Cegah Covid-19, Kemenag Imbau Perayaan Paskah Dilakukan di Rumah

Kompas.com - 05/04/2020, 15:40 WIB
Perayaan Paskah di Balikpapan diwarnai kemeriahan Lomba Lampion. Tampak karya sektor Pelayanan Nazareth dari GPIB Bukit Benuas yang dipamerkan pada Minggu (27/3/2016). Heince Royke TumewuPerayaan Paskah di Balikpapan diwarnai kemeriahan Lomba Lampion. Tampak karya sektor Pelayanan Nazareth dari GPIB Bukit Benuas yang dipamerkan pada Minggu (27/3/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ditjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama mengimbau umat Kristiani merayakan Paskah tahun ini di rumah masing-masing.

Imbauan ini disampaikan demi mencegah terjadinya penularan Covid-19.

"Untuk perayaan Paskah, Ditjen Bimas Kristen mengimbau kepada pimpinan Gereja agar dilaksanakan di rumah masing-masing," kata Direktur Urusan Agama Kristen Kementerian Agama, Janus Pangaribuan, melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (5/4/2020).

Umat Kristen akan merayakan Jumat Agung pada 10 April 2020. Sedangkan perayaan Paskah digelar pada Minggu (12/4/2020).

Baca juga: Paskah dan Ramadhan di Tengah Covid-19, Pemerintah Minta Masyarakat Ikuti Anjuran Pemuka Agama

Jumat Agung merupakan momen peringatan wafatnya Yesus Kristus dan biasanya digelar dengan pelaksanaan Sakramen Perjamuan Kudus pada Ibadah Jumat Agung.

Sedangkan, Ibadah Minggu Paskah dalam rangka memperingati kebangkitan-Nya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baik Ibadah Jumat Agung maupun Minggu Paskah, pada umumnya dirayakan di gereja.

Namun, dengan adanya pandemi Covid-19, diimbau untuk melakukan perayaan keduanya di rumah masing-masing.

"Kami mendorong agar Perjamuan Kudus digelar di rumah, sesuai dengan tata gereja masing-masing," ujar Janus.

Baca juga: Pemerintah Diminta Gandeng Tokoh Agama Sosialisasikan Bahaya Covid-19

Janus mengatakan, Ditjen Bimas Kristen telah mengirimkan surat imbauan terkait hal ini ke Pimpinan Persekutuan Gereja Aras Nasional dan Pimpinan Induk Gereja/Sinode di seluruh Indonesia.

"Kalaupun para Pimpinan Induk Organisasi Gereja/Sinode seluruh Indonesia akan menggelar perayaan, kami berharap pelaksanaan Perjamuan Kudus bisa ditunda hingga bencana pandemi Covid-19 selesai, atau dilaksanakan di rumah masing-masing," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X