Menkominfo: Penggunaan Internet Meningkat hingga 10 Persen, Paling Banyak dari Permukiman

Kompas.com - 07/04/2020, 18:03 WIB
Johnny G Plate dalam siaran pers yang diadakan secara online Siaran PersJohnny G Plate dalam siaran pers yang diadakan secara online
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo) Johnny G Plate menyampaikan, ada peningkatan penggunaan internet selama diberlakukannya sistem kerja dan belajar dari rumah.

"Dari hasil monitor kami peningkatan penggunaan internet sekitar 5 sampai 10 persen," kata Plate saat rapat kerja secara virtual dengan Komisi I DPR, Selasa (7/4/2020).

Ia menyampaikan, peningkatan angka tersebut terbilang rendah dibandingkan pada hari raya.

Baca juga: Menkominfo Umumkan 6 Startup Penyedia Layanan WFH

 

Selain itu, terjadi perubahan konfigurasi sejak diberlakukannya belajar dan bekerja dari rumah.

Jika sebelumnya penggunaan internet paling banyak berasal dari kantor dan sekolah, kini berubah menjadi rumah dan kawasan permukiman.

"Masih di bawah yang terjadi pada saat seperti misalnya yang lalu di hari raya peningkatkannya bisa 20 sampai 30 persen," ujar dia. 

Sebelumnya, Plate menginstruksikan kepada operator telkomunikasi dan penyedia platform digital untuk melakukan beberapa hal terkait wabah Covid-19 di Tanah Air.

Plate menyampaikan instruksi tersebut dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kamis (19/3/2020).

Instruksi tersebut, salah satunya yakni menyediakan layanan akses internet dengan kapasitas dan kualitas layanan yang baik dan menggratiskan akses terhadap situs resmi penanganan pandemi Covid-19 serta call centter 117 dan 119.

"Kemudian menyediakan produk layanan atau program yang mendukung implementasi kebijakan Presiden Jokowi terkait social distancing untuk bekerja, belajar, dan ibadah d rumah," ujar Plate.

Baca juga: Menkominfo Minta Radio dan TV Iklankan Social Distancing Sejam Sekali

"Menangkal hoaks dengan aktif dan mendiseminasi informasi yang benar kepada publik," ucap dia.

Selain itu, kata dia, dalam rangka memastikan kualitas layanan informasi dan telekomunikasi yang baik, tim Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) akan terus melakukan pengukuran kualitas layanan atau quality of service.

Dari pengukuran yang telah dilakukan sejauh ini menunjukkan hasil yang baik.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X