Kompas.com - 11/04/2020, 16:29 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Kamis (2/4/2020). DOKUMENTASI BNPBJuru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Kamis (2/4/2020).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyebut sebanyak 18.000 relawan telah terdaftar untuk bersama-sama pemerintah menangani virus corona Covid-19.

"Kita tahu bahwa telah banyak relawan yang ikut bersama-sama kita bersama untuk menangani Covid-19, lebih dari 18.000 relawan," kata Juru Bicara pemerintah untuk penanganan corona Achmad Yurianto, Sabtu (11/4/2020).

Yurianto menyebut, 18.000 relawan itu terdiri dari tenaga medis yang akan membantu penanganan dari segi kesehatan.

Baca juga: UPDATE: Tambah 330, Total 3.842 Kasus Covid-19 di Indonesia

Selain itu, ada juga relawan non medis yang membantu menangani aspek lainnya, salah satunya terkait komunikasi.

"Bersama-sama kita untuk menangani masalah ini," kata Yurianto.

Selain menyumbangkan tenaga, menurut Yurianto, masyarakat juga ramai-ramai membantu dengan menyumbang uang untuk penanganan Covid-19.

Sampai hari ini sudah lebih dari dari Rp 194 miliar donasi masyarakat yang disumbangkan.

Baca juga: Pemerintah Ucapkan Belasungkawa kepada Korban Covid-19 Meninggal Dunia

Yurianto pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang ikut membantu penanganan Covid-19.

Termasuk mereka yang tetap disiplin tinggal di rumah, serta menggunakan masker dan menjaga jarak saat terpaksa harus keluar rumah.

Ia menyebut hal tersebut juga sangat berguna untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

"Mari bersama-sama kita bergotong-royong menangani permasalahan Covid-19 ini," kata dia.

 

Sampai Sabtu (11/4/2020) hari ini, pemerintah menyebut telah memeriksa 20.000 spesimen dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Dari jumlah itu, total ada 3.842 sampel yang dinyatakan sebagai kasus positif Covid-19. Sebanyak 286 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sementara 327 lainnya meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut: OTT KPK Tak Seperti yang Diharapkan

Luhut: OTT KPK Tak Seperti yang Diharapkan

Nasional
Komisi VIII DPR Minta Pembelajaran Tatap Muka di Madrasah Disiapkan Matang-matang

Komisi VIII DPR Minta Pembelajaran Tatap Muka di Madrasah Disiapkan Matang-matang

Nasional
AHY Cabut Gugatan terhadap 10 Penggagas KLB Deli Serdang

AHY Cabut Gugatan terhadap 10 Penggagas KLB Deli Serdang

Nasional
BPOM: Vaksin Nusantara Belum Penuhi Syarat, Kemampuan Tingkatkan Antibodinya Belum Meyakinkan

BPOM: Vaksin Nusantara Belum Penuhi Syarat, Kemampuan Tingkatkan Antibodinya Belum Meyakinkan

Nasional
Mengenang Perjalanan Rahmi Hatta Mendampingi Bung Hatta

Mengenang Perjalanan Rahmi Hatta Mendampingi Bung Hatta

Nasional
BPOM Belum Keluarkan Izin Uji Klinis Fase II Vaksin Nusantara, Ini Alasannya

BPOM Belum Keluarkan Izin Uji Klinis Fase II Vaksin Nusantara, Ini Alasannya

Nasional
Indonesia Bantu Upaya Pemulihan Bencana Topan di Zimbabwe dan Mozambik

Indonesia Bantu Upaya Pemulihan Bencana Topan di Zimbabwe dan Mozambik

Nasional
KPK Diminta Selidiki Dugaan Bocornya Informasi Penggeledahan di Kalsel

KPK Diminta Selidiki Dugaan Bocornya Informasi Penggeledahan di Kalsel

Nasional
Kasus Samin Tan, KPK Dalami Pemberian Uang ke Eni Maulani Saragih

Kasus Samin Tan, KPK Dalami Pemberian Uang ke Eni Maulani Saragih

Nasional
Sekjen Gerindra Temui Rais Aam PBNU, Salah Satu Bahasannya soal Radikalisme

Sekjen Gerindra Temui Rais Aam PBNU, Salah Satu Bahasannya soal Radikalisme

Nasional
Djoko Tjandra Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara

Djoko Tjandra Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara

Nasional
Kemenkes: Jam Operasional Petugas Vaksinasi Covid-19 Berkurang Selama Ramadhan

Kemenkes: Jam Operasional Petugas Vaksinasi Covid-19 Berkurang Selama Ramadhan

Nasional
Mahfud Sarankan KPK Gabung SPPTI guna Cegah Kongkalikong Penanganan Perkara

Mahfud Sarankan KPK Gabung SPPTI guna Cegah Kongkalikong Penanganan Perkara

Nasional
Susi Pudjiastuti: Presidential Threshold Tak Memungkinkan Orang Non-Parpol Nyapres

Susi Pudjiastuti: Presidential Threshold Tak Memungkinkan Orang Non-Parpol Nyapres

Nasional
Partai Demokrat Ajukan Gugatan Baru terhadap 12 Orang Mantan Kader

Partai Demokrat Ajukan Gugatan Baru terhadap 12 Orang Mantan Kader

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X