39 ABK KM Kelud Dirawat di RS Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang

Kompas.com - 14/04/2020, 14:16 WIB
Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang, atau tepatnya berada di lokasi Eks Kamp. Vietnam di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Batam, Kepuluan Riau (Kepri) resmi beroperasi, Senin (6/4/2020). Dok. IstimewaRumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang, atau tepatnya berada di lokasi Eks Kamp. Vietnam di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Batam, Kepuluan Riau (Kepri) resmi beroperasi, Senin (6/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono mengungkapkan, sebanyak 39 anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Kelud milik PT Pelni (Persero) tengah dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang.

Yudo menyebut seluruh ABK KM Kelud dinyatakan positif terjangkit Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona.

"Positif covid, semua ABK KM Kelud (kapal penumpang milik Pelni)," kata Yudo saat dihubungi, Selasa siang.

Baca juga: Rapid Test 40 ABK Reaktif, KM Kelud Milik Pelni dan 64 Kru Dikarantina 2 Pekan di Belawan

Pada Minggu (12/4/2020) KM Kelud berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). 

Saat di Pelabuhan Batu Ampar, terungkap jika salah satu awak mengalami gejala Covid-19 dan 39 kru lainnya kontak dengan orang tersebut.

Sehingga KM Kelud harus portstay selama dua pekan di Pelabuhan Belawan, Medan.

Satu ABK yang memiliki gejala Covid-19 dirawat di RSBP Batam, sementara 39 kru lainnya dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang.

Baca juga: Rumah Sakit Khusus Corona Pulau Galang Resmi Beroperasi, Diutamakan untuk TKI dari Malaysia dan Singapura

Sementara itu, menurut Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro, satu orang petugas kapal yang memiliki gejala Covid-19 teridentifikasi sebagai PDP (pasien dalam pengawasan).

Sedangkan, 39 awak kapal menjalani isolasi mandiri di Pulau Galang.

Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan terhadap petugas kapal yang dilakukan di Batam pada Minggu (12/4/2020) pagi. 

"Yang bersangkutan saat ini sudah mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan serta 39 orang lainnya dalam keadaan sehat dan stabil. Manajemen terus memantau perkembangan kesehatan seluruh petugas kapal," kata Yahya.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X