Tips dari Kak Seto untuk Orangtua yang Dampingi Anak Belajar dari Rumah

Kompas.com - 04/04/2020, 11:38 WIB
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKetua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Psikolog Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto meminta para orangtua untuk sabar mendampingi anak-anaknya yang menjalani belajar dari rumah akibat pandemi Covid-19.

Kak Seto mengatakan, sifat tidak sabar dari orangtua tersebut dapat menyebabkan anak-anak mereka merasa stres selama masa belajar dari rumah.

"Mohon jangan sampai pada saat putra-putri tercinta belajar di dalam keluarga mereka menjadi lebih stres, menjadi lebih mudah uring-uringan marah-marah, karena kadang-kadang ayah dan bunda kurang sabar," kata Kak Seto dalam konferensi pers, Sabtu (4/4/2020).

Baca juga: Terkendala Jaringan Internet, Belajar dari Rumah Diusulkan lewat Radio

Kak Seto menuturkan, salah satu resep untuk menjaga kesabaran ialah bergembira atau bersemangat.

Namun, menurut dia, kata gembira itu dapat dimaknai juga sebagai gerak, emosi cerdas, makan dan minum, beribadah dan berdoa, istirahat, dan aktif berkarya yang bila disingkat menjadi "Gembira".

Kak Seto mejelaskan, gerak yang ia maksud artinya orangtua harus tetap bergerak bukannya malas bergerak dengan hanya menonton televisi atau bermain gawai saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Huruf berikutnya adalah E, E adalah emosi cerdas, emosi boleh, marah boleh, tapi marah yang cerdas tidak membanting piring, tidak menutup pintu dengan kecepatan 100 km per jam atau mengutip segala koleksi kebun binatang misalnya," ujar Kak Seto.

Kemudian, Kak Seto mengingatkan orangtua untuk mengonsumsi makanan dan minuman bergizi serta tidak lupa untuk beribadah dan berdoa.

Selanjutnya, Kak Seto mengatakan bahwa orangtua maupun anak tetap perlu mendapat waktu istirahat yang cukup.

Baca juga: Kampus Ini Berikan Mahasiswanya Paket Internet Gratis Selama Belajar dari Rumah

Menurut dia, bekerja di rumah dan belajar di rumah ini juga daat menjadi momen untuk membangun kerukunan kembali.

"Kita kompakkan kembali kerukunan, lupakan konflik-konflik yang pernah terjadi, kesempatan kita bersinergi bergandeng tangan merapatkan barisan di dalam keluarga, ramah kepada putra-putri, ramah kepada istri atau suami tercinta," kata dia.

Terakhir, Kak Seto mengajak para orangtua untuk berkarya dengan melakukan hal-hal sederhana seperti mengggambar, membuat puisi, ataupun memasak.

Kak Seto menyampaikan, rasa gembira itu juga perlu ditularkan kepada anak selama menjalani masa belajar dari rumah,, misalnya dengan mengajar melalui kegiatan menyenangkan seperti bernyanyi atau berdongeng.

"Mohon para ayah dan bunda bisa menjadi sahabat anak, sahabat putra-putri tercinta, kita sekarang mengambil alih atau memerankan sebagai guru tapi guru zaman now sudah banyak berubah, guru zaman now bisa menciptakan suasana belajar yang ramah anak di sekolah," kata Kak Seto.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Nasional
Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Nasional
Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Nasional
Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Nasional
Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Nasional
Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Nasional
TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

Nasional
Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Nasional
Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Nasional
Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Nasional
Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Nasional
Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Nasional
Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Nasional
Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.