Cegah Covid-19, Kunjungan Tahanan di Kantor Polisi Ditutup Sementara

Kompas.com - 01/04/2020, 20:53 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020). KOMPAS.com/Devina HalimKepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi meniadakan sementara kunjungan terhadap tahanan di kantor polisi imbas wabah Covid-19.

“Kepolisian sudah menutup sementara kunjungan tahanan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono melalui telekonferensi, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Tiga Tahanan Narkoba yang Kabur dari Rutan Polda Sulsel Ditangkap di Lokasi Berbeda

Namun, Argo tak menjelaskan lebih lanjut sampai kapan kunjungan tersebut akan ditiadakan.

Sebagai gantinya, polisi menyediakan layanan video call.

Mekanisme lebih lanjut terkait kunjungan virtual tersebut akan diatur oleh penjaga tahanan.

“Diganti dengan video call, dengan IT, jadi sewaktu-waktu dari keluarga tahanan akan melakukan komunikasi dengan IT bisa,” kata dia. 

Hingga Rabu (1/4/2020) pukul 12.00 WIB, secara total terdapat 1.677 kasus Covid-19 di Tanah Air.

Baca juga: Yasonna Bakal Bebaskan Napi Korupsi demi Cegah Covid-19 di Penjara, Ini Kata KPK

Jumlah ini bertambah 149 pasien dalam periode 24 jam terakhir.

Dari jumlah tersebut, 103 pasien dinyatakan sembuh sementara 157 pasien meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X