Harapan dan Kenyataaan dalam Pandemi, Cermin Sains dalam Masyarakat Agamis

Kompas.com - 17/04/2020, 11:53 WIB
Ilustrasi virus corona  dunia https://pixabay.com/Alexey_HulsovIlustrasi virus corona dunia

BANYAK harapan publik dalam menghadapi pandemi corona seperti ini akan berdampak pada perubahan pola hubungan antara manusia dan alam, negara dan rakyat, serta sains dan agama.

Tetapi sejujurnya, jangan terlalu menggantungkan angan-angan terlalu tinggi. Masyarakat akan kembali pada jati dirinya, dan hidup kita akan kembali berjalan sebagaimana biasanya.

Perubahan akan jelas terasa pada peta demografi, rasanya terlalu berani mengharapkan perubahan sikap mendasar.

Kaget setelah pandemi akan berlalu begitu saja, sejarah akan mencatat wabah ini di buku-buku, sebagaimana juga peristiwa-peristiwa pahit lainnya yang telah menghantam umat manusia berkali-kali.

Tentu dengan menggelembungnya angka kematian, komposisi penduduk bumi tidak lagi sama. Sekitar 6 miliar populasi berkurang 95.000-an orang, misalnya (saat menulis ini dilaporkan www.covid19.co.id).

Sekitar 260 juta rakyat Indonesia berkurang 200, misalnya. Duka akan menempel di pikiran untuk menjadi bahan renungan.

Namun, percayalah kesedihan dan duka akan sementara. Manusia akan kembali seperti semula, karena musibah juga sudah banyak menimpa kita semua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hidup akan berjalan sebagaimana yang telah berlalu, seperti bumi mengitari matahari; matahari beredar di galaksi; dan gravitasi galaksi saling tarik-menarik antarsesamanya.

Catatan akan menjadi sejarah. Hanya sedikit yang belajar menjadi bijak. Beruntunglah yang berubah.

Negeri kepulauan ini sudah banyak tertimpa musibah karena letak geografisnya cincin api, baik bencana alam atau bahkan celaka karena ulah sesama manusia. Sering kita dilanda gunung meletus, gempa bumi, tsunami, gempa bumi, banjir, kecelakaan, perampokan, pembunuhan, dan lain-lain.

Setelah bencana biasanya kita akan menghela nafas dan termenung sejenak, namun hidup akan berjalan sebagaimana mestinya. Itulah hidup kawan, suka dan duka silih berganti.

Setelah wabah corona ini berlalu, sebagian dari kita akan sibuk mencari kerja baru, karena banyaknya PHK. Para pemodal akan memperhitungkankan kembali putaran uang.

Kios-kios akan buka kembali. Pasar akan ramai lagi. Sekolah akan segera menghadirkan para siswa di kelas. Para seniman akan kembali pentas. Mal akan berjubel. Gedung sinema akan ramai lagi. Pengajian umum akan banyak lagi.

Nada psimistis dan kritis pada perkembangan sains di Tanah Air pada saat masa pandemi terdengar nyaring. Alat-alat medis kita terbatas untuk melayani lonjakan pasien.

Penelitian kita kurang cepat dan tanggap. Dana penelitian tidak sesuai dengan harapan untuk menopang penemuan. Para ilmuwan kita tak terfasilitasi dengan bauk karena perhatian tidak seimbang.

Sebelum pandemi pun pembicaraan juga sudah seperti itu. Masa virus corona menghangatkan wacana. Mungkin setelah corona tema akan menghilang lagi. Wacana seperti itu muncul lagi entah kapan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Tersangka Penyuap Eks Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar

Profil Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Tersangka Penyuap Eks Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar

Nasional
Jadi Tersangka Suap, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Punya Harta Rp 100 Miliar

Jadi Tersangka Suap, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Punya Harta Rp 100 Miliar

Nasional
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Ditangkap Paksa KPK karena Mangkir dengan Alasan Isoman

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Ditangkap Paksa KPK karena Mangkir dengan Alasan Isoman

Nasional
[POPULER NASIONAL] Babak Baru Drama Demokrat | Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat

[POPULER NASIONAL] Babak Baru Drama Demokrat | Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat

Nasional
Azis Syamsudin Diduga Suap Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar Terkait Pengurusan Perkara

Azis Syamsudin Diduga Suap Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar Terkait Pengurusan Perkara

Nasional
KPK Tahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

KPK Tahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Nasional
KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Tersangka Suap

KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Tersangka Suap

Nasional
Susunan Pengurus Partai Keadilan dan Persatuan Periode 2021-2026

Susunan Pengurus Partai Keadilan dan Persatuan Periode 2021-2026

Nasional
Mendagri Minta Daerah Siapkan Skenario Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19

Mendagri Minta Daerah Siapkan Skenario Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Langkah Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART Demokrat Dinilai Tak Etis

Langkah Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART Demokrat Dinilai Tak Etis

Nasional
Jokowi: Semoga Pelantikan Pengurus Jadi Momentum Energi Baru untuk PKP

Jokowi: Semoga Pelantikan Pengurus Jadi Momentum Energi Baru untuk PKP

Nasional
Atlet Paralimpiade Indonesia Berjaya di Tokyo, Ini Janji Mensos untuk Mereka

Atlet Paralimpiade Indonesia Berjaya di Tokyo, Ini Janji Mensos untuk Mereka

Nasional
Oktober, Fitur PeduliLindungi Ada di Gojek, Tokopedia, hingga Jaki

Oktober, Fitur PeduliLindungi Ada di Gojek, Tokopedia, hingga Jaki

Nasional
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dijemput KPK, MKD: Di Luar Dugaan Kami

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dijemput KPK, MKD: Di Luar Dugaan Kami

Nasional
Wapres Ingatkan Revisi UU ASN Jangan Sampai Lemahkan Reformasi Birokrasi

Wapres Ingatkan Revisi UU ASN Jangan Sampai Lemahkan Reformasi Birokrasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.