UPDATE: Tambah 218, Total Ada 2.956 Kasus Covid-19 di Indonesia

Kompas.com - 08/04/2020, 15:52 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Rabu (1/4/2020). DOKUMENTASI BNPBJuru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Rabu (1/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kembali memperbarui data terkait jumlah kasus Covid-19 di Indonesia yang pasien pertamanya diumumkan sejak 2 Maret 2020 silam.

Hingga Rabu (8/4/2020) sore ini, pemerintah menyatakan secara total ada 2.956 kasus Covid-19 di Tanah Air.

Dengan demikian, terjadi penambahan 218 pasien dalam 24 jam terakhir dari seluruh rumah sakit di Indonesia.

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Rabu sore.

"Data kasus konfirmasi positif dari pemeriksaan PCR yang kita dapatkan, ada 218 kasus baru sehingga total menjadi 2.956 kasus," ujar Achmad Yurianto.

Baca juga: UPDATE: WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Tambah 16 Orang, Total 302

Yuri juga mengatakan, dalam periode yang sama terdapat penambahan 18 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Mereka telah dinyatakan negatif setelah melakukan dua kali pemeriksaan.

Penambahan ini membuat total pasien Covid-19 sembuh hingga saat ini ada 222 orang.

Namun, pemerintah juga menyampaikan kabar duka dengan adanya penambahan 19 pasien yang meninggal dunia setelah mengidap Covid-19.

Kemarin, total ada 221 pasien Covid-19 yang tutup usia setelah dinyatakan positif virus corona.

"Sehingga total menjadi 240 kasus," kata Yurianto.

Baca juga: UPDATE: Kini Jumlah Pasien Covid-19 Meninggal Ada 240 Orang

Patuh dan disiplin

Menurut Yurianto, penambahan kasus baru Covid-19 memperlihatkan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat.

Dengan demikian, pemerintah pun berharap seluruh masyarakat untuk mematuhi pemerintah agar penyebaran Covid-19 tidak meluas.

Masyarakat diminta patuh dan disiplin untuk menerapkan sejumlah protokol kesehatan yang telah dilakukan.

Misalnya, masyarakat diminta untuk patuh dan disiplin cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir.

Kemudian, saat berada di luar rumah tetap diminta untuk menggunakan masker, terutama masker kain agar masker bedah dan N95 dapat dikenakan tenaga medis.

"Patuh dan disiplin menjaga jarak aman. Tetap di rumah dan membersihkan sarang nyamuk," ucap Yuri.

Dia juga tidak lupa mengingatkan masyarakat agar tidak bepergian ke mana  pun, termasuk mudik ke kampung halaman.

"Diharapkan tidak melakukan perjalanan ke mana pun pada periode sekarang ini. Risikonya makin besar,"  ujar Yurianto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X