Kompas.com - 15/04/2020, 11:01 WIB
Ilustrasi dokter wikimediacommonsIlustrasi dokter

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang dokter di Lembaga Pemasyarakatan Salemba disebut-sebut positif Covid-19. Kini dokter tersebut telah dirumahkan untuk menjalani proses isolasi.

Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Kemenkumham Ahmad Yuspahruddin mengungkapkan hal tersebut saat memaparkan kondisi warga binaan di dalam Lapas dan Rumah Tahanan Salemba

Sejauh ini, sudah ada 13 warga binaan yang telah dinyatakan sebagai orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pemantauan (ODP).

"OTG itu pun karena sebenarnya, misalnya, ada tujuh orang di Lapas Salemba itu bukan karena ada gejalan, tapi berkontak dengan dokter, dan dokternya sudah positif," kata Yuspahruddin dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Baca juga: Kemenkumham: 10 Narapidana OTG, 3 ODP Covid-19

Selain merumahkan dokter itu, para perawat serta tenaga medis lainnya di Lapas Salemba juga telah dirumahkan untuk menjalani proses karantina mandiri.

Sebagai gantinya, Kementerian Hukum dan HAM menugaskan tenaga medis yang berasal dari Rumah Sakit Pengayoman untuk mengisi kekosongan tenaga medis di Lapas Salemba.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun, untuk ketujuh warga binaan yang sebelumnya melakukan kontak dekat dengan dokter yang telah dinyatakan positif itu, saat ini juga telah menjalani isolasi di dalam rapat di ruangan yang berbeda dari warga binaan yang sehat.

Baca juga: Dokter Jiwa: Panik Berlebihan Hadapi Covid-19 Picu Psikosomatik

Yuspahruddin menambahkan, selain di Salemba, ada dua warga binaan di Bantul yang juga ditetapkan sebagai ODP.

Keduanya ditetapkan sebagai OTG setelah menghadiri sidang yang turut diikuti oleh jaksa dari Kejaksaan Negeri Bantul.

"Itu pun karena setelah sidang ada berita bahwa Jaksa Kejari Bantul, dapat berita Kajari positif, lalu dijenguk jaksanya. Itu pun langsung kita lakukan ODP terhadap dua orang itu," ungkap dia.

Untuk diketahui, Kajari Bantul Zuhandi, sebelumnya dinyatakan positif Covid-19. Namun, kini ia telah kembali ke rumah setelah dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengaku 4 Kali Daftar Calon Hakim Agung, Suharto Ingin Jadi 'Koki' MA

Mengaku 4 Kali Daftar Calon Hakim Agung, Suharto Ingin Jadi "Koki" MA

Nasional
Kasus Covid-19 Turun, Luhut: Presiden Ingatkan Kita Semua agar Waspada

Kasus Covid-19 Turun, Luhut: Presiden Ingatkan Kita Semua agar Waspada

Nasional
Selama PPKM Pekan Ini, Hanya 4 Pos Lintas Batas yang Dibuka untuk Akses Masuk RI

Selama PPKM Pekan Ini, Hanya 4 Pos Lintas Batas yang Dibuka untuk Akses Masuk RI

Nasional
Anies Baswedan Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua SBY

Anies Baswedan Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua SBY

Nasional
Anies Baswedan Pastikan Hadiri Panggilan KPK Terkait Kasus Munjul

Anies Baswedan Pastikan Hadiri Panggilan KPK Terkait Kasus Munjul

Nasional
Hakim Sebut Azis Syamsuddin Tahu Stepanus Robin Minta Uang pada M Syahrial

Hakim Sebut Azis Syamsuddin Tahu Stepanus Robin Minta Uang pada M Syahrial

Nasional
Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Uang Suap Ditransfer dengan Keterangan Bisnis Konfeksi

Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Uang Suap Ditransfer dengan Keterangan Bisnis Konfeksi

Nasional
Menkes Sebut Banyak Kontak Erat Takut Dites Covid-19

Menkes Sebut Banyak Kontak Erat Takut Dites Covid-19

Nasional
Perkuat Pelacakan Kasus Covid-19, Kemenkes Gunakan Survei Seroprevalensi

Perkuat Pelacakan Kasus Covid-19, Kemenkes Gunakan Survei Seroprevalensi

Nasional
Pengembalian Aset Dinilai Lebih Penting Ketimbang Menghukum Mati Koruptor

Pengembalian Aset Dinilai Lebih Penting Ketimbang Menghukum Mati Koruptor

Nasional
Calon Hakim Agung Prim Haryadi Nilai Tak Ada Salahnya Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor

Calon Hakim Agung Prim Haryadi Nilai Tak Ada Salahnya Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor

Nasional
Duduk Perkara Pembunuhan dan Penganiayaan Nakes di Papua...

Duduk Perkara Pembunuhan dan Penganiayaan Nakes di Papua...

Nasional
Menkes Sebut Testing Covid-19 Capai 4 Kali Lipat dari Standar WHO

Menkes Sebut Testing Covid-19 Capai 4 Kali Lipat dari Standar WHO

Nasional
Dewas Dinilai Punya Tanggung Jawab Laporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli secara Pidana

Dewas Dinilai Punya Tanggung Jawab Laporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli secara Pidana

Nasional
Batasi Akses Masuk ke RI, Luhut: Jalur Laut hanya via Batam dan Tanjung Pinang

Batasi Akses Masuk ke RI, Luhut: Jalur Laut hanya via Batam dan Tanjung Pinang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.