

“Hari ini kami menyerahkan bantuan dengan total nilai Rp 1 miliar, berupa 6.000 paket sembako kepada warga warga terdampak Covid-19 melalui Yayasan Media Group,” kata Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat.

Irwan menjelaskan, bantuan berupa beras, minyak goreng, mie instan, kecap, serta produk Sido Muncul yakni Tolak Angin Cair dan Vit C 1.000.

Adapun, 4.000 paket sembako tersebut diserahkan kepada Jaringan Gusdurian dan 2.000 paket diserahkan kepada Rumah Harapan.

Baca juga: Masyarakat Miskin Terdampak Physical Distancing, Perusahaan Ini Siapkan Rp 15 Miliar

Sido Muncul, dia melanjutkan, akan memantu distribusi paket sembako ke sejumlah posko Jaringan Gusdurian di Yogyakarta, Semarang, Jakarta, Purwokerto, dan Surabaya.

Sido Muncul juga menambahkan untuk membantu perekonomian pengemudi ojek online dengan menyumbang Rp 40 juta kepada Jaringan Gusdurian.

Uang tersebut nantinya dialokasikan sebagai dana untuk pengiriman paket sembako menggunakan jasa ojek online.

“Saya tambahkan bantuan uang tunai senilai Rp 40 juta untuk Mbak Anita Wahid dari Jaringan Gusdurian. Nantinya dana tersebut akan digunakan untuk pengiriman paket-paket sembako dari posko ke warga yang terdampak menggunakan jasa ojek online. Dengan demikian, para ojek online tetap bisa mendapatkan pemasukan,” lanjut Irwan.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyerahkan bantuan 6.000 paket sembako kepada Yayasan Media Group yang selanjutnya disalurkan kepada Jaringan Gusdurian dan Rumah Harapan, Sabtu (17/4/2020)Dok. Sido Muncul Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyerahkan bantuan 6.000 paket sembako kepada Yayasan Media Group yang selanjutnya disalurkan kepada Jaringan Gusdurian dan Rumah Harapan, Sabtu (17/4/2020)
Secara simbolis, bantuan diserahkan Irwan Hidayat didampingi Wakil Direktur Marketing Sido Muncul Maria Reviani Hidayat kepada Presiden Direktur Metro TV Don Bosco Selamun.

Perwakilan Yayasan Media Group saat itu didampingi Anita Wahid yang mewakili Jaringan Gusdurian dan Aktivis Sosial dari Rumah Harapan, Melanie Subono.

Irwan menegaskan, bantuan Sido Muncul tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu tenaga medis dan masyarakat terdampak Covid-19.

“Selama pandemi Covid-19, kami sudah menyalurkan bantuan langsung kepada warga di Bekasi Barat, lansia, pengemudi ojek online, supir taksi dan bajaj. Kami juga bekerja sama dengan PMI, benihbaik.com, IDI, Rumah Perubahan, kitabisa.com, dan Akademi Kepolisian,” ujar Irwan.

Sido Muncul telah menyiapkan dana sebesar Rp 15 miliar yang akan disalurkan dalam bentuk paket produk Sido Muncul, paket sembako, uang tunai, Alat Pelindung Diri (APD) berupa hazmat, sarung tangan, masker, face shield, Virus Transport Media (VTM), rapid test, hand sanitizer, dan disinfektan.

Sebagai informasi, Sido Muncul telah menyerahkan bantuan senilai Rp 2 miliar kepada benihbaik.com, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Palang Merah Indonesia (PMI), kitabisa.com, serta pengemudi ojek online dan supir bajaj pada 4 April lalu.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (kiri) usai menyerahkan 6.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19. Irwan bersama Anita Wahid (tengah) dari Jaringan Gusdurian Indonesia dan Melanie Subono (kanan) dari Rumah Harapan di Kantor Sido Muncul, Cipete, Jumat (17/4/2020)Dok. Sido Muncul Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (kiri) usai menyerahkan 6.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19. Irwan bersama Anita Wahid (tengah) dari Jaringan Gusdurian Indonesia dan Melanie Subono (kanan) dari Rumah Harapan di Kantor Sido Muncul, Cipete, Jumat (17/4/2020)
Tak hanya itu, Sido Muncul memberikan paket sembako dan produk Sido Muncul kepada 1.000 pengemudi taksi melalui situs penggalangan dana kitabisa.com.

Sido Muncul juga memberikan paket sembako, produk Sido Muncul, dan hand sanitizer untuk 300 pengemudi ojek online dan 100 supir bajaj, serta mendistribusikan 500 paket produk Sido Muncul ke Gereja Katedral, Jakarta Pusat.

Sehari setelahnya, Sido Muncul memberikan 1.000 paket sembako kepada warga di Bekasi Barat.

Produsen obat herbal terstandar itu juga memberikan paket produk berupa Tolak Angin Cair, Vit C 1.000, dan Jahe Wangi kepada Akademi Kepolisian di Semarang pada hari yang sama yakni 5 April 2020.

Tim khusus

Sejak awal munculnya wabah Covid-19, Sido Muncul telah membentuk Tim Bantuan Covid-19 yang bergerak memberi bantuan dalam menghadapi Covid-19.

Irwan menjelaskan, Sido Muncul berupaya mendistribusikan sendiri bantuan tersebut karena memiliki jaringan yang luas.

Dengan jaringan tersebut, imbuh dia, banyak pihak yang meminta dukungan Sido Muncul untuk mendistribusikan bantuan.

Sido Muncul memberi bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis yang berada di garis terdepan saat pandemi Covid-19Dok. Sido Muncul Sido Muncul memberi bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis yang berada di garis terdepan saat pandemi Covid-19

“Sebab, dalam kondisi bencana ini, yang paling sulit adalah distribusi bantuan. Ada kemungkinan pihak yang terlewatkan. Nah, yang terlewatkan itulah yang akan Sido Muncul bantu,” papar Irwan.

Pada kesempatan itu, ia meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk mengikuti kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19.

“Pokoknya yang penting semua pihak harus ikut berpartisipasi, ikut arahan dan aturan pemerintah, stay at home, physical distancing. Kalau semua berpartisipasi, semoga pandemi ini tidak berlarut lama. Sebab sekarang mulai memasuki musim pancaroba. Saya khawatir nanti akan muncul DBD dan penyakit ini lebih berbahaya,” ucap Irwan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menlu Minta China Hadirkan Warganya sebagai Saksi di Kasus Kapal Long Xing 629

Menlu Minta China Hadirkan Warganya sebagai Saksi di Kasus Kapal Long Xing 629

Nasional
Periksa Dua Saksi Kasus Nurhadi, Ini yang Didalami KPK

Periksa Dua Saksi Kasus Nurhadi, Ini yang Didalami KPK

Nasional
Eks Dirut PT Pilog Diperiksa KPK, Ditanya soal Penerimaan Uang

Eks Dirut PT Pilog Diperiksa KPK, Ditanya soal Penerimaan Uang

Nasional
Bahar Smith Dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur dari Nusakambangan

Bahar Smith Dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur dari Nusakambangan

Nasional
Jubir Pemerintah Akui Diksi New Normal Salah, Ganti dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Jubir Pemerintah Akui Diksi New Normal Salah, Ganti dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Nasional
Peminat Kartu Prakerja Tinggi, Airlangga: 1,7 Juta Orang Terverifikasi Terima Pelatihan Offline

Peminat Kartu Prakerja Tinggi, Airlangga: 1,7 Juta Orang Terverifikasi Terima Pelatihan Offline

Nasional
Kampanye Akbar Pilkada Hanya Dapat Digelar dengan Persetujuan Gugus Tugas Covid-19

Kampanye Akbar Pilkada Hanya Dapat Digelar dengan Persetujuan Gugus Tugas Covid-19

Nasional
Sebelum Vaksin Covid-19 Ditemukan, Airlangga Minta Masyarakat Tetap Waspada

Sebelum Vaksin Covid-19 Ditemukan, Airlangga Minta Masyarakat Tetap Waspada

Nasional
Ahli Epidemiologi: Asrama Rawan Jadi Klaster Baru Covid-19

Ahli Epidemiologi: Asrama Rawan Jadi Klaster Baru Covid-19

Nasional
Periksa 4 Saksi Kasus PT DI, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Mitra Penjualan

Periksa 4 Saksi Kasus PT DI, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Mitra Penjualan

Nasional
KPU: Protokol Kesehatan di 270 Daerah Penyelenggara Pilkada Diatur Sama

KPU: Protokol Kesehatan di 270 Daerah Penyelenggara Pilkada Diatur Sama

Nasional
Cerita Yurianto yang Dijuluki 'Pembawa Berita Kematian' karena Sampaikan Data Covid-19

Cerita Yurianto yang Dijuluki "Pembawa Berita Kematian" karena Sampaikan Data Covid-19

Nasional
Kemenag: Jika Syarat Belajar di Pesantren Saat Pandemi Dipenuhi, Covid-19 Bisa Dicegah

Kemenag: Jika Syarat Belajar di Pesantren Saat Pandemi Dipenuhi, Covid-19 Bisa Dicegah

Nasional
Penerapan Pancasila Redup, Rektor UNS: BPIP Adalah Jawaban

Penerapan Pancasila Redup, Rektor UNS: BPIP Adalah Jawaban

Nasional
Muhadjir: Kementerian/Lembaga di Bawah Menko PMK Nanti Hanya Mengacu Satu Data

Muhadjir: Kementerian/Lembaga di Bawah Menko PMK Nanti Hanya Mengacu Satu Data

Nasional
komentar di artikel lainnya