Kompas.com - 17/04/2020, 12:38 WIB
Siti Nur Azizah, Putri Wakil Presiden Indonesia terpilih, Maruf Amin, selepas menghadiri acara penganugerahan dari Rakyat Merdeka Group di Serpong, Tangsel, Selasa (23/7/2019). TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIRSiti Nur Azizah, Putri Wakil Presiden Indonesia terpilih, Maruf Amin, selepas menghadiri acara penganugerahan dari Rakyat Merdeka Group di Serpong, Tangsel, Selasa (23/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno berpendapat bahwa ditunjuknya putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah, sebagai wakil sekretaris jenderal Partai Demokrat memiliki keuntungan bagi kedua belah pihak.

Ady mengatakan, Siti Nur Azizah yang memutuskan akan maju di Pilkada Tangerang Selatan tentu ingin masuk dalam partai politik, sehingga memilih Partai Demokrat.

"Catatan pertama, itu ada mutualisme simbiosis sebenarnya antara Demokrat dengan Siti Nur Azizah," ujar Ady ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (17/4/2020).

"Satu sisi Siti Nur Azizah ini sudah memutuskan diri untuk terjun ke politik, maju di Pilkada Tangerang Selatan, Karenanya ia butuh kendaraan politik secara formal," kata Ady.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Tak Masalah Putrinya Jadi Wasekjen Demokrat

Sementara itu, Ady menilai, keberadaan Siti Nur Azizah di partai berlambang bintang Mercy itu, dengan bekal politik dan menyandang nama anak dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin tentu akan menguntungkan elektabilitas partai.

"Ini adalah berkah bagi Demokrat mendapatkan sosok yang memiliki bekal politik yang cukup memadai, suka tidak suka Siti Nur Azizah itu dia menyandang nama besar Wapres, jadi ini adalah politik sebagaimana mestinya, saling menguntungkan," ujar dia.

Ady mengatakan, salah satu fenomena partai politik adalah membuka ruang bagi figur-figur yang memiliki bekal politik untuk bergabung dalam partai.

Baca juga: Jadi Wasekjen, Putri Maruf Amin Yakin Perkuat Posisi Partai Demokrat

Figur-figur yang direkrut, lanjut dia, biasanya dari kalangan pengusaha, artis hingga kelompok LSM.

"Hal-hal itu kemudian menjadi pertimbangan partai-partai politik, Partai Demokrat itu mau menerima sosok Siti Nur Azizah," kata Ady.

"Saya rasa bukan hanya Demokrat, hampir semua partai politik di kita selalu ada saja ruang yang diberikan kepada tokoh eksternal," ucapnya.

Lebih lanjut, Ady menilai, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tengah melakukan eksperimen politik dalam susunan kepengurusan.

Baca juga: AHY Tunjuk Anak Maruf Amin Jadi Wasekjen Partai Demokrat

Ia mengatakan, nama-nama dalam struktur partai mayoritas diisi anak-anak muda yang sudah lama mengabdi di Partai Demokrat.

"Kalau saya cek secara rata-rata, itu dari sekjen itu anak muda, wasekjen semua anak muda, paling satu Andi Timo itu senior, tapi selebihnya muda. Posisi wakil ketua juga begitu, hanya Benny K Harman yang itu politisi senior yang berpengalaman, selebihnya kan anak-anak muda," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Batasi Penerbangan dari India, Jalur Reguler Ditiadakan

Indonesia Batasi Penerbangan dari India, Jalur Reguler Ditiadakan

Nasional
Menkes: 12 WNA Asal India yang Masuk Indonesia Positif Covid-19

Menkes: 12 WNA Asal India yang Masuk Indonesia Positif Covid-19

Nasional
Dirjen Imigrasi Jelaskan Kronologi WN India Masuk RI Saat Kasus Covid-19 Tinggi

Dirjen Imigrasi Jelaskan Kronologi WN India Masuk RI Saat Kasus Covid-19 Tinggi

Nasional
TNI Maksimalkan Pencarian KRI Nanggala Sebelum Cadangan Oksigen Habis Sabtu Besok

TNI Maksimalkan Pencarian KRI Nanggala Sebelum Cadangan Oksigen Habis Sabtu Besok

Nasional
BERITA FOTO: Ketika Penyidik KPK Stepanus Robin Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

BERITA FOTO: Ketika Penyidik KPK Stepanus Robin Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

Nasional
Kemenag Segera Luncurkan Kartu Nikah Digital

Kemenag Segera Luncurkan Kartu Nikah Digital

Nasional
Ketua MPR: Pemerintah Larang Mudik, tapi Mengapa Tetap Fasilitasi WNA Masuk Indonesia?

Ketua MPR: Pemerintah Larang Mudik, tapi Mengapa Tetap Fasilitasi WNA Masuk Indonesia?

Nasional
Tiba di Indonesia, PM Vietnam Gelar Pertemuan Bilateral dengan Jokowi Sore Ini

Tiba di Indonesia, PM Vietnam Gelar Pertemuan Bilateral dengan Jokowi Sore Ini

Nasional
Menteri PPPA: Akses dan Keterampilan Perempuan di Bidang TIK Perlu Jadi Fokus Perhatian

Menteri PPPA: Akses dan Keterampilan Perempuan di Bidang TIK Perlu Jadi Fokus Perhatian

Nasional
WNI dari India Diizinkan Masuk ke Indonesia, Wajib Karantina 14 Hari di Hotel

WNI dari India Diizinkan Masuk ke Indonesia, Wajib Karantina 14 Hari di Hotel

Nasional
Cari KRI Nanggala, TNI Jelajahi Semua Area Perairan Utara Bali

Cari KRI Nanggala, TNI Jelajahi Semua Area Perairan Utara Bali

Nasional
Dalam Sepekan, Tercatat Ada 8 WNI Terjangkit Covid-19 di India

Dalam Sepekan, Tercatat Ada 8 WNI Terjangkit Covid-19 di India

Nasional
Ada Pengetatan Pra dan Pasca-larangan Mudik, Istana: Pemerintah Belajar dari India

Ada Pengetatan Pra dan Pasca-larangan Mudik, Istana: Pemerintah Belajar dari India

Nasional
Mulai 25 April, Pemerintah Tutup Sementara Pintu Masuk Perjalanan Orang dari India

Mulai 25 April, Pemerintah Tutup Sementara Pintu Masuk Perjalanan Orang dari India

Nasional
KPK Soroti Kerja Sama PAM Jaya-PT Aetra Air Jakarta, Ada Potensi Kecurangan

KPK Soroti Kerja Sama PAM Jaya-PT Aetra Air Jakarta, Ada Potensi Kecurangan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X