Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tempat Tidur dan ICU untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Ditambah

Kompas.com - 08/04/2020, 10:26 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Fabian Januarius Kuwado

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan akan menambah kapasitas tempat tidur untuk merawat pasien positif Covid-19.

Hal itu disampaikan Direktur Utama rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Rita Rogayah dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu (8/7/2020).

"Rumah sakit di DKI Jakarta sudah menyiapakan kurang lebih ada 475 tempat tidur dan saat kemarin kami sudah mengadakan pertemuan dengan Dinkes DKI Jakarta, maka dalam waktu dekat sampai 15 April ini ditingkatkan menjadi 837 tempat tidur," ujar Rita.

Baca juga: Pemerintah Minta Warga DKI Jakarta Patuhi Aturan PSBB

Dengan penambahan ini, pemerintah berharap setiap saat bisa menangani setiap kasus positif Covid-19 yang membutuhkan rujukan penanganan di rumah sakit.

"Sehingga kemampuan kami menjadi meningkat dengan harapan semua kasus yang membutuhkan rujukan bisa kami tangani," tegas Rita.

Selain itu, pemerintah juga sepakat meningkatkan kapasitas tempat tidur untuk layanan ICU di rumah sakit rujukan.

Rita mencontohkan, di RSUP Persahabatan saat ini ada 16 tempat tidur dalam layanan ICU.

Nantinya, dengan bantuan dukungan RS lain yang berada di sekitar DKI Jakarta, kapasitas untuk layanan ICU diharapkan bisa bertambah hingga 100 tempat tidur.

"Kami akan didukung RS lain di sekitar DKI Jakarta. Dan kami akan meningkatkan lagi sehingga kapasitas untuk ICU bisa lebih dari 100 tempat tidur. Itu yang kami lakukan untuk menerima pasien-pasien lewat triase," tambah Rita.

Baca juga: INFOGRAFIK: PSBB DKI Jakarta, Ini Daftar Tempat Kerja yang Tetap Beroperasi

Diberitakan, kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia paling banyak ditemukan di Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan data yang diungkap pemerintah pada Selasa (7/4/2020), dari 2.738 total pasien positif Covid-19 di Indonesia, sebanyak 1.369 kasus berada di Jakarta.

Dari kasus pasien positif di Ibu Kota itu, sebanyak 106 meninggal dunia dan 65 pasien lain telah dinyatakan sembuh.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Putuskan Sengketa Pilpres, MK Baca Keterangan 14 Amicus Curiae

Putuskan Sengketa Pilpres, MK Baca Keterangan 14 Amicus Curiae

Nasional
Hari Kartini 2024, Fahira Idris Jelaskan Makna Penting Kolaborasi untuk Tumbuhkan Pemimpin Perempuan

Hari Kartini 2024, Fahira Idris Jelaskan Makna Penting Kolaborasi untuk Tumbuhkan Pemimpin Perempuan

Nasional
Korupsi Timah, Kejagung Sita 51 Ekskavator dan 238.848 Meter Persegi Lahan 'Smelter'

Korupsi Timah, Kejagung Sita 51 Ekskavator dan 238.848 Meter Persegi Lahan "Smelter"

Nasional
MK Kelompokkan Dalil Permohonan Anies-Muhaimin ke 6 Klaster

MK Kelompokkan Dalil Permohonan Anies-Muhaimin ke 6 Klaster

Nasional
Timnas U23 Kalahkan Yordania, Jokowi: Semoga Bisa Melaju Lebih Tinggi Lagi

Timnas U23 Kalahkan Yordania, Jokowi: Semoga Bisa Melaju Lebih Tinggi Lagi

Nasional
Belajar dari Kasus Richard Eliezer, Mungkinkah 'Amicus Curiae' Dipertimbangkan di Putusan Sengketa Pilpres?

Belajar dari Kasus Richard Eliezer, Mungkinkah "Amicus Curiae" Dipertimbangkan di Putusan Sengketa Pilpres?

Nasional
'Ikhtiar Kami, Mencari Kebenaran dan Keadilan Bangsa Kami...'

"Ikhtiar Kami, Mencari Kebenaran dan Keadilan Bangsa Kami..."

Nasional
Tim Hukum Ganjar-Mahfud Berharap Putusan MK yang Progresif

Tim Hukum Ganjar-Mahfud Berharap Putusan MK yang Progresif

Nasional
Alex: Pertemuan dengan Eko Darmanto Atas Izin Pimpinan KPK Lainnya

Alex: Pertemuan dengan Eko Darmanto Atas Izin Pimpinan KPK Lainnya

Nasional
Prabowo Tak Hadiri Sidang Putusan MK, Jubir: Bekerja seperti Biasa

Prabowo Tak Hadiri Sidang Putusan MK, Jubir: Bekerja seperti Biasa

Nasional
Jelang Putusan Sengketa Pilpres 2024, Anies 'Selfie' Bareng Hotman Paris

Jelang Putusan Sengketa Pilpres 2024, Anies "Selfie" Bareng Hotman Paris

Nasional
Anwar Usman Tak Ikut Putus Sengketa Pilpres 2024

Anwar Usman Tak Ikut Putus Sengketa Pilpres 2024

Nasional
Jelang Sidang Putusan MK, Anies: Kami Titip ke Hakim untuk Tentukan Arah Bangsa

Jelang Sidang Putusan MK, Anies: Kami Titip ke Hakim untuk Tentukan Arah Bangsa

Nasional
Janji Taati Putusan MK, Ganjar: Apa Pun Pasti Kita Ikuti

Janji Taati Putusan MK, Ganjar: Apa Pun Pasti Kita Ikuti

Nasional
Hadiri Sidang Putusan Sengketa Pilpres, Anies Harap MK Selamatkan Demokrasi

Hadiri Sidang Putusan Sengketa Pilpres, Anies Harap MK Selamatkan Demokrasi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com