Kompas.com - 02/04/2020, 08:47 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi di Jakarta, 10 Januari 2020. AJENG DINAR ULFIANA/REUTERSMenteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi di Jakarta, 10 Januari 2020.


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi meminta agar transaksi perdagangan antarnegara tetap berjalan.

Meskipun saat ini sejumlah negara tengah menerapkan kebijakan lockdown akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Kepada Menlu, WHO Minta Indonesia Terus Siaga dengan Sebaran Virus Corona

Hal itu disampaikan Retno saat berkomunikasi dengan delapan menteri luar negeri dalam sepuluh hari terakhir, antara lain Menlu Inggris, India, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Ukraina, Kanada, dan Jepang.

"Message yang selalu beliau sampaikan adalah dalam kondisi global saat ini, di mana hampir semua negara menutup border-nya terhadap kedatangan warga negara asing dan memfokuskan diri untuk meng-address isu Covid-19, Ibu Menlu selalu menggarisbawahi pentingnya jangan sampai ada hambatan dalam perdagangan," kata Plt Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan (BDSP) Kemenlu Achmad Rizal Purnama saat memberikan keterangan di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Hal itu, kata Achmad, juga turut menjadi komitmen para kepala negara yang menjalani pertemuan secara virtual melalui forum G20 pekan lalu.

"Karena, meski kondisi saat ini lalu lintas orang terbatas, tapi lalu lintas barang dalam hal ini ekonomi didorong tetap berjalan," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Belum Sampai Seminggu Terapkan Lockdown, Kekacauan Terjadi di India

Hal lain yang juga disampaikan Menlu yaitu pentingnya kerja sama global dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

Sehingga, persoalan pandemi global ini dapat segera diselesaikan bersama.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 1 April 2020, sudah 205 negara yang melaporkan kasus positif Covid-19.

Adapun jumlah kasus yang terkonfirmasi mencapai 827.419 kasus dengan jumlah kematian yakni 40.777 kasus.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksan karena Jalani Isoman

Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksan karena Jalani Isoman

Nasional
Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Nasional
Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Nasional
Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Nasional
Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Nasional
Menlu: Kesenjangan Akses Vaksin Masih Jadi Perhatian Dunia, Termasuk Indonesia

Menlu: Kesenjangan Akses Vaksin Masih Jadi Perhatian Dunia, Termasuk Indonesia

Nasional
Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit, Anggota Dewas Lain Membesuk

Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit, Anggota Dewas Lain Membesuk

Nasional
RS PON Tegaskan Pendarahan Otak Tukul Arwana Tak Berkaitan dengan Vaksin Covid-19

RS PON Tegaskan Pendarahan Otak Tukul Arwana Tak Berkaitan dengan Vaksin Covid-19

Nasional
Sesama Pimpinan DPR, Dasco Berkomunikasi Terakhir dengan Azis Syamsuddin Sebelum Paripurna

Sesama Pimpinan DPR, Dasco Berkomunikasi Terakhir dengan Azis Syamsuddin Sebelum Paripurna

Nasional
Kivlan Zen Divonis Penjara 4 Bulan 15 Hari karena Miliki Senjata Api

Kivlan Zen Divonis Penjara 4 Bulan 15 Hari karena Miliki Senjata Api

Nasional
Pembelajaran Tatap Muka Timbulkan Klaster Covid-19, Pimpinan DPR Prihatin

Pembelajaran Tatap Muka Timbulkan Klaster Covid-19, Pimpinan DPR Prihatin

Nasional
Kemendagri Dorong Demokrasi Berbasis 'E-voting' di Tingkat Desa

Kemendagri Dorong Demokrasi Berbasis "E-voting" di Tingkat Desa

Nasional
Azis Syamsuddin Jadi Tersangka KPK? Ini Jawaban Pimpinan DPR

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka KPK? Ini Jawaban Pimpinan DPR

Nasional
Kilas Balik 22 Tahun Tragedi Semanggi II

Kilas Balik 22 Tahun Tragedi Semanggi II

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.