KILAS

Pasien RS Wisma Atlet Kemayoran Dapat Obat Herbal dari Satgas Lawan Covid-19 DPR

Kompas.com - 15/04/2020, 13:09 WIB
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad yang juga bertindak selaku Koordinator Satgas Lawan Covid-19 saat launching Satgas Lawan Covid-19 DPR RI di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2020). Foto: Geraldi/ManWakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad yang juga bertindak selaku Koordinator Satgas Lawan Covid-19 saat launching Satgas Lawan Covid-19 DPR RI di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2020).

KOMPAS.com – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Satgas Lawan Covid-19 DPR RI yang dipimpinnya memberi bantuan kepada pasien dan petugas medis di di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (14/4/2020).

"(Bantuan) Satgas Lawan Covid-19 ada kami bawa, yang pertama buku panduan penanganan waktu terjadi (Covid-19), obat-obatan herbal dan obat botol untuk 1.500 pasien," ujarnya kepada awak media usai penyerahan bantuan.

Wakil Ketua Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan ini menjelaskan, bantuan obat herbal berguna untuk membantu pemerintah mempercepat penanganan Covid-19, baik di pusat maupun daerah.

Pasalnya, jelasnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, obat herbal berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh, terutama untuk pasien Covid-19.

Selain buku panduan dan obat herbal, Dasco menyebut Satgas Lawan Covid-19 DPR RI juga memberikan alat pelindung diri (APD).

Baca juga: Anggota Komisi I DPR: Saatnya Berkolaborasi Hadapi Pandemi Covid-19

Turut hadir dalam penyerahan ini Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan M Azis Syamsuddin serta sejumlah Anggota DPR RI lainnya yang tergabung dalam Satgas Lawan Covid-19 DPR RI.

Berdasarkan informasi yang Satgas terima, terdapat 368 pasien positif Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran.

Dari jumlah itu, masing-masing adalah 127 pasien kategori pasien dalam pengawasan (PDP), dan 47 pasien orang dalam pemantauan (ODP) .

Adapun, Satgas Lawan Covid-19 DPR RI sebelum memberikan bantuan juga telah berkoordinasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Koordinasi juga dilakukan dengan Eko Margiyono sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu RS Darurat Wisma Atlet.

Baca juga: DPR Harap RUU Cipta Kerja Bisa Topang Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

Sementara itu, pembentukan Satgas Lawan Covid-19 ini lantaran DPR RI memandang perlu melakukan langkah-langkah strategis dalam menghadapi pandemi ini.

Untuk itu, Satgas ini pun terdiri dari Anggota DPR RI lintas partai dan bertanggung jawab kepada Ketua DPR RI.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Doni Monardo: Covid-19 Berbahaya, tapi Manusia Carrier Jauh Lebih Bahaya

Doni Monardo: Covid-19 Berbahaya, tapi Manusia Carrier Jauh Lebih Bahaya

Nasional
Tokoh yang Ingin Jadi Capres Disarankan Bangun Komunikasi yang Cerdas

Tokoh yang Ingin Jadi Capres Disarankan Bangun Komunikasi yang Cerdas

Nasional
TNI Bakal Kerahkan Seluruh Matra Distribusi Vaksin Covid-19

TNI Bakal Kerahkan Seluruh Matra Distribusi Vaksin Covid-19

Nasional
Kalangan Buruh Kritik Baleg DPR Bahas RUU Cipta Kerja di Hotel

Kalangan Buruh Kritik Baleg DPR Bahas RUU Cipta Kerja di Hotel

Nasional
Video Call dengan Jokowi, Perawat Pasien Covid-19 Ini Cerita Jarang Pulang hingga Warga yang Tak Patuh

Video Call dengan Jokowi, Perawat Pasien Covid-19 Ini Cerita Jarang Pulang hingga Warga yang Tak Patuh

Nasional
Menko PMK Sebut Pemerintah Terus Cari Cara Cegah Kematian Dokter akibat Covid-19

Menko PMK Sebut Pemerintah Terus Cari Cara Cegah Kematian Dokter akibat Covid-19

Nasional
Keputusan Jokowi Dinilai Persulit Penyelidikan Pelanggaran HAM Masa Lalu

Keputusan Jokowi Dinilai Persulit Penyelidikan Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
Wakil Ketua MPR Duga Gatot Nurmantyo Ingin Calonkan Diri Jadi Presiden

Wakil Ketua MPR Duga Gatot Nurmantyo Ingin Calonkan Diri Jadi Presiden

Nasional
Menko PMK Minta Para Dokter yang Tangani Covid-19 Utamakan Keselamatan Pribadi

Menko PMK Minta Para Dokter yang Tangani Covid-19 Utamakan Keselamatan Pribadi

Nasional
Penunjukan Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan Dinilai Jadi Langkah Mundur

Penunjukan Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan Dinilai Jadi Langkah Mundur

Nasional
UPDATE 27 September: Ada 129.553 Orang Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 27 September: Ada 129.553 Orang Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Minta Keppres Eks Anggota Tim Mawar Dicabut, IKOHI Sebut Pelanggar HAM Tak Boleh Tentukan Masa Depan Bangsa

Minta Keppres Eks Anggota Tim Mawar Dicabut, IKOHI Sebut Pelanggar HAM Tak Boleh Tentukan Masa Depan Bangsa

Nasional
UPDATE 27 September: Total Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Capai 3.207.055

UPDATE 27 September: Total Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Capai 3.207.055

Nasional
Anggota Komisi I DPR: Hanya Jokowi yang Paling Tahu Alasan Sebenarnya Pergantian Gatot Nurmantyo

Anggota Komisi I DPR: Hanya Jokowi yang Paling Tahu Alasan Sebenarnya Pergantian Gatot Nurmantyo

Nasional
UPDATE 27 September: Sebaran 3.874 Kasus Baru di Indonesia

UPDATE 27 September: Sebaran 3.874 Kasus Baru di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X