Atasi Penyebaran Covid-19, PMI Minta Bantuan TNI

Kompas.com - 09/04/2020, 19:17 WIB
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mencoba bilik sterilisasi yang diterima dari Dompet Dhuafa, Kamis (26/3/2020). Dokumentasi/ Tim Humas JKKetua Umum PMI Jusuf Kalla mencoba bilik sterilisasi yang diterima dari Dompet Dhuafa, Kamis (26/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Palang Merah Indonesia ( PMI) mendapatkan bantuan TNI dalam mengatasi penyebaran Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengatakan, keterlibatan TNI dalam upaya memberantas Covid-19 ini dibutuhkan karena para tentara memiliki kemampuan khusus.

"Kita memerlukan keterlibatan pihak TNI karena mereka memiliki kemampuan khusus dan sangat disiplin," kata Kalla saat memberikan pengarahan kepada 50 personel TNI yang mengikuti pelatihan Teknik Opertor Gunner Spray di Markas Pusat PMI Kamis (9/4/2020), dikutip dari siaran pers.

Baca juga: PMI Siapkan 1 Juta Paket Kesehatan bagi Masyarakat Terdampak PSBB

Menurut Kalla, dalam memerangi pandemi Covid-19, kedisiplinan sangat diperlukan mengingat yang dihadapi adalah musuh yang tidak terlihat.

"Ini (pelibatan TNI) karena yang kita hadapi adalah musuh yang tidak kelihatan," kata dia.

Rencananya, TNI yang dilibatkan dalam penanganan Covid-19 bersama PMI ini akan bertugas selama tiga bulan.

Mereka akan bertugas sebagai operator Mobil Gunner Spray yang merupakan mobil tangki rakitan khusus PMI.

Mobil tersebut mampu menembakkan cairan disinfektan secara masif.

Baca juga: PMI Siapkan 1 Juta Paket Kesehatan bagi Masyarakat Terdampak PSBB

Disinfektan disemprotkan ke sejumlah titik, mulai dari perkantoran, rumah sakit, pasar, pemukiman warga serta tempat keramaian lainnya.

Adapun kasus Covid-19 yang terkonfirmasi positif di Indonesia saat ini sudah mencapai 3.293 per Rabu (8/3/2020).

Dari jumlah tersebut, 280 di antaranya meninggal dan 252 orang lainnya dinyatakan sembuh.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koopssus TNI Gelar Latihan Antisipasi Ancaman Aksi Terorisme

Koopssus TNI Gelar Latihan Antisipasi Ancaman Aksi Terorisme

Nasional
Saat Jokowi Tagih Laporan Perencanaan Vaksinasi Covid-19

Saat Jokowi Tagih Laporan Perencanaan Vaksinasi Covid-19

Nasional
Irjen Napoleon: Saya Kecewa...

Irjen Napoleon: Saya Kecewa...

Nasional
Antisipasi Kerumunan, KPU Bagi Lima Waktu Kedatangan Pemilih di TPS

Antisipasi Kerumunan, KPU Bagi Lima Waktu Kedatangan Pemilih di TPS

Nasional
Mahfud Minta Aparat Tak Lengah Jaga Situasi Keamanan Jelang Pilkada

Mahfud Minta Aparat Tak Lengah Jaga Situasi Keamanan Jelang Pilkada

Nasional
Targetkan 77,5 Persen Partisipasi pada Pilkada 2020, KPU Gandeng KIM

Targetkan 77,5 Persen Partisipasi pada Pilkada 2020, KPU Gandeng KIM

Nasional
UPDATE: Tambah 2 di Kuwait, Total 1.980 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 2 di Kuwait, Total 1.980 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Jelang HUT OPM pada 1 Desember, Polri Akan Patroli Besar-besaran

Jelang HUT OPM pada 1 Desember, Polri Akan Patroli Besar-besaran

Nasional
Megawati Puji China, Paling Awal Beri Bantuan untuk RI Saat Pandemi Covid-19

Megawati Puji China, Paling Awal Beri Bantuan untuk RI Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Pilkada 2020, Catatan soal Pelanggaran Protokol hingga Kekhawatiran Penularan Covid-19

Pilkada 2020, Catatan soal Pelanggaran Protokol hingga Kekhawatiran Penularan Covid-19

Nasional
Jelang Pilkada, Panglima TNI Ingatkan Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Jelang Pilkada, Panglima TNI Ingatkan Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Nasional
20 Tahun UU Pengadilan HAM, Bagaimana Agenda Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Berat?

20 Tahun UU Pengadilan HAM, Bagaimana Agenda Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Berat?

Nasional
Penerima Kartu Prakerja Total 5,9 Juta, Banyak yang Belum Dapat

Penerima Kartu Prakerja Total 5,9 Juta, Banyak yang Belum Dapat

Nasional
Serikat Pekerja Tekstil Gugat UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi

Serikat Pekerja Tekstil Gugat UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi

Nasional
Usulan Pemerintah, RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2021

Usulan Pemerintah, RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X