Kompas.com - 16/04/2020, 06:10 WIB
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat pelepasan tim evakuasi warga negara Indonesia yang bekerja di kapal Diamond Princess di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (28/2/2020). Pemerintah mengevakuasi 68 WNI di Kapal Diamond Princess yang kini berada di Yokohama, Jepang, terkait merebaknya virus corona . KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPanglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat pelepasan tim evakuasi warga negara Indonesia yang bekerja di kapal Diamond Princess di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (28/2/2020). Pemerintah mengevakuasi 68 WNI di Kapal Diamond Princess yang kini berada di Yokohama, Jepang, terkait merebaknya virus corona .

Di bidang lainnya, TNI berupaya mendukung penanganan Covid-19 dengan tenaga medis, baik dokter spesialis dan dokter umum dikerahkan.

"TNI memiliki tenaga medis dari tiga angkatan darat laut dan udara itu dokter spesialis terutama banyak 988 orang memang tersebar di 109 RS dan ada sebagian ditugaskan di RS wisma atlet, RS Pulau Galang," kata Hadi.

Hadi juga menyebut, tenaga medis dikerahkan di wilayah perbatasan terutama di pintu masuk WNI dari Malaysia seperti di Batam dan Tanjung Balai Karimun.

Namun, tenaga medis khususnya dokter spesialis masih kurang di wilayah perbatasan.

"Contohnya ada di Batam, Tanjung Balai Karimun karena Tenaga KKP, kantor kesehatan pelabuhan yang ada di wilayah perbatasan kekurangan, sehingga sebagian (dokter) memang kita tugaskan di sana," ujar dia. 

Selain itu, Hadi mengatakan, tenaga nonmedis dari pasukan TNI dikerahkan menggelar dapur umum, baik di RS Wisma Atlet dan RS Pulau Galang.

"Contohnya adalah para prajurit yang memberikan pelayanan di dapur umum, baik di RS wisma atlet, RS yang di Pulau Galang dan termasuk tempat lain yang terkonsentrasi pasukan TNI," ucap dia. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Panglima TNI: 55 Orang di TNI Terjangkit Covid-19

Distribusi APD

Lebih lanjut, Hadi mengatakan, hampir setiap hari TNI membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mendistribusikan alat pelindung diri (APD) dan alat rapid test ke 34 provinsi di Indonesia.

"Termasuk di antaranya kota yaitu Merauke yang selalu meminta APD dan alat rapid test, kita laksanakan," ujar Hadi.

Hingga Rabu (15/4/2020), menurut Hadi, TNI masih menyimpan lebih dari 100.000 APD yang disimpan di gudang merpati di Lanud Halim Perdanakusuma.

"Saat ini juga TNI masih menyimpan kurang lebih 100.000 APD yang kita simpan di gudang merpati di Lanud Halim, sewaktu-waktu apabila diperlukan kita juga akan langsung kirim sesuai permintaan," ucap dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Rencana Perekrutan Eks Pegawai KPK jadi ASN di Kepolisian, Menpan RB Lempar ke Polri

Soal Rencana Perekrutan Eks Pegawai KPK jadi ASN di Kepolisian, Menpan RB Lempar ke Polri

Nasional
Relawan Anies Klaim Tak Pakai 'Buzzer' untuk Dukung ke Pilpres 2024

Relawan Anies Klaim Tak Pakai "Buzzer" untuk Dukung ke Pilpres 2024

Nasional
Pasal Terkait Penyusunan Amdal dalam UU Cipta Kerja Digugat ke MK

Pasal Terkait Penyusunan Amdal dalam UU Cipta Kerja Digugat ke MK

Nasional
MK Tolak Gugatan Uji Formil UU Minerba yang Diajukan Anggota DPD

MK Tolak Gugatan Uji Formil UU Minerba yang Diajukan Anggota DPD

Nasional
Anggota DPR: Baiknya Harga Tes PCR Lebih Murah Lagi

Anggota DPR: Baiknya Harga Tes PCR Lebih Murah Lagi

Nasional
Wapres Pastikan Pemerintah Terus Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah

Wapres Pastikan Pemerintah Terus Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah

Nasional
Desak Pemerintah Transparan soal Harga PCR, Anggota Komisi IX: Kenapa Lebih Mahal dari India yang Rp 160.000?

Desak Pemerintah Transparan soal Harga PCR, Anggota Komisi IX: Kenapa Lebih Mahal dari India yang Rp 160.000?

Nasional
Menteri PPPA: Anak-anak Paling Banyak Alami Kekerasan Seksual

Menteri PPPA: Anak-anak Paling Banyak Alami Kekerasan Seksual

Nasional
Sudut Pandang Lain Kasus Menteri Agama Yaqut: Kemenag Hadiah untuk NU

Sudut Pandang Lain Kasus Menteri Agama Yaqut: Kemenag Hadiah untuk NU

Nasional
Kasus Dugaan Korupsi di Banjarnegara, KPK Panggil Ajudan Budhi Sarwono

Kasus Dugaan Korupsi di Banjarnegara, KPK Panggil Ajudan Budhi Sarwono

Nasional
Satu Bulan Lebih Indonesia Bebas Zona Merah Covid-19

Satu Bulan Lebih Indonesia Bebas Zona Merah Covid-19

Nasional
Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Pulang Kampung pada Libur Akhir Tahun

Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Pulang Kampung pada Libur Akhir Tahun

Nasional
Catatan Amnesty soal Berbagai Kekerasan Polisi dan Pentingnya Diusut Tuntas

Catatan Amnesty soal Berbagai Kekerasan Polisi dan Pentingnya Diusut Tuntas

Nasional
Menteri PAN-RB Akan Pecat ASN yang Terlibat Kecurangan Seleksi CASN 2021

Menteri PAN-RB Akan Pecat ASN yang Terlibat Kecurangan Seleksi CASN 2021

Nasional
Kementerian PPPA Catat 24.352 Kasus Kekerasan Perempuan pada 2019-2020

Kementerian PPPA Catat 24.352 Kasus Kekerasan Perempuan pada 2019-2020

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.