India Setujui Impor Bahan Baku Obat untuk Penyembuhan Covid-19 di Indonesia

Kompas.com - 18/04/2020, 08:09 WIB
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi saat memberikan keterangan di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (9/4/2020). Kemlu RIMenteri Luar Negeri Retno LP Marsudi saat memberikan keterangan di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (9/4/2020).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah India menyetujui impor bahan baku obat yang digunakan dalam penyembuhan Covid-19 di Indonesia. Bahan baku tersebut ialah hydroxychloroquine sulfate.

Kabar disetujuinya impor bahan baku tersebut disampaikan oleh Duta Besar RI untuk India di New Delhi, Jumat (17/4/2020).

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat memberikan keterangan pers melalui konferensi video, Jumat (17/4/2020).

"Permintaan impor bahan baku obat hydroxychloroquine sulfate telah disetujui pemerintah India," ujar Retno Marsudi.

Baca juga: Pemerintah Tunda Evakuasi 717 WNI Jemaah Tabligh di India

Retno pun menyampaikan terima kasih kepada Perdana Menteri India Narendra Modi atas kerja sama ini.

"Secara khusus saya ingin sampaikan terima kasih kepada pemerintah India, pemerintah PM Modi yang telah memberikan kerja samanya di dalam upaya kita mengimpor," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya pemerintah juga telah mengimpor bahan baku obat Oseltamivir dari India. Hal itu disampaikan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga

Menurut dia, obat itu akan digunakan untuk perawatan pasien positif Covid-19.

"Oseltamivir ini sudah kita ambil bahan bakunya dari India. Obat untuk corona juga kaya cloroquine. Kita ambil untuk bahan baku 500.000 tablet,” ujar Arya saat video conference dengan wartawan, Rabu (15/4/2020).

Baca juga: BUMN Beli Bahan Baku Obat Oseltamivir dari India

Arya menyebutkan, bahan baku obat tersebut sudah tiba di Indonesia sejak 9 April 2020 lalu. Bahan baku obat tersebut diangkut dari India menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

“Kemudian juga kita ambil 1 ton chloroquine, bahan baku juga,” kata Arya.

Menurut dia, nantinya bahan baku tersebut akan diolah diolah oleh PT Bio Farma (Persero). Nantinya, obat-obat tersebut akan disebar ke rumah sakit rujukan Covid-19.

"Kemudian Oseltamivir sudah jadi sekarang. Sudah dikirim juga ke RSPJ,” ucap dia.

Baca juga: Mutasi Baru Corona Ditemukan di India, Bisa Ancam Pengembangan Vaksin



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Nasional
Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Nasional
Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Nasional
Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Nasional
Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Nasional
Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Nasional
UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

Nasional
Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Nasional
Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Nasional
 UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

Nasional
Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Nasional
UPDATE: 41,02 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

UPDATE: 41,02 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 25 September: Ada 44.071 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 25 September: Ada 44.071 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.