Jasa Marga: 81 Kendaraan Langgar Aturan Jarak Aman Antar-penumpang

Kompas.com - 11/04/2020, 10:20 WIB
Sejumlah kendaraan keluar Gerbang Tol Bogor di Ciheuleut, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/4/2020). Gerbang tol Bogor yang biasanya dipadati kendaraan saat libur akhir pekan bertepatan dengan Hari Paskah tersebut terlihat lengang sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/pras. ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAHSejumlah kendaraan keluar Gerbang Tol Bogor di Ciheuleut, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/4/2020). Gerbang tol Bogor yang biasanya dipadati kendaraan saat libur akhir pekan bertepatan dengan Hari Paskah tersebut terlihat lengang sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/pras.
Penulis Cynthia Lova
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jasa Marga mencatat 81 kendaraan melanggar ketentuan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) di beberapa akses pintu masuk tol perbatasan Jabodetabek.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru menyampaikan, kendaraan yang melanggar tersebut ditemukan di tiga titik pos check point, yakni akses Gerbang Tol (GT) Cikunir 2 Jalan Tol JORR, GT Tomang, dan GT Kapuk Jalan Tol Dalam Kota Jakarta.

Baca juga: Sabtu Ini, PSBB Untuk Depok, Bogor, dan Bekasi Diumumkan Kemenkes

“Di hari pertama pemberlakuan PSBB total di ketiga check point tersebut terdapat 81 kendaraan yang terdiri dari 17 bus, 41 kendaraan pribadi, dan 23 truk yang belum menerapkan jarak aman antar-penumpang (melanggar aturan PSBB),” ujar Dwimawan melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (11/4/2020).

Dwimawan mengatakan, 81 kendaraan yang melanggar itu hanya ditegur dan diberikan edukasi dan sosialisasi cara berkendara saat PSBB berlangsung.

Saat ini, kata Dwimawan, petugas di lapangan masih melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai perlunya kewaspadaan terhadap Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menurut Kepala Induk 1 PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Bambang Krisnady, dengan sosialisasi dan imbauan itu, diharapkan lambat laun masyarakat dapat mematuhi peraturan saat melintas wilayah PSBB.

“Kami harap masyarakat dapat mematuhi pembatasan 50 persen kapasitas kendaraan, misalnya kapasitas kendaraan non-sedan yang sebelumnya enam sampai tujuh orang, sekarang yang diperbolehkan hanya tiga sampai empat orang,” ujar Bambang.

Bambang menambahkan, masih ada beberapa pengendara dan penumpang yang tidak menggunakan masker saat mengemudi.

Baca juga: Sabtu Ini, PSBB Untuk Depok, Bogor, dan Bekasi Diumumkan Kemenkes

Sehingga, pihak kepolisian pun membagikan masker kepada pengguna jalan.

Oleh karena itu, diimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah agar tidak bepergian.

“Ini demi kepentingan bersama untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Masyarakat agar bekerja, belajar, dan beribadah di rumah. Jika harus keluar rumah untuk hal-hal yang sifatnya darurat atau mendesak, maka wajib menggunakan masker,” tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X